Mulut Segar Selama Puasa

Selama bulan Ramadan ini, maka umat Islam akan melakukan ibadah puasa. Banyak sekali hal-hal yang bermanfaat untuk kesehatan kita selama puasa. Nah namun banyak juga yang takut bahwa saat puasa akan menganggu kesehatan mulut seperti nafas yang tak sedap. Benarkah? Ayo, kita temukan dalam artikel ini.

Healthy-Smile

Nafas Tak Sedap?

Kesehatan mulut tentu harus dijaga saat berpuasa, terutama agar kita bisa menjalankan ibadah dengan lebih khusuk. Menurut dr. Rafuh Khoury, dokter bedah mulut dari Dubai, Uni Emirat Arab, kondisi mulut kita secara umum akan memengaruhi keadaan fisik secara umum. Misalnya, bagaimana saat berbicara, penampilan, bertemu dengan relasi atau orang lain.

Salah satu yang sering dikeluhkan masyarakat saat berpuasa adalah nafas yang tak sedap, rasa kering dalam mulut, dan dirasakan pula gangguan rasa mengecap. Keluhan napas tak sedap ini biasanya akan meningkat sebanyak 60% saat Ramadan.

Nafas yang tak sedap diakibatkan oleh bau dari lambung yang kosong dan dapat juga disebabkan oleh bakteri atau plak pada mulut. Selain itu disebabkan pula oleh tidak adanya aktifitas makan atau mengunyah selama 13-14 jam. Saat makan, biasanya akan mengaktifkan produksi air liur yang bisa membantu menjaga kebersihan mulut.

Puasa Bermanfaat Untuk Kesehatan Mulut

Di samping itu, para peneliti menemukan bahwa berpuasa bermanfaat untuk kesehatan mulut. Dalam berpuasa, maka asupan glukosa akan lebih sedikit karena tidak makan selama 13-14 jam. Penurunan glukosa ini berpengaruh pada kadar glukosa yang juga ada di air liur. Para peneliti menemukan bahwa konsentrasi glukosa dalam air liur terjadi penurunan. Penurunan glukosa liur akan mengurangi risiko pertumbuhan kuman, yang tentunya akan menjaga kesehatan mulut.

Kiat

Berikut kami berikan kiat-kiat yang mudah Anda lakukan selama Ramadan, agar kesehatan mulut tetap prima.

  1. Rutinlah sikat gigi saat malam dan setelah sahur, agar bau nafas bisa dikurangi. Apalagi kuman akan semakin mudah tumbuh pada sisa makanan yang tersisa bila Anda tidak menyikat gigi.
  2. Sikat gigi secara benar dan menyeluruh, termasuk bagian lidah. Hal ini akan membantu mengurangi bakteri dan mencegah Anda terserang gangguan gigi dan gusi.
  3. Setelah sikat gigi, berkumur dengan obat kumur juga dapat membantu.
  4. Berkumur dengan air putih sesaat setelah sahur akan membantu mengurangi sisa makanan pada mulut Anda.
  5. Saat berbuka, minumlah banyak air putih agar merangsang produksi air liur dan membantu mengurangi kuman serta melembabkan rongga mulut.
  6. Pembersihan gigi dengan benang gigi (dental floss) akan membantu menjaga kebersihan mulut.
  7. Periksakan ke dokter gigi, mungkin saja bau mulut ini disebabkan adanya penyakit lain misalnya adanya gigi berlubang.

Semoga di Ramadan ini, ibadah kita tetap khusuk dengan mulut yang segar ya.

TanyaDok adalah cara hidup sehat modern, memberikan akses kesehatan kapan pun, di mana pun bagi keluarga Indonesia dengan tanya dokter online, artikel kesehatan, solusi hidup sehat, komunitas kesehatan dan rujukan ke pelayanan kesehatan. Cari dan tanyakan masalah kesehatan di sini www.tanyadok.com dan follow @tanyadok atau like www.facebook.com/tanyadokteranda.


Post Comment