Batuk Itu Ganggu!

Pernah dengar batuk 100 hari? Nah, saya adalah satu satu orang yang langganan mengalami batuk jenis ini. Kalau sudah mulai batuk sedikit saja dan nggak segara diatasi, sudah bisa dipastikan saya akan mengalami batuk berbulan-bulan. Kebayangnya, ya, betapa batuk ini benar-benar bisa ngeganggu aktifitas sehari-hari. Nggak cuma buat diri sendiri, tapi buat orang lain. Iya, kan?

Dalam istilah medis, batuk 100 hari ini dikenal dengan istilah batuk rejan atau penyakit pertussis yang disebabkan bakteri bordetella pertussins. Di mana bakteri ini bisa menular dari orang yang terinfeksi ke orang lain melalui kontak udara atau dahak yang dikeluarkan oleh pasien.

batuk

Makanya, kalau saya sudah mulai batuk bapaknya Bumi paling bawel dan terus mengingatkan saya untuk memakai masker. Biar gimana pun, ketika saya batuk atau bersin, sudah dipastikan ribuan kuman akan tersebar ke lingkungan sekitar dan dengan mudah bisa langsung menularkan Bumi. Duh, kebayang, deh, betapa menderitanya Bumi kalau sudah mulai batuk kering seperti ini.

Mengingat sebenarnya batuk bukan sebuah penyakit, namun sebuah reaksi reaksi dari terjadinya iritasi yang terjadi di dalam tubuh sekaligus cara tubuh dalam mengeluarkan benda asing, atau lender dari paru-paru, sebisa mungkin saya pun tidak menggunakan obat-obatan, terlebih antibiotik. Akhirnya, salah satu upaya yang bisa saya lakukan adalah dengan banyak minum air hangat atau minum teh dengan perasan jeruk nipis yang tambahan madu.

Memang, sih, cara seperti ini nggak bisa menyembuhkan dengan cara kilat. Lalu, kalau memang batuknya benar-benar bandel, apa yang harus dilakukan? Lengkapnya di halaman berikut, ya.


Post Comment