Homemade Dulce De Leche

Mendengar nama Dulce de Leche, rasanya memang asing sekali ya. Pertama kali mendengar, sekitar setahun lalu, saya juga bingung. Itu apa sih? Begitu teman saya menjelaskan bahwa itu adalah susu rasa karamel, wah saya pun langsung tertarik. Apalagi begitu dia mendeskripsikan bahwa Dulce de Leche itu rasanya mirip seperti permen Alpen Liebe. Wuiiihhh.. Langsung ngiler beneran!

Tapi saat diberitahu cara membuatnya, yakni harus merebus susu kental manis selama 5 jam nonstop, saya jadi ilfeel. Aduh kayaknya repot ya, males banget deh. Akhirnya wacana membuat Dulce de Leche pun terlupakan.

Nah, beberapa waktu lalu, saat saya sedang meliput sebuah acara di Bali, panitia membawakan saya dan peserta lain oleh-oleh berupa selai susu karamel. Rasanya, enak! Saya pun jadi teringat resep Dulce de Leche dari teman saya. Saya jadi tertarik membuat sendiri karena, ssttt… Harga selai susu karamel dari Bali itu mahal banget. Mending bikin sendiri! Hehehe..

Untunglah, setelah saya cari-cari info di Mbah Gugel, saya bertemu situs ini. Waahh ternyata Dulce de Leche bisa dibuat pakai panci presto lho. Horeee… Saya gembira luar biasa. Maklum, namanya juga pemalas. Kalau ada cara sesat yang lebih ringkas, kenapa gak dicoba? :D

Untuk eksperimen pertama, saya membeli tiga kaleng susu kental manis untuk dipresto sekaligus. Kali ini, saya merebus tiga kaleng susu kental manis itu dalam panci presto selama 50 menit. Kaleng susu kental manis saya letakkan di dalam panci kemudian saya tuangkan air hingga menutupi kaleng-kaleng tersebut.

2014-06-10 08.23.48

Hasilnya, Dulce de Leche yang berwarna kuning kecoklatan. Rasa karamel sudah mulai terasa, tapi teksturnya masih agak cair. Kalau dioleskan di atas roti, gampang menetes.

Untuk eksperimen kedua, saya iseng mempraktikkan metode nomor 2 dalam link di atas, yakni membuat Dulce de Leche dengan panci biasa. Saya menggunakan Dulce de Leche hasil eksperimen pertama tadi. Kemudian, saya panaskan di atas panci kecil sambil diaduk-aduk nonstop selama sekitar 20 menit.

2014-06-13 11.35.31

Hasilnya, Dulce de Leche berwarna coklat tua, dengan rasa karamel yang kuat dan tekstur lengket. Jadi agak susah dioleskan di atas roti atau kue, dan lebih oke dijadikan cemilan. Kalau didinginkan di kulkas, jadi mirip permen toffee yang chewy.

Untuk eksperimen ketiga, saya membeli dua kaleng susu kental manis dan merebusnya di panic presto selama hampir 2 jam, atau tepatnya 1 jam 45 menit. Hasilnya, naahh ini nih Dulce de Leche yang menurut saya paling perfect. Warnanya coklat muda, rasa karamel cukup kuat, dan teksturnya kental seperti selai coklat.

2014-06-14 12.58.44

Yang mau coba membuat sendiri, ayo jangan ragu-ragu. Kalau tidak punya panci presto seperti saya, bisa pilih cara lain seperti yang dijabarkan di link di atas. Tapi kalau pemalas seperti saya sih, memang lebih enak membuatnya dengan panci presto atau slow cooker. Nggak pake repot lah.

Oh ya, Dulce de Leche ini selain bisa untuk olesan roti tawar juga enak dicampur dengan teh atau kopi, atau campuran membuat kue. Selamat mencoba!


4 Comments - Write a Comment

  1. Mbak Ira, jaid ngiler nih, daripada beli nutella terus utk isian roti #emakirit
    Untuk semua cara merebus pake presto, itu kaleng susu dibolongin ga? Kalo dibolongin, kemasukan aer dong? Tapi kalo ga dibolongin, kalengnya meledak nggak?

  2. Mbak Ira, makasi sharingnya..gw udah coba bikin dan suksesss pake cara terakhir :)
    enakkkk…
    Oya, itu penyimpanannya harus di kulkas? tahan berapa lama ya kira2?

    @cepi33, gw pake presto dan kalengnya ga dibolongin. gak meledak kok, gw tunggu ampe dingin (well, anget2 kepegang sama tangan) pas ngebukanya.

  3. Halo Mbak Ira.. salam kenal. Lagi googling nyangkut di postingan Mbak yg ini..
    Saya tertarik bikin milk karamel ini. Kalo boleh tahu untuk eksperimen ke 3 mbak pakai SKM Brand apa ya?

    Saya coba seperti eksperimennya Mbak yg ke 3. Brand yg saya coba SKM C*rn*tion, Panci Presto dan cooking timenya 1 jam 45 menit precisely (terhitung sejak panci berbunyi). Awal api besar, sesudah panci berdesis, saya kecilkan.
    Setelah 1jam45menit, saya diamkan dulu, lalu baru saya buka lalu saya dinginkan dengan suhu ruangan.
    Setelah saya buka.. Eh.. warnanya coklat (ini literally seperti selai coklat) hehe, rasa karamel kuat, dan teksturnya kental malah cenderung kasar (agak lumpy) tapi spreadable di roti tawar hehe. huhuu saya jd bingung, apa percobaan saya ini gagal.. :'(

    Saya juga mau menanyakan:
    Apa brand dr SKM berpengaruh di hasil akhirnya? Karena hasil saya kasar (ada mrengkel2nya gitu lo mbak, ga halus)
    Apa waktu 1 jam 45 menit itu terlalu lama sehingga warnanya bukan golden brown melainkan coklat?

    Waaa saya jd banyak pertanyaan.. Semoga mbak Ira bisa membantu.. Terima kasih :)

Post Comment