Rumah Sakit Anak Bernuansa Disney?

Kira-kira dua tahun yang lalu, anak saya, Bumi, sempat dirawat di rumah sakit lantaran terkena DBD. Rasanya tuh, benar-benar nggak enak. Jangankan Bumi, saya saja yang sudah dewasa begini nggak suka kalau  berlama-lama di rumah sakit. Biar gimana, rumah sakit bisa dibilang ‘sarang’ penyakit, kan. Belum lagi dengan atmosfernya yang terasa begitu ‘dingin’. Tapi, bagaimana, ya, jika rumah sakit ‘disulap’ dengan dekorasi serta interior yang menyenangkan?

brawwww

Hal ini pulalah yang baru saja di lakukan Brawijaya Women and Children Hospital. Dalam rangka meningkatkan mutu pelayanan rumah sakit anak-anak dan perempuan ini menghadirkan interior bernuansa Disney. Bahkan, nggak cuma dekorasi interiornya saja, lho, para tenaga kerja di sana, termasuk para susternya juga memakai atribut Disney, seperti bando Minnie Mouse. Lucu, deh!

Ketika menjejakan kaki di rumah sakit ini, kita sudah bisa merasakan atmosfer yang jauh berbeda ketimbang rumah sakit lainnya. Bayangkan saja, baru masuk lobby saja kita sudah disambut dengan berbagai karakter Disney seperti Mickey Mouse & friends, keluarga Toy Story. Alhasil, banyak anak-anak yang mengajak mereka foto. Pun, dengan saya yang sempat datang ke sana :D

braww

Selain lobby di lantai dasar, seluruh ruangan khusus anak-anak di lantai 2, 3, serta lantai 5 juga dipenuhi dengan interior Disney yang menarik. Tersedia Wonderland Clinic, Pediatric Room bernuansa perempuan dengan tema Marie The Arist, Nursery Room dengan tema Mickey dan Minnie, Pediatric Room laki-laki dengan tema Cars, bahkan arena bermain anak-anak di ruang tunggu bertema Toy Story Land. Kalau biasanya rumah sakit identik dengan warna putih, kondisi di BWCH justru sebaliknya karena berwarna warni. Malah menurut saya cenderung seperti playground. Menyenangkan.

Waktu jumpa pers, Direktur Operasional BWCH, Safalina, bilang kalau bahwa kehadiran Disney di rumah sakitnya dalam upaya peningkatan pelayanan kesehatan dari rumah sakit. Walupun saat ini belum semua karakter Disney yang digunakan, tidak memungkinkan jika interior akan di-upgrade jika ada karakter kartun baru yang dikeluarkan Disney. Misalnya yang sekarang masih booming adalah ‘Frozen’. Biar bagaimanpun pihak BWCH harus meminta izin terlebih dahulu dengan pihak Disney. “Jadi memang butuh waktu,” katanya.

Sejak berdiri, BWCH memang berkomitmen menjadi institusi spesial terkemuka untuk wanita dan anak dengan suasana yang ramah dan penuh kasih sayang. Untuk itulah mengapa akhirnya mereka meningkan fasilitas pelayanan dengan interior Disney. Harapannya, anak-anak yang memang sedang dirawat atau bahkan hanya sekedar kontrol bisa mendapatkan kenyamanan layaknya di rumah.

Kabar baiknya lagi, walaupun pelayanan semakin meningkat, Prof dr Nugroho Kampono,SpOG(K), selaku Direktur Utama Brawijaya Women and Children Hospital menegaskan tidak akan berpengaruh pada bertambahnya biaya yang harus dikeluarkan. Jikapun ada, hal tersebuh lebih dikarenakan kenaikan harga obat yang dipakai pasien.

Saya dan beberapa teman media yang memang sudah punya anak justru punya kekhawatiran yang berbeda. Di mana waktu itu kami berpikir bagaimana kalau anak-anak yang dirawat di sana justru nggak mau pulang karena terlanjur betah. Lah wong, interior kamarnya benar-benar nyaman :D

brawww

 

 

 


Post Comment