Motherhood Monday: Chacha Thaib, Cerita Jadi Istri Rockstar

chacha1

Awalnya saya berkenalan sama perempuan yang followers di Instagram-nya lebih dari 20.000 ini, karena ia menikah dengan Bisma, pemain bass Rocket Rockers yang sebelumnya sudah saya kenal lebih dahulu. Annisa Nadzirani Thaib, atau biasa disapa Chacha ini senang berbagi cerita fiksi lewat blognya, yang akhirnya membuahkan sebuah novel yang diluncurkan pada Desember 2012. Kegemarannya menulis membawa ke pekerjaannya sekarang sebagai Fashion Editor di sebuah majalah fashion muslimah.

Saat ini Chacha sedang hamil 28 minggu, dan sebagai istri seorang anak band, Chacha merasakan hamil tanpa didampingi suami terus menerus, karena Bisma harus bekerja tanpa jam kerja seperti pekerja kantoran biasa. Sempat bertemu di Bandung beberapa waktu lalu saat Chacha dan Bisma sedang babymoon, kebetulan mereka mampir ke toko saya. Dan sayapun jadi tertarik untuk bertanya soal bagaimana perasaan selama hamil dan tidak bisa mendapatkan jadwal yang rutin soal waktu pulang dan pergi sang suami, yang banyak menghabiskan akhir pekannya di atas panggung. So how does it feel to be pregnant and having a rock star as your husband? ;)

Cha, cerita dong, dulu ketika menikah, berencana langsung punya anak, ditunda, atau let it flow saja? 

Jadi, awalnya aku dan Aa (Bisma) emang berharap banget langsung punya anak. Emm, ini kayaknya aku aja, sih, haha, karena Aa nggak pernah begitu nunjukin. Salah satu alasannya karena kakaku itu nggak sempat kosong, jadi habis menikah langsung hamil, kan aku pengin kayak dia juga gitu. Tapi akhirnya aku hamil baru setelah 10 bulan menikah. Sebetulnya setelah menikah 5 bulan, aku pernah tes kesuburan, loh. Insecure gitu rasanya, kok aku nggak cepat hamil, sih? Hahaha, pokoknya nggak santai gitu lah. Segala saran dari orang aku dengerin dan praktekin, sampai akhirnya hal-hal yang aku lakukan itu jadi hal yang mengganggu untuk Aa. Akhirnya di bulan ke 9 setelah menikah, kami berdua, khususnya aku, sih, udah pasrah. Udah jadi “Ya udah, gimana Allah aja, deh! Mau dikasih cepat, ya, Alhamdulillah. Mau kita disuruh berduaan, pacaran dulu juga nggak masalah”.

Eh, nggak lama setelah mencoba pasrah, aku telat mens dua hari. Iseng, beli test pack, langsung dua buah! Dulu kan pernah habis nikah, telat 10 hari, iseng tes hasilnya negatif. Nah, sekarang juga iseng aja, gitu. Iseng berhasil positif! Ada dua garis di test pack, walaupun garis yang satu hanya samar. Tanpa aba-aba, aku langsung share aja fotonya ke Aa, karena waktu itu Aa memang lagi tour ke luar kota. Harapannya, sih, Aa kaget gitu. Nggak tahunya, reaksi Aa adalah “Sayang, itu apa? Aku nggak ngerti..” Hahahahaahaaa! Ya kan, dikira tahu sedikit, lah, kan sering ada iklan test pack atau di film misalnya. Akhirnya aku jelasin ke Aa, mengerti kemudian kaget, tapi Aa minta tes ulang tiga hari lagi. Aku nurut, dan bener, ada dua garis yang lebih jelas. Alhamdulillah!

Habis gitu periksa ke dokter, dong? Reaksi Bisma gimana?

Aku pertama kali ke dokter kandungan sama kakak, nggak sama Aa. Karena ya lagi manggung, kalau nunggu jadwalnya pulang kelamaan. Dua minggu kemudian baru, deh, cek lagi sama Aa. Ini pengalaman pertama kali banget buat Aa, ketemu dokter kandungan, jadi Aa grogi kayaknya, terus malah bilang “Dok, saya boleh lihat nggak?, dijawab sama dokternya “Loh, bapak suaminya bukan?” Hahaha! Terus aku minta fotoin layar monitor kan, tapi Aa speechless banget, salah pencet tombol, nggak foto apa-apa, malah ngerekam. Nggak taunya Aa lagi terharu, nggak nangis, sih, tapi berbinar gitu rautnya.

Selanjutnya: Saat awal hamil, aku drama banget! >>


2 Comments - Write a Comment

  1. Masalah cemburuan dan genggeus-nya itu kok mirip sama sayah :))))))
    Kalo mengingat kembali betapa ganggunya gue waktu hamil dulu, suka tengsin sendiri ih, mitamiiiit kok bisa kaya gitu amat :)))))

    Semoga lancar hamilnya, ya Cha!

Post Comment