Menghargai Dan Mengormati Pasangan

Hand Holding

Dulu saya dan rekan-rekan sekantor merasa geli pada satu rekan yang selalu berbahasa Jawa halus setiap bercakap-cakap dengan pacarnya. Kami pikir, toh mereka usianya sebaya, kenapa harus berbahasa Jawa halus layaknya ke orang-orang yang lebih tua ?
Lagipula, mereka masih taraf pacaran, belum menikah. Jadi menurut kami hal ini berlebihan.

Namun, setelah kami pikir, berbahasa dengan lebih sopan ke pasangan adalah cara sederhana yang mudah diterapkan sehari-hari untuk menunjukkan penghargaan dan penghormatan ke pasangan kita. Dan dengan berbahasa halus, kita juga lebih bisa untuk menahan emosi atau mengungkapkannya bukan dengan cara kasar yang mungkin malah akan melukai perasaan pasangan.

Pastinya cara masing-masing pasangan untuk saling menunjukkan penghargaan bisa berbeda-beda.
Ada yang dengan selalu berpamitan kemana pun akan pergi, saling memberi kabar apa yang akan dan sedang dilakukan, saling mengingatkan soal makan, istirahat dan sebagainya.
Namun ada juga yang merasa semua itu tidak begitu penting. Bahkan ada yang menganggap melanggar privacy jika semua hal harus di-update ke pasangan. Bisa saja merasa, pasangan tidak perlu tau setiap detail yang kita lakukan. Hanya hal-hal tertentu yang dirasa urgent saja yang akan mereka bagi ke pasangan.

Waktu masih pacaran, seakan-akan sudah menjadi hal rutin untuk mengingatkan sudah makan belum, jangan lupa ibadah, istirahat yang cukup, lagi di mana, dan sebagainya. Namun jika sudah menikah, bisa saja sudah tidak seperti itu. :D

Tidak masalah bagaimana cara kita masing-masing untuk menghargai dan menghormati pasangan, tapi adalah lebih penting untuk selalu menjaga dan memupuknya. Tentunya jika kita bisa menghargai pasangan, pasangan pun akan menghargai kita, kan ? ;)
Bagaimana cara Mommies menghargai dan menghormati pasangan ? Share, dong :)


2 Comments - Write a Comment

Post Comment