Berani Wujudkan Mimpi?

IMG_6725

“Mimpi adalah kunci untuk kita menaklukkan dunia, berlarilah tanpa lelah sampai engkau meraihnya” Nidji (OST Laskar Pelangi)

Saya setuju sekali dengan lirik lagu Nidji ini. Paling nggak, dengan mimpi kita jadi punya passion untuk menjalani hari dengan sebaik mungkin. Banyak orang yang berhasil dimulai dari hanya sebuah mimpi. Tapi untuk mewujudkan mimpi tersebut tentu harus diiringi dengan usaha dan ketekunan. Bukan begitu bukan?

Saya jadi ingat salah satu pesan Mama yang mengatakan kalau kita nggak boleh berhenti untuk bermimpi. Dengan begitu, harapannya kita bisa mengetahui dan memiliki proyeksi mengenai apa yang ingin dilakukan selanjutnya. Mengetahui langkah apa saja yang bisa kita lakukan untuk mengarah dan mewujudkan mimpi menjadi kenyataan.

Sejak duduk di bangku SMA, saya sudah ingin tertarik dengan dunia jurnalistik. Mungkin hal ini nggak terlepas dari sosok salah satu adik Mama saya yang sudah menggeluti profesi wartawan. Saya pikir, enak banget , sih, kerjaan om saya ini. Punya kesempatan untuk bertemu dan mengenal banyak orang dari berbagai profesi. Plus, bisa jalan-jalan! Sebuah pekerjaan yang nggak mengenal kata bosan.

Alhamdulillah, ketika mengetahui saya ingin kuliah jurusan Ilmu Jurnalistik, orangtua langsung setuju. Biar bagaimana, pun, nggak semua orangtua kan yang setuju dengan cita-cita anaknya? Alhamdulillah, setelah lulus kuliah saya pun akhirnya bisa merasakan bagaimana nikmatnya jadi seorang jurnalis dan mencintai pekerjaan saya ini.

Kelak, ketika Bumi sudah besar dan mengutarakan cita-citanya saya ingin jadi orang pertama yang mendukungnya. Jangan sampai “mematahkan” mimpinya, biar bagaimana pun sebagai orang tua kita harus memberikan feed back yang baik kan untuk anak yang kita sayangi?

Belum lama ini saya sempat bertemu dengan Mbak Roslina Verauli, M. Psi dalam jumpa pers yang dilangsungkan PT. 3M Indonesia. Waktu itu Mbak Vera bilang, untuk mewujudkan mimpi besar menjadi sebuah kesuksesan diperlukan motivasi terus menerus. Baik dari dalam diri sendiri atau orang terdekat ataupun lingkungan sekitar. Hal ini diperlukan agar anak-anak bisa menyusun mimpi mereka secara spesifik agar terus berada dalam zona yang tepat saat mengambil tindakan nyata untuk menggapai mimpi.

“Saat seseorang telah mampu menyusun mimpinya secara spesifik, maka ia akan lebih mudah berada pada zona yang tepat menuju mimpinya. Ketika berada dalam jalur tersebut, ia akan secara total melibatkan dirinya dalam kegiatan mencapai mimpinya, fokus, memegang kendali atas dirinya, produktif bahkan selalu menantang dirinya untuk semakin terampil” tambah psikolog anak dan keluarga yang sering di sapa Mbak Vera ini.

Selanjutnya : Strategi meraih mimpi >>


Post Comment