Let It Go!

Siapa yang putrinya di rumah ‘kecanduan’ Frozen?

Anak saya salah satu yang sempat kena demam Frozen. Saking seringnya nonton, saya pun jadi ikutan hapal terutama sama lagu-lagu di dalamnya. Lagu yang saya dan Langit sukai, apalagi kalau bukan Let It Go.

Saya pribadi memaknai secara mendalam lagu tersebut. Di lagu tersebut Elsa menyuarakan isi hatinya yang selama ini ketakutan kalau orang lain melihat kekuatan yang ia miliki atau tuntutan orangtuanya agar ia menjadi anak yang baik. Setelah sadar akan kekuatannya, ia berubah jadi sosok yang kaku, dingin, sampai-sampai sahabat terbaiknya yang juga adik Elsa, Anna, pun merasa dijauhi oleh Elsa.

Saat menulis artikel ini, sebelumnya saya Googling teks lagunya biar nggak salah persepsi. Nggak hanya sampai menemukan teks, ternyata banyak sekali persepsi yang muncul mengenai lagu Let It Go. Mulai dari segi feminis, preferensi seksual sampai ada yang bilang lagu ini mengajarkan anak berbuat bad manners.

Sebelum terlalu jauh, yuk kita simak sama-sama videonya:

 

Selanjutnya: Apa makna lagu ini buat saya, seorang ibu? >>


4 Comments - Write a Comment

  1. Setelah nonton filmnya yg dapat saya cerna sebagai orang tua baru, disana ada kekhawatiran orangtua terhadap kedua putrinya hingga mengekang dan sangat membatasi kehidupan mereka berdua, karena niatan nya memang baik tidak ingin anaknya celaka, tetapi tindakan tersebut tentu diluar dugaan lantas menjadi bumerang sehingga anak jd murung terkurung dan tidak percaya diri serta pesimis dengan yg dimiliki. Seperti hal nya kehidupan nyata ketakutan2 orang tua terhadap buah hatinya ditambah dengan maraknya pemberitaan negatif sana sini mungkin skrg perlindungannya seperti memakai helm dan baju besi agar anak aman, tetapi ketakutan terrsebut malah membebani kedua belah pihak orang tua maupun anak. Semoga saya bisa merawat anak saya dengan baik seperti orangtua lain nya tentunya ingin hal2 baik untuk anaknya… semangattt…

    1. Amiiin..

      Iya, kadang kita sebagai orangtua IMHO terlalu melindungi anak (ya pasti lah ya, namapun orangtua mana ada yang mau anaknya celaka), tapi sayangnya nggak dibarengi sama edukasi yang tepat, yang ada anak malah seperti nggak siap menghadapi dunia *ceile*.
      Mudah2an kita semua bisa melakukan yang terbaik untuk anak-anak kita ya..

Post Comment