DIY: Buat Sendiri Kotamu

IMG06333-20140426-0747

Seperti halnya anak-anak lain, Hafizh (4yo) suka bosen ketika di rumah dan kebetulan sekolah libur. Sekolah PAUD tempat Hafizh bersekolah hanya masuk pada hari Senin-Rabu-Kamis, itupun hanya 1 jam. Jadi bisa dibayangkan dong banyak waktu luang dia di rumah.

Kadang suka bosan hanya bermain itu-itu saja, baliknya lagi-lagi ke TV (nonton kartun) atau main gadget. Walau tak jarang saya beri dia buku gambar atau buku mewarnai, kadang dia juga minta dibacakan buku cerita.
Karena kebetulan saya mengajar nggak full time seminggu (hanya 3 hari dalam sepekan) maka punya banyak waktu bermain bersama dia. Kadang bingung juga memilih mainan apa, aktivitas di luar hanya dilakukan jika sore menjelang (main bola, sepeda, dll).

Akhir-akhir ini frekuensi dia main gadget kayaknya kelebihan, akibatnya dia suka marah-marah, rewel kalau diingatkan makan/mandi. Akhirnya saya coba lihat-lihat aktivitas anak di salah satu fanpage dari luar negeri saya mendapatkan link ini.

Di sana ada berbagai macam aktivitas menggunakan mobil mainan yang pastinya anak balita laki-laki punya, anak perempuan juga mungkin. Daripada teronggok karena sudah bosan dan tidak menarik, kenapa nggak kita manfaatin lagi saja, tentu saja dengan sentuhan-sentuhan baru yang membuat anak tertarik. Ada banyak cara, salah satunya adalah dengan membuat jalan raya lengkap dengan rambu-rambu lalu lintas.
Kalau di situs itu menggunakan karpet, saya menggunakan kertas karton dan asturo saja.

 

Berikut bahan-bahannya:

Kertas karton putih 1 lembar besar
Kertas asturo hitam (untuk jalan raya)
Kertas warna-warni (untuk membuat lampu lalu lintas)
Glitter, lem, gunting, mainan-mainan yang sudah ada seperti mobil-mobilan kecil, balok warna-warni, robot-robotan dan lain-lain.

Note: Saya hanya menghabiskan kurang lebih Rp 7.000,00 saja (Cuma beli kertas, lem, dan glitter, yang lain mainan yang sudah ada)

Cara: Kertas karton dipakai seluruhnya (makin besar makin asik), tempel dengan kertas asturo hitam sebagai jalan dan diberi aksen marka jalan warna putih. Intinya dikreasikan sesuai bahan yang ada.

Letakkan aneka kotak yang disusun (bisa menggunakan kotak bekas, ngga harus mainan balok), buat kolam renang (kertas ditaburi dengan glitter biru).

Mommies pasti bisa berkreasi sendiri dengan mainan-mainan yang sudah ada. Kebetulan Hafizh masih punya aksesori kereta yang masih ada seperti pohon, rel, bisa dipakai kan? Atau kalau ga ada, bisa lho beli aksesoris kue ultah di Toko Bahan Kue, lengkap banget kan itu (pohon, kartun, mainan).

Nah, selamat bermain. Buat sendiri kota menurut imajinasi si kecil. Si kecil bisa dibantu “membangun” sekolah, rumah sakit, supermarket, dan lain-lain. Hafizh jadi semangat, dia nggak berhenti berbicara ketika memainkan mobil-mobilnya melewati bangunan-bangunan yang dibuat. Banyak manfaat yang didapat, seperti mengajarkan aneka tempat-tempat umum (sekolah, mall, rumah sakit), rambu lalu lintas, mengenalkan arah kanan dan kiri, dan masih banyak lagi, dan yang pasti, seru sekali!

Oiya, Hafizh sejenak lupa dengan gadget-nya, saya makin semangat buat cari aktivitas bermain yang lain nih :)


4 Comments - Write a Comment

Post Comment