Family Friday: Raline Shah, “Cita-citaku Jadi Ibu Yang Baik”

IMG_0568

Dulu, I’m the most tomboy, I’m the queen of sport, I only wear sport bra! Haha..

Aku selalu pake shirt dan cargo pants, pake kacamata.. aku nggak punya beauty products. I dont even know they were exist, di duniaku nggak ada! Haha! Di kelas dulu perempuannya cuma aku aja, lalu ada murid baru namnaya Venica, dia lah yang mengenalkan aku sama girly thing. Tapi sebelum cewe itu ada, ya aku nggak tau! Aku nggak punya dress, setelah sekolah itu, papaku sadar kayanya bahwa aku tomboy. Jadi aku dikirim lah ke boarding school.

I met alot other girls. Aku mulai tau gimana cewe berinteraksi, barang-barangnya.. kalo cowo tuh blak-blakan, “Lo bau!”, tapi sama cewe kan nggak bisa! Jadi awal gabung di boarding school, it was tough for me. I dont know how to talk to girls, I was trying to be nice. I’m so glad I’m a girl, so I dont have to marry girl, haha!

Aku cerita sama mamaku, aku nggak tau gimana cara pake heels, make up dan segalanya. Akhirnya mamaku manggil guru untuk ajari make up, pas aku sekitar 16 tahun deh. Aku belum jago sih, tapi at least i know the concept (of make up).

Lalu aku ikut Puteri indonesia. Nah di sini nih, aku belajar banyak! Heels, kebaya, talk, walk, semuanya! Puteri Indonesia megang peran besar di hidup aku. Aku ketemu perempuan-perempuan Indonesia yang kuat, kepribadian bagus, I know Indonesian style jadinya. Hal-hal yang diajarkan di sana kepegang banget.  Aku nggak besar di Indonesia, jadi aku belajar banyak. Pertama, jadi seorang perempuan, kedua jadi perempuan Indonesia!

Tadi Raline cerita kan tomboy, lah kok ikutan Puteri Indonesia?

Ini dipaksa papa! Karena papaku bilang, aku lagi nggak ada kerjaan, ya udah ikutan aja. Pas kebetulan itu di masa-masa centil aku, pengin belajar make up, segala macam. Jadi kenapa nggak? Aku kontestan terakhir  dari Sumatera Utara, jadi aku ngerasa aku nggak prepare deh. Kalo aku siap setahun sebelumnya, dengan kostum, cara komunikasi yang baik, pasti aku bisa lebih baik.

For example, kita ada visit ke kota lain, katanya kostumnya free. Jadi aku muncul dengan sepatu keds, kaos ber-hoodie dan celana, no make up! Tau-tau yang lain muncul dengan heels, bulu mata palsu, foundation, bedak.. Hahaha! Aku pake hoodie yang aku pake buat tidur! Udah nggak ada waktu buat ganti baju juga..! Aku pakai backpack! Can you imagine?

Dari Puteri Indonesia, I really learn. Semakin kita groom, berpenampilan yang bagus semakin orang menghargai kita, in a different way. Apalagi di Indonesia, ya..

Aku ngerasain di Malaysia dulu, pertemanan kita lebih genuine. Kalo di sini, aku lihat sekarang anak-anak SMP udah punya handphone, kenal Chanel. Dulu, kalo mau janjian ya harus telpon ke rumah, nanya sama orangtuanya, “Can I talk to your daughter?”. Mana ada zaman sekarang yang begitu?

Itu ngajarin sopan santun lho, beretika.. makanya kalau aku punya anak, aku akan menunda mereka punya handphone selama mungkin. Aku sampe sekarang masih nulis surat ke teman-teman, dan mereka yang merasa aneh! Menurut aku ini nicer, lebih personal. So it’s not being tomboy, tapi lebih ke apa yang kamu nyaman aja sih.

Raline kan kayanya look up ke mama ya, ada rahasia kecantikan yang kamu sontek dari mama?

She always smiling. Dan aku kalo lihat dia selalu natural, nggak pernah pake bulu mata palsu! Menurut dia natural itu yang terbaik. Karena makin banyak enhancement juga makin besar risikonya kan. Operasi, abressive creams, dan banyak lagi!

Makanya harus jaga inside aja, makan sehat, nutrisi, banyak teman yang positif dan happy! I tried to avoid gossip, walau susah ya, haha! Tapi ya, mamaku orangnya sangat positif dan apa adanya! Mamaku tuh cantik banget, bukan karena dia ibu aku, ya, just as a person karena dia natural dan style-nya juga very different!

Hal lain yang aku pelajari dari mamaku adalah dia selalu bilang  “You dont have to follow other people style, what is in trend. Beli aja yang kamu suka, pastikan itu nyaman dan sesuai sama style kamu”.

Banyak yang bilang mamaku cantik banget. Padahal aku tau effort dia tuh minimal banget, make up sendiri, tapi dia punya style. Beberapa waktu lalu aku ke Chanel Show, aku lihat modelnya pake gelang-gelang yang mirip sama mamaku pake sejak lama!

Sekarang Raline jadi brand ambassador produk kecantikan rambut, Pantene. Dulu masih kecil pernah ada masalah sama rambut nggak sih?

Dulu nggak ada masalah sih sama rambut, cukup sehat. Pernah aja pas masa labil, rambut dicat blonde, haha!

Kecuali it’s a bit oily, jadi aku harus keramas setiap hari. Dari Pantene kan range-nya banyak, jadi aku pake yang conditioner-nya paling sedikit. Apalagi di cuaca begini ya, bagus untuk pake syampo yang light dan go heavy in conditioning. I hate saloon. Jadi aku melakukannya di rumah, keramas, conditioning mask-nya 2 kali seminggu, pake handuk panas. Atau 3 minutes miracle kalau aku lagi traveling. Karena emang produknya bagus, ya.

Eh, aku kecil pake Pantene lho! Bukan karena aku brand ambassador ya.. walau wanginya beda ya dulu sama sekarang. Di negara mana pun aku selalu cari Pantene.

Apa mau jadi brand ambassador Pantene juga karena emang hal itu?

Aku kalau terima brand ambassador ya emang harus percaya sama produknya. Aku nggak mau jual produk yang aku nggak percaya. Bahkan kopi, gitu ya. Banyak yang nanya, kenapa aku iklanin kopi, emangnya aku minum kopi? Nah, aku jarang minum kopi, tapi kalo sekalinya minum kopi aku mau yang oke kan?

Ada juga yang bilang, Raline pake Pantene? Itu kan murah… lho, emang barang yang murah nggak bagus? Yang aku suka Pantene itu selalu nggak puas sama produknya, ada yang baru terus. Sekarang ada ceratine damage blocker, aku kan rambut sering di-styling, air berkaporit, berenang, dengan ini aku nggak terlalu khawatir sama kondisi rambutku. Setiap aku keramas, rambutku udah terlindungi.

Selanjutnya: Cita-cita Raline jadi ibu yang baik >>


5 Comments - Write a Comment

  1. Raline no.1 fans.. cantik, pinter, berwawasan luas, punya prinsip dan gak jaim.. somehow Raline bisa sukses seperti sekarang ini selain karena perjuangannya juga berkat didikan orang tua dan bagusnya lagi Raline bisa ambil sisi positif dari parenting style yang diterapkan kedua orang tua untuk masa depan anaknya nanti.. way to go girl..

Post Comment