Family Friday: Raline Shah, “Cita-citaku Jadi Ibu Yang Baik”

IMG_0572

Beberapa waktu lalu, Female Daily HQ kedatangan tamu cantik, Raline Shah. Walaupun Raline belum menjadi ibu, tapi saat ngobrol dengannya saya mendapat insight yang menarik mengenai parenting. Makanya saya kemudian mengangkat ngobrol-ngobrol santai kami ke dalam sebuah artikel. Siapa tau Mommies mendapat inspirasi dari gadis kelahiran 4 Maret 1985 ini.

Aku dan mama kaya kakak adik, we’re very close, karena mamaku nikahnya masih muda. So I grew up with her. I raised her and she raised me.

Itu kalimat pembuka dari Raline, ketika saya bertanya mengenai hubungan Raline dengan sang mama. Jawaban selanjutnya bikin saya mikir dan berharap, semoga kelak Langit memandang saya seperti Raline memandang ibunya..

Dari mama aku belajar banyak, karena dia orang paling positif menurut aku. Walau hidupnya banyak cobaan dan tantangan, apalagi dia papa saya orangnya dominan. I think she’s really positive. Dan buat saya dia adalah orang yang sangat generous. Jadi dia selalu ngajarin aku kalau kita punya lebih, kita juga harus berbagi. Harus share our wealth dan apapun yang kita punya itu semua titipan. What I am today and what I had, itu semua titipan. Aku harus enjoy the moment dan aku harus bersyukur. My mom has a very good sense of style. She gave me many advices, financial, style, lifestyle, job dan aku rasa karena pengalamannya dia, she knows alot of things about alot of things.

My mom is one of my best friends. When we fight, we fight like best friends. And I think it’s good, and of course I respect her also. Tapi sayang aku nggak punya banyak waktu dengan dia karena aku sibuk dan dia sibuk traveling sama papaku juga. Sekarang dia lagi di Istanbul sama papa. Sekarang aku lebih besar, lebih mandiri, malah aku lebih dekat sama dia. Karena relationshipnya udah lebih mature dibandingkan dulu.

IMG_0530Raline menyebut hubungan sama mama kaya sahabat, apa yang bikin begitu sih?

Kalo waktu kecil, tadi aku bilang kaya kakak adik. She’s very happy bubbly funny.. orangnya sangat animated, ekspresif, aku nggak mungkin jadi aktor kalo nggak ada ibu aku. Mukanya itu, you can see what she feels. Dia komunikasinya tuh non verbal! 90%-nya non verbal..

Misalnya dia ngomong “that’s nice!” (Raline mengikuti mimik wajah ibunya), i dont know! Aku nggak bisa, haha!

Teman-temanku banyak yang cari advice dari mamaku. Alot of my friends are guys, mereka sering datang ke rumah.. all my friends are her friends.

Ada yang bilang, kalau orangtua memosisikan dirinya jadi sahabat, takutnya si anak malah nggak respect lagi. Dari sudut pandang anak, gimana menurut Raline?

Kalau aku, ada hal-hal yang memang memosisikan diri aku anaknya. Ga tau kalo di Jakarta, tapi aku orang melayu, Medan, misalnya harus cium tangan, ga boleh too rude to her. I cant be too rude to her! Hahaha! Aku dengerin nasihatnya, pasti lah.. apalagi yang menyangkut agama, karena mamaku in to spiritual thing.

Terus, ada nggak sih, nasihat mama yang paling diingat..?

Too much!

Tapi yang belakangan ini aku paling inget adalah never force anything. Never force to like someone, doing something, just dont force anything! Mamaku nggak pernah kasih nasihat se-open ini, tapi dia ngomong gini, berarti dia percaya aku untuk melakukan ini..

Pokoknya dari sekarang, if you dont like something, dont do it. Karena apa yang kamu suka, apa yang kamu percaya itu benar, itu bagus buat kamu.

Nasihat itu kepakenya pas momen kaya gimana sih?

Apa aja.. even shopping! Ada yang bilang, ini bagus, tapi akunya nggak suka ya I dont buy it! Atau aku di industri hiburan, ya, di mana kita harus pleasing people. Tapi kalo aku nggak suka, ya aku nggak mau pleasing people, I dont care..

As long as I knew I’m doing the right thing and it feels good for me, ya udah.. yang paling kepake itu in terms of friendship. Jadi misalnya di atas kertas orang ini pas jadi teman aku, tapi kalo aku nggak ngerasa nyaman, aku nggak mau maksain.

Saat masuk ke dunia hiburan, ada nasihat nggak dari mama papa?

Kalo papaku, apa ya..? Sekarang udah jadi selebriti, mereka malah nggak ngomong apa-apa deh..

Apa mungkin lihatnya karena setelah jadi selebriti, Raline juga lurus-lurus aja kali ya?

Ya, karena kan papaku lumayan perfectionist. Dia sering tuh ngomong,  I dont like your hair, I dont like your teeth.. ternyata aku sekarang begini, not so bad. Some people think it’s nice. Some people like it.. kayanya bikin dia mikir, maybe some people like her the way she is..

I grew up dengan ayah yang perfeksionis, jadi aku tau standarnya. Dan aku percaya, aku work in progress. Jadi ke sininya aku tau, semua orang work in progress. That makes you beautiful, that you except the way you are..

Tapi ayah yang perfeksionis, bikin Raline jadi perfeksionis atau nggak pernah puas?

Aku malah suka cepat puas, haha.. but I’m perfectionist in so many things. Apalagi kesehatan, beauty, misalnya beuaty products harus lengkap, make up harus rapi. Makanya aku jarang pake make up artist, aku make up sendiri.

Selanjutnya: “I’m so glad I’m a girl, so I dont have to marry girl!” >>


5 Comments - Write a Comment

  1. Raline no.1 fans.. cantik, pinter, berwawasan luas, punya prinsip dan gak jaim.. somehow Raline bisa sukses seperti sekarang ini selain karena perjuangannya juga berkat didikan orang tua dan bagusnya lagi Raline bisa ambil sisi positif dari parenting style yang diterapkan kedua orang tua untuk masa depan anaknya nanti.. way to go girl..

Post Comment