Kelompok Bermain Di Rumah Belajar Semi Palar

Setelah mampir ke Rumah Bermain Padi, sasaran selanjutnya untuk menambah referensi sekolah Menik adalah Rumah Belajar Semi Palar. Sayang sekali, jadwal open house yang tidak tentu membuat saya kehilangan kesempatan untuk mengenal rumah belajar ini secara lebih detail. Waktu saya tanya kapan lagi akan ada open house, jawabannya “nggak tentu, bu. Sering-sering saja cek web kami”. Ya, oke deh! Walau tidak bisa datang saat open house, saya tetap bisa mendapatkan keterangan yang saya butuhkan ketika mampir kesana. Tadinya tidak berharap banyak, cukup sekedar dapat info biaya tahun ini dan apa saja fasilitasnya.

Ternyata salah seorang kakak guru dengan baik hati menjelaskan dan mengajak saya berkeliling di Semi Palar. Too bad, info awal yang diberikan merupakan kabar yang kurang enak bagi Menik. Kelompok bermain di Semi Palar dibuka untuk anak usia 3 tahun setidaknya saat tahun ajaran baru di bulan Juli setiap tahunnya. Sedangkan Menik? Tahun ini memang akan masuk usia 3 tahun, tapi bulan Oktober nanti. Jadi dapat dipastikan tahun ini Menik belum bisa bergabung dengan kelompok bermain di sini.

Tetapi karena sudah sampai di sana, jadi saya dan Menik tetap minta izin untuk berkeliling. Sambil jalan, kakak yang mendampingi kami ini bercerita soal konsep rumah belajar ini. Konsepnya holistik, jadi memupuk budi pekerti pada anak, deh. Dan sesuai dengan namanya Semi Palar yang berarti tumbuh sendiri, jadi ya, rumah belajar ini ‘hanya’ akan menjadi fasilitas pendamping anak-anak untuk tumbuh sesuai dengan usia mereka. Kelompok bermainnya memang mulai dari usia 3 tahun, jadi ini semacam jembatan sebelum anaknya masuk TK, dan memang kuota untuk murid TK diprioritaskan untuk yang sudah ikut kelompok bermain di sini.

Kelas pertama yang kami lewati adalah kelompok bermain. Anak-anak usia 3 tahun berkumpul membentuk lingkaran dan sedang membuat kostum robot dari kardus bersama-sama. Menik langsung terlihat ingin bergabung karena memang terlihat seru sekali. Setelah kostum robotnya jadi, salah satu dari murid mencobanya dan berkeliling kelas. Lanjut ke tiga ruangan berikutnya yang merupakan kelas-kelas tingkat Sekolah Dasar. Semua murid tidak ada yang memakai alas kaki di dalam kelas, pengajarnya pun tidak ada yang menggunakan seragam, jadi terlihat lebih santai dan akrab. Hamparan rumput hijau terlihat jelas dari semua jendela kelas, buat saya ini juga penting. Lumayan mata bisa disegarkan sejenak kalau lihat rumput hijau saat merasa jenuh.

Satu hal yang membuat saya kurang nyaman adalah kelompok bermainnya masuk setiap hari (Senin – Jumat)! Walau hanya dua jam, tapi menurut penilaian awam saya, terlalu sering frekuensinya. Mungkin jika saya bisa mendapatkan penjelasan saat Open House tentang mengapa mereka membuat jadwal setiap hari untuk kelompok bermain anak usia 3 tahun, yang artinya tidak ada bedanya dengan anak TK, karena kelasnya sama-sama dua jam. Bedanya hanya anak TK masuk lebih pagi (08.00-10.00) sedangkan kelompok bermainnya di pukul 10.00-12.00 siang. Selain itu tidak ada yang mengganjal. Saya suka bangunannya, Menik terlihat senang melihat salah satu kegiatan di kelas Kelompok Bermain, kamar mandi, wc, dan tempat cuci tangannya juga bersih.

Untuk biaya tahun ajaran 2014 ini, uang pangkal Kelompok Bermain di Rp5.750.000,- dan uang bulanannya Rp475.000,-. Untuk info lebih lanjut, bisa cek www.semipalar.sch.id ya! Beberapa artikel yang dibuat oleh pengajarnya juga menarik. Oh, jangan lupa, karena konsepnya holistik, orang tua pun ada sesi ‘belajar’ di sini, jadi ada benang merah yang bisa dijadikan acuan dalam mendampingi tumbuh kembang anak-anak agar tidak bertabrakan dan sejalan. Tunggu report berikutnya kalau saya beruntung bisa ikutan Open House, ya! ;)

*Foto dari sini


Post Comment