Stop Membentak Anak!

Sekitar satu minggu ini saya sedang mencoba hal baru dalam mendidik anak kembar saya. Saya mendapatkan ide ini sudah lama, jauh sebelum menikah tapi akhirnya bisa mencobanya dengan anak sendiri. Sebagai orangtua, ada waktunya di mana kita harus melarang anak berbuat sesuatu, sebagai contoh hal yang sederhana ke luar rumah ketika hujan. Kebanyakan yang saya lihat keputusan yang diambil orang tua untuk melarang anaknya keluar di saat hujan adalah benar namun terkadang caranya terlalu konvensional. Cara yang digunakan biasanya dengan membentak anak dan melarangnya dengan keras, apakah berhasil cara seperti ini? Jika diperhatikan sang anak bukannya menurut perintah orangtuanya yang terjadi sebaliknya sang anak malah menangis karena dilarang keluar ketika hujan.

Yang saya lakukan sedikit berbeda saya jarang sekali memerintahkan sang anak untuk melakukan hal yang menurut saya benar (dalam hal ini adalah untuk tidak keluar ketika hujan datang), namun yang saya lakukan adalah mengalihkan fokus anak dari bermain hujan-hujanan ke sesuatu yang lebih menarik. Nah sebagai orangtua, Mommies dituntut untuk berfikir kreatif dan mencoba berpikir layaknya anak. Saya mencoba dengan cara bermain kemah-kemahan, jadi ketika kembar mulai menunjukan tanda ingin keluar ketika hujan saya langsung ajak mereka bermain kemah-kemahan, awalnya mereka takut karena belum pernah main seperti ini, dan akhirnya mereka pun lupa ingin bermain di luar.

Di wilayah saya dibesarkan banyak sekali kasus di mana orangtua melarang anaknya dengan membentak, bahkan ada yang sampai menggunakan kekerasan. Saya awalnya tidak pernah menganggap hal tersebut buruk, saya mencoba melihat hasil dari tindakan yang dilakukan dari orangtua kepada anaknya. Memang dalam beberapa kasus membentak bisa berhasil namun dengan tanpa sadar kita sebagai orangtua telah menanamkan bahwa jika kita ingin meminta tolong agar orang lain mau menurut dengan kita harus dengan cara membentak.

*gambar dari sini

Children See, Children Do

Dengan sering membentak anak, maka kemungkinan untuk anak anda tumbuh menjadi pribadi yang suka membentak juga semakin besar. Ada pepatah yang bilang “Buah tidak jauh dari pohonnya”, ini karena anak merupakan pribadi peniru yang andal.

Dengan mengarahkan pikirannya ke sesuatu yang lebih menarik, maka ada beberapa keuntungan Mommies sebagai orangtua, yaitu:

  1. Mommies tidak perlu buang tenaga untuk membentak anak, belum lagi kalo anak tidak nurut dan menangis maka akan banyak tenaga yang terbuang untuk menenangkannya lagi.
  2. Mommies bisa membiasakan sang anak untuk berlaku ramah kepada sesama anak lain, orangtua dan lingkungan.
  3. Mommies bisa mengenal lebih jauh tentang sifat anak, karena banyak saya temukan anak yang sering dibentak orangtuanya mereka punya cara sendiri yaitu dengan bertingkah baik di depan orangtua tapi ketika jauh dari pengawasan orangtua maka perilaku mereka bisa jauh berbeda.

Semoga berguna, ya, Mommies :)


Post Comment