Let’s Decorate Your Room, Kiddo!

Sejak dulu, saya selalu tertarik untuk mendekorasi kamar sendiri. Ibu selalu mengajak untuk mendekor ulang kamar setidaknya 3 bulan sekali. Dekorasi yang dilakukan tidak selalu besar-besaran, bisa dengan menambahkan satu ornamen, atau mengubah tata letak furniture dalam kamar. Nah, ketika sudah berumah tangga, bukan hanya kamar sendiri, tapi juga tata ruang seluruh ruangan dan tentunya kamar anak juga turut saya dekorasi. Untuk saya, mendekorasi ruangan ini bisa menjadi terapi saat hati sedang bersedih, atau kesal.

Kebetulan sekali tanggal 7 Desember lalu, saya kembali memandu workshop “Kids Bedroom Decoration” yang diadakan oleh Command Indonesia dan Mommiesdaily, setelah sebelumya di workshop Party Decoration. Seperti biasa, Amesh dari www.dreamesh.com yang menjadi pengajar, telah menyulap satu ruangan di Command Indonesia menjadi ruang workshop yang seru sesuai tema. Dari mulai hiasan dinding hingga asesoris sekitar ruangan, juga diperhatikan dengan detail oleh Amesh, jadi peserta workshop punya bayangan bagaimana cara memadukan aksesori agar terlihat cantik, bisa banyak yang dipajang tapi tidak terlalu penuh dan membuat kesan sumpek.

Di workshop kali ini, Command yang terkenal dengan produk “Damage-Free Hanging Solutions” memperkenalkan stripe yang bisa digunakan untuk menempel, iya menempel, bukan sekedar menggantung. Ada picture stripes dan juga poster stripes. Bentuknya seperti velcro, atau biasa disebut juga ‘prepetan’ :D Produk-produk ini tentunya memudahkan proses dekorasi, jadi kalau ada yang salah atau kurang pas bisa dipindah dengan mudah, dan kalau sudah bosan bisa dipindah tempat tanpa meninggalkan bekas yang merusak dinding.

Ketika daftar ulang, Mommies yang terpilih akan mendapatkan box kayu, kain, gelas beling, dan jepit jemuran baju kayu, all worth for Rp200.000,- and you got it for free. Ini adalah bekal untuk prakarya dan tentunya bisa menjadi inspirasi untuk mendekorasi kamar. Ternyata hari itu, Amesh mengajarkan kami semua untuk membuat hiasan dinding atau meja. Boxnya dilapisi kain, gelas belingnya ditempel ke boks tersebut dan bisa diisi dengan tanaman boleh yang plastik atau yang asli, dan terakhir menempelkan jepitan jemuran kayu yang banyak gunanya. Bisa untuk menjepit foto, kalender kecil, atau notes untuk reminder. Seperti ini :

Amesh juga memberikan kiat mendekorasi kamar anak:

  • Tentukan tema warna, maksimum tiga, ya! Boleh memadukan warna apa saja, yang penting sebatas tiga warna agar tidak terlalu penuh.
  • Jangan takut menabrakan aksen, misalnya polkadot dengan stripes. Use your imagination.
  • Gunakan barang anak yang sudah tidak terpakai namun sayang untuk dibuang. Misalnya baju bayi kesayangan. Gantung dengan gantungan baju yang cantik, dan jadikan salah satu highlight di kamar tersebut. Atau bisa juga lakukan seperti DIY tutorial dari Riska seperti ini

  • Hindari benda dengan sudut tajam untuk meminimalisir cedera pada anak. Gunakan meja dengan sudut yang tumpul atau malah berbentuk lingkaran agar aman.
  • Ketika mendekor satu dinding sebagai wall of fame, gambar dulu pada kertas, bentuk pola untuk meletakkan benda-benda yang akan ditaruh di dinding. Kemudian coba susun semua benda seperti frames, kalender, pernik-pernik, poster, dan wise words di atas lantai sesuai pola yang sudah dibuat. Foto dari atas (naik ke atas kursi, Mommies!). Lihat, dan sesuaikan apa yang kurang dan apa yang perlu ditambah.

Nah, seperti biasa, Amesh dan Evelyn dari Command Indonesia memilih satu kreasi paling kreatif dari workshop yang diberikan hari itu. Ternyata, peserta yang datang semuanya memang hobi berkreasi! Amesh memberikan contoh sederhana, tapi peserta hari itu punya kreasi masing-masing, dan best creation goes to Vina, yang memanfaatkan tisu sebagai bagian hiasan boksnya. Congrats!

Workshop kemarin ditutup dengan foto bersama tentunya dan ilmu seru tentang bagaimana berkreasi mendekor kamar anak agar tidak monoton. Jika anak sudah cukup besar, bisa diajak untuk berpartisipasi, loh! Menik saja terlihat punya rasa memiliki karena sejak awal mendekor kamarnya, saya ajak. Awalnya hanya duduk melihat, kemudian ikut ngacak-ngacak, terakhir mau membantu memasukkan boneka ke tendanya!

Jadi apakah Mommies mulai terbayang apa yang mau dilakukan untuk menyegarkan kamar anak? Jangan khawatir dinding rusak akibat asesoris yang digantung dan ditempel, ya. Hmm, jika belum ada rencana mengisi libur tahun baru, bagaimana dengan mendekor kamar anak? Pasti seru, deh!


Post Comment