Liburan Ke Taman Nasional Gunung Halimun

Bagi anak-anak yang sudah mulai beranjak remaja, mengajak mereka liburan ke mal atau pusat-pusat hiburan di dalam kota, rasanya sudah tidak menarik lagi. Nah di sinilah kesempatan kita sebagai  orangtua, untuk mengajak mereka mengenal hal-hal baru yang lebih menantang. Berpetualang dan memberikan kenangan indah yang tak terlupakan ketika mereka dewasa nanti.

Berpetualang di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak, Sukabumi, Jawa Barat, mungkin dapat menjadi pilihan. Di balik perjalanan yang cukup menantang, ada banyak kekayaan flora dan fauna serta keramahtamahan warga sekitar yang bisa kita temui.

Taman nasional mempunyai luas 113.357 hektar dan merupakan kawasan konservasi yang terletak di 3 kabupaten di provinsi Jawa Barat :Bogor, Lebak dan Sukabumi. Perjalanan menuju taman nasional ini pun bisa ditempuh perjalanan Jakarta – Bogor yang kurang lebih sekitar 1 hingga 2 jam.

Keindahan alam dengan kehidupan liar, gemuruh air terjun dan gemericik aliran sungai kecil yang jernih, semuanya merupakan peristiwa alam yang dapat memberi pengalaman yang tak akan terlupakan terutama bagi anak-anak dari kota-kota besar.

Apa saja yang bisa anak-anak lihat dan lakukan di Taman Nasional Gunung Halimun?

  • Mencoba Canopy Trail
    • Di TN Gunung Halimun terdapat jembatan gantung dari pohon ke pohon yang disebut Canopy Bridge.
    • Jembatan dengan panjang 125 meter, ditopang oleh 7 pohon besar berada di ketinggian 30 meter dari permukaan tanah. Maksimal jumlah orang yang bisa di tanggung kanopi adalah 5 orang sehingga bila lebih dari 5 orang harus bergantian.

Trekking di jalur hutan
Bersama pemandu khusus, kita akan diajarkan hal-hal baru seperti tanaman yang daunnya berbulu yang dapat menyebabkan gatal ketika disentuh, atau ada bambu hutan yang batangnya mengandung air yang segar dan dapat diminum, dll.

Melihat “The Glowing Mushroom” atau jamur yang menyala karena mengandung zat Fosfor (untuk kegiatan malam hari).

Mengunjungi air terjun Cimacan (terletak tidak jauh dari stasiun penelitian)
Yang harus diketahui saat berkunjung ke Air Terjun :

  • kalo trekking ke air terjun, jangan lupa untuk bawa baju ganti plus handuk dan peralatan mandinya
  • bawa/pakai lotion anti nyamuk
  • bawa topi dan jas hujan
  • ransel sebaiknya menggunakan cover anti air supaya kalo hujan nggak kebasahan
  • amat disarankan untuk membawa trekking pole/ walking stick/ kayu yang kuat yang bisa dipakai untuk bantuan berjalan
  • bawa bekal nasi/ roti/snack & air mineral secukupnya jadi tidak kelaparan setibanya di sana.

Tea Walk di perkebunan Teh Nirmala (yaitu perkebunan teh peninggalan Belanda di tengah hutan).
Pemandangan di kebun teh ini hampir sama dengan perkebunan teh yang ada di sepanjang jalur puncak. Bedanya, di tengah kebun teh terdapat perkebunan bunga mawar yang indah juga pabrik teh di mana kita bisa melihat proses pembuatan tehnya. Kita bisa berisitirahat di atas puncak perkebunan sambil memotret indahnya pemandangan sekitar yang hijau dengan udara yang sejuk.

Melihat & mengamati binatang Owa, Macan Tutul dan Burung Elang.
Untuk Harimau Jawa, sudah tidak ada lagi karena sudah punah.

Seru kan, kegiatan outdoor ini? Bagaimana dengan penginapannya? Apa saja yang harus dibawa? Akan kami berikan detailnya, di artikel selanjutnya!