Membantu Terwujudnya Fasilitas Untuk Ibu

“Temen-temen, gue mau mompa ASI dulu, ya. Jadi selama setengah jam tolong jangan ke area meja gue dulu. Kalau memang ada yang urgent, jangan lupa kasih kode.”

Kira-kira, kalimat seperti ini yang selalu saya teriakan ke teman-teman kantor  ketika mau mompa ASI. Berhubung waktu itu lagi kerja di media pria dewasa, di mana rata-rata teman kantor memang pria,  jadilah waktu itu selalu woro-woro menjelang ‘memerah’. Untungya, warning ini nggak berlangsung lama. Soalnya, lama kelamaan mereka akhirnya sudah hapal dengan jadwal pumping saya :D

Memang, kantor saya dulu nggak pernah menghalangi untuk memompa ASI.  Masalahnya cuma satu itu, kantor nggak punya ruang laktasi,  alhasil memompa ASI  harus dilakukan di balik meja kerja dengan bantuan apron. Kalau sedang beruntung, saya bisa meminjam ruangan atasan. Tapi sebaliknya, saya pun pernah memompa ASI di dalam toilet. Wah, rupa-rupa, deh, pengalaman menyusui waktu itu.

Harapannya,  ke depannya nanti semua kantor tergerak menyediakan ruangan yang memadai untuk memompa ASI.  Saya yakin, dengan ketersediaan ruang laktasi yang nyaman, tentu akan memudahkan para busui untuk memberikan hak untuk anak-anaknya. Hal ini tentu akan berpengaruh dengan peningkatan kualitas pekerjaannya.

Saya yakin, pasti banyak Mommies yang punya harapan serupa dengan saya. Benar kan?

Buktinya,  di antara 12 finalis program “Inovasi Penuh Makna Philips’ ada satu ide yang ingin membuat ruang laktasi yang layak di ruang publik, khususnya di perkantoran.  Mengingat banyaknya pekerja perempuan yang sudah jadi ibu-ibu dan punya niat besar untuk memberikan ASIX, hal ini memang perlu dukungan dari berbagai pihak.  Termasuk kantor yang meyediakan ruang khusus untuk memompa.

Harapan atau keinginan para ibu dalam meningkatkan kualitas  merawat keluarga ini memang sangat didukung oleh Philips.  Makanya, tahun ini Philips kembali mengadakan program “Inovasi Penuh Makna Philips’.

“Lewat program Inovasi Penuh Makna dari Philips mempebesar tujuan kami untuk membuat layanan kesehatan lebih terjangkau dan mudah dicapai melalui inovasi. Membantu meningkatkan kualitas area pedesaan secara berkelanjutan, serta membantu ibu untuk mengurus keluarga lebih mudah,” ungkap Chatrine Siswoyo, Corporate Communication Manager Philips Indonesia.

Tahun ini,  antusiasme masyarakat dalam memberikan ide lewat program Inovasi Penuh Makna dari Philips mengalami peningkatan hingga 7 kali lipat dibandingan tahun lalu. Dari total 4.6000 ide yang masuk, sekarang sudah tersaring menjadi 12 ide.

Untuk kategori Memberdayakan para Ibu dalam Merawat Keluarga, selain ide menyediakan ruang laktasi yang layak di area publik, ada juga ide Smart Nutrition Apps yang bisa membantu para ibu dalam menghitung nilai nutrisi dari satu masakan yang dihidangkan. Ada juga ide membuat Smart Mom Apps yang berisi infomasi penting untuk kesehatan keluarga, termasuk menyiapkan program kehamilan.

Masih banyak ide inovatif yang masuk dalam kategori lainnya; Meningkatkan Akses Layanan Kesehatan dan Inovasi Pengembangan Daerah Pedesaan yang Berkelanjutan yang bisa dilihat di philips.to/inovasi.

Oh, ya, kalau sudah lihat, jangan lupa vote, ya! Dengan suara yang kita berikan untuk salah satu finalis, kita akan membantu merealisasikan ide tersebut dengan total dana sampai Rp1.4 milyar! Dengan begitu, kita pun akan ambil bagian mendukung Philips dalam meningkatkan kehidupan dan kesejahteraan masyarakat. Sesuai dengan brand positioning mereka yang baru ‘innovation and you’.

 


Post Comment