Resolusi 2014

Tahun 2014 sudah di depan mata. Setelah nikah, biasanya kalau bulan Desember seperti ini  saya dan suami banyak me-review apa saja yang sudah kami lakukan setahun belakangan.  Buat saya pribadi, tahun 2013 sudah banyak menyisakan sejarah hidup yang nggak bisa dilupakan. Salah satunya, awal tahun ini saya dipercaya bergabung dalam tim editorial Mommies Daily, nemenin Lita yang selama ini jaga gawang seorang diri. Kalau nggak gabung di Mommies Daily, mungkin sampai saat ini saya masih bekerja di media pria dewasa, dan belum belajar mengenakan hijab :D

Ini baru  pencapaian dalam ruang lingkup pekerjaan. Sedangkan untuk profesi sebagai ibu dan istri, wah, pastinya lebih banyak lagi! Kalau ditulisin satu-satu, rasanya sepuluh halaman nggak akan cukup *lebay*.  Yang pasti, sama seperti Mommies yang lain, tahun 2014 saya berharap banyak perbaikan hidup yang mau saya capai. Baik saat saya berperan sebagai  ibu, istri, anak, ataupun sahabat.

Berikut, 4 resolusi besar yang mau lakukan di tahun 2014. Mudah-mudahan saja benar-benar bisa di wujudkan.

Hidup (lebih) Sehat

Saya masih ingat sekali, awal-awal jadi penghuni Female Daily Network ada sejuta kesan yang saya dapatkan. Salah satunya adalah mengetahui hampir seluruh anggota keluarga di sini senang olahraga. Contohnya yang paling dekat adalah Lita yang doyan banget lari. Bahkan waktu saya laporan ke Lita kalau saya sudah beli sepatu running, Lita langsung bilang, “Ok, Dis.. setiap minggu nanti kita jadwalin untuk lari bareng, yah!”.

Ini baru Lita… masih ada Mbak Hanzky, Mbak Affi, Mbak Nopai, Vanya, Ipong , Griss, Dhany dan teman-teman lain yang punya jadwal rutin olahraga. Mulai dari nge-gym, yoga, Master Bootcamp exercise, ataupun olahraga lainnya. Bahkan di kantor, selain ada pilates bareng bersama Mbak Rani yang rutin dilakukan seminggu dua kali, belum lama ini di kantor disediakan meja pin pong. Nah, kurang Fit & Fab apa coba penghuni FDHQ?

Sementara saya? Pilates sudah nggak ikutan lagi. Renang, cuma dua minggu sekali. Lari? Umh, seingat saya, semenjak beli sepatu running baru saya pakai waktu perjalanan ke Nias dan lari di stadion Lebak Bulus satu kali. Iya, satu kali, thok! Makanya tahun 2014 resolusi utama saya adalah memperbaiki pola hidup sehat. Nggak Cuma nambahin porsi olah raga, tapi juga lebih memperhatikan asupan makanan.

Renovasi Rumah

Nah, keinginan terbesar saya yang ke dua adalah renovasi rumah  second kami yang ada di daerah Pamulang. Berhubung rumah tersebut bertahun-tahun nggak ditempati, sudah kebayang, dong, ya, kondisinya seperti apa? Bahkan, waktu terakhir ngelongok rumah, Bumi sempat komentar, “Rumahnya kok berantakan amat, sih, Bu…” :D

Namanya juga mau membangun rumah impian, di otak rasanya sudah banyak banget rencana memperindah rumah. Mulai dari urusan desain kamar, dapur cantik seperti  punyanya Sazki, dan renca lain yang sudah nempel di otak.

Termasuk mempertimbangkan pemilihan warna cat rumah. Saya percaya kalau warna itu punya peran dalam kehidupan dan jadi elemen penting yang bisa mempengaruhi perasaan serta perilaku kita.  Sekarang, sih, saya sedang jatuh cinta dengan warna teal, warna cat terbaru yang dikeluarkan Dulux.  Kenapa? Buat saya pribadi, warna teal ini memang sangat unik karena hasil perpaduan antara biru dan hijau. Perpaduan diantara kedua warna tersebut menggambarkan keseimbangan antara kecanggihan, ketenangan, dan fleksibilitas yang menjadi kunci utama dalam kehidupan seseorang.

Warna Teal yang dipilih sebagai Trend Warna 2014  ini diluncurkan oleh ahli warna internasional di AkzoNobel Global Aesthetic Center setelah mempertimbangkan berbagai tren warna beberapa tahun terakhir. 

Membebaskan diri dari hutang dan menabung

Supaya bisa renovasi rumah, kunci utama yang harus saya lakukan adalah menyimpan uang alias banyak nabung. Post pengeluaran saya harus benar-benar dibenahi dan disiplin untuk meyisihkan 30 persen dari gaji untuk ditabung. Harapannya,  renovasi  rumah bisa segera terealisasikan. Harapannya, sih, juga bisa menyisihkan dana untuk liburan dan menambah jumlah investasi.

Oh, ya, salah satu langkah yang mau saya lakukan akhir tahun ini adalah menutup kartu kredit. Alasannya, supaya nggak lagi tergoda dengan sale-sale yang sering diadakan di hari-hari pas saya sedang mengalami kondisi kantong kering :D, dan banyak pertimbangan lainnya. Toh, kalaupun memang ada kondisi darurat yang membutuhkan kartu kredit, ada suami yang masih memilikinya.

Meluangkan waktu untuk keluarga dan teman


Saya yakin, banyak Mommies yang berharap kalau tahun depan bisa lebih banyak meluangkan waktu lebih banyak untuk keluarga atau sahabat-sabahatnya.  Saya pun begitu.  Mungkin tahun 2014 nanti saya akan membuat rencana akhir pekan seperti yang dicontohkan oleh Puan. Selain memudahkan saya dan suami dalam pengaturan jadwal kerja, tentunya akan berpengaruh dalam urusan budget.

Misalnya, minggu pertama setelah gajian, bisa makan malam dengan keluarga besar. Minggu berikutnya akan diisi dengan bersenang-senang dengan membuat crafting bersama Bumi. Tentu akan lebih seru lagi kalau kegiatan ini bisa dilakukan bersama bebeberapa sahabat yang memang usia anaknya relatif sama dengan Bumi,

Kalau Mommies yang lain gimana, apa saja, sih, resolusi tahun depan? Share, dong, siapa tau bisa jadi masukan buat saya :)
.

 

 


10 Comments - Write a Comment

    1. Udah, Lit…. itupun baru dua kali :))) hayuk, dong, kita jadwalin buat lari bareng, Seputaran Kemang juga ga apa2, hihihiii. Iya, nih, Jumat besok tu’ sepatu akan gue pake utk ke tiga kalinya. Mudah2an bawa keberuntungan :)))

  1. Hahaha senasib, Dis. Punya separu running juga baru dipake sekali, nih. Jumat besok kali kedua :D
    Gue sejak dua bulan lalu sudah niat (doang) mau olahraga rutin, walau hanya mat exercise di rumah. Udah cuma gitu doang plan-nya, cuma dikerjain beberapa kali doang. Sisanya kalah sama males. :p Next year harus bisa rutin!

    1. hahahaha…. kalau begitu mari kita sama2 karyakan sepatu running di hari Jumat. Meskipun kalah sama males, loe masih satu step di atas gue, Ngie… soalnya udh niat donlot’ aplikasi pilates kan. Gue kan nggak :D

      Yuk, tahun depan harus bisa rutin!

Post Comment