Keseruan Event Discovery Kids Channel

Seperti yang pernah Puan ulas dalam artikel ‘Bunda, si Lembaga Sensor Anak’, saya dan suami juga terbilang hati-hati soal tontonan Bumi. Makanya, saking nggak mau anak saya nantinya nonton tayangan yang “aneh” dan memang semestinya nggak dikonsumsi anak-anak, saya pun akhirnya memutuskan berlangganan TV kabel.

Habisnya gimana lagi, yah,  kalau dilihat-lihat saat ini puluhan program yang ditayangkan di TV Swasta memang nggak ada yang pas untuk anak-anak. Paling banter, kalau nggak sinetron, gosip artis, ya acara yang mengeskploitasi anak-anak. Iya nggak, sih?

Sebenarnya sangat disayangkan sih, ya. Berbeda saat zaman saya kecil, justru setiap minggunya ada saja acara yang selalu saya tunggu dan nggak boleh terlewat. Sebut saja, deh, Unyil, Si Komo atau Keluarga Cemara. Saya sih, yakin kalau banyak Mommies yang merindukan hal yang sama seperti saya. Kangen dengan tontonan berkualitas yang bisa dinikmati anak-anak ataupun keluarga seperti di atas.

Kalau Bumi,  salah satu tayangan yang sering  ditonton saat ini adalah Discovery Kids Channel. Mungkin hal ini masih ada kaitannya dengan hobi bapaknya yang memang suka dengan program Discovery Channel. Buat kami, selain menghibur channel ini juga banyak sekali menyajikan program dengan muatan edukasinya sangat kental.

Nah, saat liburan kemarin ternyata Discovery Kids Channel juga menggelar event di Senayan City. Pastinya, saya juga nggak mau kelewatan untuk datang bersama Bumi, dong. Lagipula, nggak beda jauh dengan beragam tayangannya, event  Discovery Kids Channel  ini juga menawarkan beragam aktivitas yang menghibur sekaligus mendidik anak-anak. Tentunya dengan konten yang memicu rasa ingin tahu mereka dan membantu mengembangkan keterampilan kognitif, sosial bahkan fisik mereka.

Sayangnya waktu itu Bumi nggak mau ikutan main di adventure games atau permainan lainnya. Kalau dilihat-lihat, waktu itu memang lebih banyak menawarkan permainan fisik yang bisa menguji keberanian. Di adventure games ini saja, anak-anak bisa main swing rope, climb with a rope, atau crossing the bridge. Di samping itu, juga ada permainan wall climbing, lho! Mungkin hal ini juga nggak terlepas dari target audience mereka, anak-anak yang berusia 7 hingga 10 tahun.

*Wall Climbing ini 10 m, lho!

Sedangkan Bumi, rupanya dia cuma tertarik dengan giant globe statue. Mungkin karena memang penasaran ingin tahu ada apa di balik lubang-lubang kecil yang bisa kita lihat dengan teropong :D Jadi, kita memang bisa lihat banyak highlights yang berbeda di setiap benua yang bisa kita intip lewat globe besar ini.

Yang pasti, sih, buat saya dan suami event ini terbilang seru dan bisa dijadikan alternatif dalam mengisi liburan kemarin. Mungkin, ada Mommies yang sempat datang ke event ini juga?

 

 


Post Comment