Kembali ke Nol (Lagi)

“Dimulai dari nol lagi, ya”

Setiap kali bulan puasa dan menjelang Hari Raya Idul Fitri, saya pasti selalu ingat dengan jargon iklan salah satu pom bensin ini. Kata-katanya memang ‘ngena’ dan pas banget, ya. Setelah berpuasa sebulan penuh, tentu kita berharap bisa menjadi seseorang yang jauh lebih baik lagi. Lahir batin bisa lebih bersih layaknya bayi yang baru dilahirkan.

Kenyataannya, untuk bisa kembali ke nol itu kan nggak mudah. Perlu usaha dan tindakan, di mana sejatinya saat bulan puasa kita bisa mengisinya dengan segala hal yang membawa kebaikan dan perubahan yang lebih baik. Saya, sih,  mengakui kalau selama bulan puasa ini belum banyak hal yang bisa saya lakukan.

Ngomongin soal perubahan, menjelang Lebaran ini, P&G dan ragam brand-nya ingin memastikan konsumennya bisa tampil lebih baik dan merasakan perubahan lewat sentuhan dari produk-produknya. Untuk itu, P&G sempat memberikan “surprise gift” pada beberapa rekan wartawan. “Kegiatan make over ini memang baru pertama kali kami lakukan, dengan harapan lewat kejutan tersebut bisa mengubah perasaan dan hari mereka lebih istimewa,” ujar Bambang Sumaryanto selaku Direktur P&G dalam acara media gathering dan buka puasa P&G yang digelar di Kembang Goela belum lama ini.

Ia pun melanjutkan, dengan perubahan sedikit demi sedikit yang dilakukan secara konsisten dan lahir dari keinginan sendiri tentu bisa membawa perubahan kecil ke arah yang lebih baik. Hal ini jugalah yang ingin dikampanyekan produk-produk yang dibawah naungan P&G.

Dalam kesempatan yang sama, beberapa brand Ambassador  P&G seperti Rossa, Artika Sari Devi dan Annisa Pohan sempat berbagi cerita mengenai hal apa saja yang telah mereka lakukan demi membuat sebuah perubahan ke arah yang lebih baik. Saya sendiri sangat terinspirasi dengan pengalaman yang mereka lakukan.

Salah satunya, lewat kegiatan yang dilakukan Artika Sari Devi bersama puteri pertamanya. Ia bercerita kalau dua tahun belakangan ini, ia mempunyai ritual baru dengan melakukan cuci gudang di rumahnya.

“Dari kecil orangtua saya memang  mengajarkan kalau Lebaran tidak ada keharusan untuk menggunakan baju baru. Hal hal ini juga yang saya tularkan pada anak-anak. Malah sudah dua tahun belakangan ini setiap Lebaran saya mengajak anak-anak  memberikan baju yang layak pakai atau bahkan baju yang belum pernah di kita pakai  untuk orang-orang terdekat di rumah,  misalnya asisten rumah tangga.”

Bahkan katanya lagi, tahun ini justru puteri pertamanya Sarah yang mengingatkan dirinya  untuk mulai memilih baju dan cuci gudang. “Jadi kalau malam takbiran, di rumah biasanya ramai banget. Kebetulan di dekat rumah memang banyak anak-anak yatim.”

Jika Artika mengajak puterinya untuk berbagi dengan membagikan pakaian layak pakai, berbeda dengan Rossa. Salah satu diva pop ini ternyata memilih untuk membuka tabungan khususnya saat bulan puasa.

“Kalau umat muslim setiap bulan kan harus menyisihkan zakat 2,5 % dari pendapatannya. Nah, mungkin kalau dikeluarkan setiap bulan,  jumlahnya terasa kecil. Untuk itu saya sekarang punya kebiasaan baru dengan mengumpulkan zakat tersebut dalam sebuah tabungan. Biasanya, kalau bulan puasa menjelang Hari Lebaran seperti ini tabungannya saya buka. Karena digabung jumlahnya akan lebih banyak, dan yang menerima juga lebih berasa. Saya akan sumbangkan ke mesjid, dengan membelikan mukena baru, sarung  atau memeberikan takjil atau disumbangkan ke yayasan anak yatim piatu.”

Lewat cara ini Rosa berharap bisa mengajarkan anaknya untuk lebih bisa berempati pada orang lain. “Selain itu mudah-mudahan cara berbagi seperti ini juga  memberikan efek positif untuk banyak orang,” katanya lagi.

Sedangkan Anissa Pohan, bulan puasa tahun ini dirinya mengaku masih disibukan dengan proyek yang ia kerjakan bersama beberapa teman-temannya.

“Sudah 3 tahun belakangan ini kita sedang menjalankan project Rumah Main Cikeas di bawah Yayasan Tunggadewi. Lewat gerakan ini, kami berharap bisa membuat sebuah gerakan untuk meningkatkan kecerdasan-anak sejak dini dan  menjadi langkah penting untuk membantu pembentukan pribadi anak-anak yang cerdas dan santun di kemudian hari.

Di samping itu, bersama sang suami, Anissa juga sempat mengadakan Ramadhan Night Run. “Nggak nyangka dalam dua hari ternyata banyak yang ikut berpartisipasi sehingga bisa mengumpulkan seribu nasi kotak untuk buka puasa dan sahur.”

______

Nah, bagaimana Mommies, cerita ketiga brand Ambassador ini sangat inspiratif kan?

 


Post Comment