Watch Over Me: Untuk Keamanan Kita

Sejak masih lajang, setiap bepergian, saya kerap mengabari keluarga. Biasanya, saya akan mengirimkan pesan singkat ke Mama yang mengabari kalau saya berangkat dari rumah atau kos, lalu sudah sampai di stasiun atau halte bus, sedang di taksi, dsb, sampai saya tiba di tempat tujuan. Saya juga kerap kali menuliskan nomor lambung taksi saya di status BBM atau posting ke Twitter. Sekarang saya masih terus melakukannya dengan tambahan penerima informasi, si mantan pacar alias suami. Repot? Buat saya sih tidak, apalagi kalau membaca berita-berita kriminal di media massa. Betapa menyeramkannya tempat kita tinggal sekarang, hiks…

Nah sekarang ada aplikasi yang bisa membantu kita untuk otomatis mengabari personal contacts kita mengenai keberadaan kita. Aplikasi ini namanya Watch Over Me dan tersedia di App Store dan Play Store.

Sedikit cerita di balik terciptanya aplikasi ini, Watch Over Me dibuat oleh Xin-Ci Chin. Pada 2012, wanita Malaysia ini diculik ketika sedang masuk ke mobilnya di parkiran sebuah mal di Damansara. Dalam perjalanan bersama dua orang pria penculiknya, Chin melawan dan berhasil melompat dari mobilnya yang sedang berjalan.

Chin selamat. Namun ia menyadari bahwa bila ia tidak berhasil kabur dari penculiknya, tidak akan ada yang tahu bahwa ia diculik. Chin tinggal sendiri, kekasihnya sedang bepergian ke luar kota, orangtuanya juga tinggal luar kota. Dan ia belum lama menghubungi ayahnya sebelum penculikan terjadi. Jadi mungkin teman dan keluarganya baru menyadari bahwa ia hilang paling cepat keesokan harinya. And maybe it would be too late.

Beberapa bulan kemudian, Chin pun bertemu dengan soon-to-be her partner dalam menciptakan Watch Over Me.

Watch Over Me ini sangat mudah untuk digunakan. Setelah diunduh, kita tingggal register dengan mengisi data kita atau menghubungkannya ke akun Facebook. Selanjutnya, kita tinggal memilih beragam situasi yang akan kita lakukan: Walk Home, Walk to My Car, Take A Cab, Meet Someone, atau situasi lainnya. Kalau kita memilih “Take A Cab” maka akan ada kolom untuk mengisi nomor lambung taksi. Kalau kita memilih “Meet Someone” ada kolom untuk nama orang yang akan dijumpai.

Setelah memilih kegiatan yang akan kita lakukan, kita memilih durasi waktu. Misalnya, saya memilih “Take A Cab” selama “20 mins”, Watch Over Me akan men-track perjalanan saya melalui GPS. Dan beberapa menit sebelum 20 menit itu berakhir, akan ada notifikasi yang mengingatkan kita untuk menambah durasi bila kita memang belum sampai atau menekan tombol konfirmasi bahwa kita memang sudah tiba di tempat tujuan.

Bila kita tidak menekan tombol konfirmasi atau menambah durasi perjalanan, instant emergency alert akan terpicu dan mengirimkan SMS dan email ke emergency contact dan juga FB status kita sehingga muncul di timeline teman-teman kita seperti ini:

Bila di-klik, kita akan diarahkan ke laman Watch Over Me yang akan menunjukkan koordinat lokasi terakhir kita.

Watch Over Me dapat digunakan gratis dalam trial mode selama 30 hari, setelah itu kita dapat meng-upgrade-nya dengan berlangganan seharga Rp39.000/bulan. Di versi berlangganan ini, kita bisa memasukkan berbagai macam kegiatan selain yang sudah ada, unlimited SMS alerts ke emergency contacts, unlimited number of emergency contacts (kalau yang versi trial hanya bisa memasukkan satu nomor), dan fitur untuk memicu emergency alerts hanya dengan menggoyangkan ponsel kita.  Dan bila kita mau, fungsi rekam video dapat dijalankan secara otomatis dan mengirimkannya ke personal contact kita.

Buat saya, walaupun rasanya kita sudah maksmimal berhati-hati, tidak ada salahnya mengoptimalkan fungsi smartphone kita dan mengunduh aplikasi ini untuk membantu kita. Mudah-mudahan sih fitur emergency alert tidak harus kita gunakan ya :)


Post Comment