Ayam Suwir Dan Lawar Kacang Panjang Khas Bali

Enam tahun tinggal di Bali, membuat saya terbiasa dengan hidangan khas Pulau Dewata. Rasa rempahnya yang kuat serta rasa pedasnya benar-benar cocok di lidah.  Tahun 2008 saya menyelesaikan pendidikan dan harus kembali ke kampung halaman.  Di Jakarta dan sekitarnya tidak terlalu mudah mendapatkan hidangan khas Bali yang otentik. Saya dan suami (yang juga lulusan Bali) sempat mencoba 1 restoran yang menjual menu masakan Bali. Tapi buat lidah kami, tetap saja rasa (dan pastinya harga) tidak bisa menyaingi warung nasi di Bali langganan kami dulu. Sampai akhirnya saya memutuskan untuk memasak sendiri 2 menu favorit saya..

Ayam Suwir Pedas (resep asli dari sini)

Bahan:

  • 250 gr dada ayam tanpa tulang, rebus, suwir-suwir. Jangan buang air kaldunya.
  • 80 ml santan kental.
  • Minyak untuk menumis.
  • 2 batang serai ambil putihnya, pipihkan
  • 2 ruas lengkuas, pipihkan
  • 4 lembar daun salam
  • 3 lembar daun jeruk

Bumbu Halus:

  • 5 butir bawang merah
  • 3 butir bawang putih
  • 6 buah cabai rawit merah keriting
  • 1 sendok teh terasi
  • 1/2 sendok teh merica butiran
  • 1 ruas kunyit, bakar sebentar
  • 1 ruas kencur
  • 1 sendok makan gula merah
  • Garam secukupnya
  • 2 sendok makan air asam jawa

Cara Membuat:

  • Tumis bumbu halus sampai harum lalu masukkan serai, lengkuas, daun salam dan daun jeruk.
  • Jika sudah berubah warna, masukkan sisa air kaldu saat merebus ayam.
  • Masukkan ayam dan santan, aduk sampai air menyusut.

 

Lawar Kacang Panjang (resep asli dari sini, saya buat 1/2 resep)

Lawar yang saya buat ini termasuk jenis lawar putih. Ada jenis lawar yang lain, yaitu lawar merah ada campuran darah binatang.

Bahan:

  • 15 utas kacang panjang
  • 30 gr kelapa parut, sangrai/panggang
  • 3 siung bawang putih dihaluskan bersama 1 ruas kencur
  • 30 ml santan kental
  • 10 buah cabai rawit merah (sesuaikan selera, jika tidak suka pedas, bisa kurangi jumlahnya atau ganti dengan cabai merah keriting), iris tipis lalu digoreng
  • 5 siung bawang merah, iris dan digoreng kering
  • 1 bungkus terasi udang siap pakai
  • 1 buah jeruk limau
  • 3 sendok makan gula merah

Cara membuat :

  • Tumis campuran bawang putih dan kencur sampai harum kemudian tambahkan terasi dan gula merah.
  • Tambahkan santan dan kelapa parut.
  • Terakhir masukkan kacang panjang dan cabai, aduk rata.
  • Angkat saat warna kacang panjang masih hijau segar agar masih ada sensasi kres-kres sayur segarnya.
  • Tetesi air jeruk limau.
  • Siap disantap bersama ayam suwir dan nasi hangat.

Selamat mencoba!


3 Comments - Write a Comment

Post Comment