Today’s Outfit: Baju ‘Megar’ Nadira

Layaknya anak perempuan, Nadira sukaaaa sekali baju yang feminin dan, dalam istilahnya, megar. Jadi tiap kali saya membelikan atau menjahit baju untuknya, “megar” itu harus selalu jadi kriteria nomor satu.

Beberapa minggu lalu, seorang saudara menikah dan saya serta suami diminta jadi pengiring pengantin. Kami pun diberi bahan seragam untuk dijahit. Seperti kebiasaan saya, jika diberi bahan seragam, saya tidak hanya akan menjahit baju untuk diri sendiri. Tapi saya juga akan menjahit baju untuk Nadira dari bahan yang sama. Lumayan untuk kembaran dan dipakai lain kali, bukan?

Kali ini saya nggak mau baju Nadira berbentuk plek-plek kembaran dengan baju saya. Setelah menguprek internet, saya menemukan dress tumpuk tiga yang so cute dan feminin di artikel Ria Miranda for kids. Tentu saya modifikasi sedikit modelnya. Tapi saya sih yakin Nadira suka. Dan benar saja. Begitu bajunya selesai dijahit oleh penjahit langganan, Nadira terpukau dan enggan mencopotnya! Setelah dibujuk-bujuk, baru mau dicopot. Itu pun dia tiap hari bertanya kapan acara “temanten” (resepsi) digelar. Soalnya dia ingin segera buru-buru pakai baju ini, hihihi..

Anyway, here’s the look. Saya suka sekali karena bajunya lucu dan cantik. Tapi, karena bertumpuk-tumpuk, bahan sepanjang 2,5 meter langsung habis untuk baju ini!

 

 


One Comment - Write a Comment

Post Comment