Asyiknya Makan Cokelat!

Siapa, sih, yang nggak suka cokelat?

Orangtua biasanya melarang anak makan cokelat, alasannya? Karena terlalu manis, bisa merusak gigi. Atau bisa menimbulkan alergi, bagi beberapa anak.

Saya termasuk orangtua yang tidak melarang Langit makan cokelat, tapi juga tidak menyediakan. Jadi, kalau ada yang menawari dia makanan rasa cokelat, ya, nggak apa-apa juga, sih.

Padahal nih, mengonsumsi cokelat memiliki banyak keuntungan, lho! Dari situs ini, saya mendapatkan bahwa cokelat dapat mengaktifkan zat kimia pada otak berupa serotonin yang bisa mencegah depresi dan rasa gelisah. Selain itu polifenol yang banyak terkandung pada cokelat merupakan antioksidan yang mampu melindungi sel-sel dalam tubuh dari radikal bebas penyebab penyakit.

Si kecil batuk karena makan cokelat? Humm, kalau dari Huffingtonpost, saya mendapatkan fakta bahwa cokelat bisa meredakan batuk, lho! Ini karena kandungan cokelat yang bernama theobromine bisa mengurangi aktivitas vagus nerve, bagian dari otak yang memicu terjadinya batuk.

Beberapa waktu lalu, Langit lagi ngefans sama yang namanya Molten Cake alias Choco Lava Cake. Saya mendapatkan Molten Cake ini dari akun Twitter @TotatBoby. Molten Cake ini juga bisa didapatkan di facebook mereka: Totat.

Yang mengejutkan dari Molten Cake-nya @TotatBoby adalah walaupun pembuatnya pria, single alias belum punya anak, tapi Boby sangat memerhatikan bahan-bahan yang ia gunakan agar aman dikonsumsi oleh semua jenis usia. Dan yang pasti, rasanya enak! Bagi saya yang memang nggak terlalu suka manis, Molten Cake @TotatBoby ini rasanya pas. Secara ya, kadang-kadang cake apalagi rasa cokelat manisnya suka ‘ngegigit’.

Saya sempat ngobrol dengan Boby, kenapa tertarik menekuni bidang ini. Karena bagi saya, pria mau melepas pekerjaan yang cukup mapan untuk kemudian menekuni bisnis kuliner agak ‘berani’. Psst, Boby membuat semua Molten Cake ini sendiri, lho, tidak dibantu siapapun! O, ya, satu lagi, ternyata, menurut ibunya, sejak kecil Boby bercita-cita menjadi koki. Lesson learned: jangan pernah meremehkan cita-cita anak, ya, Mommies. Walaupun terdengar konyol, tapi kita nggak pernah tau apa yang akan terjadi di masa depan. Ya kan?


2 Comments - Write a Comment

Post Comment