Avent Straw Cup

 

Memilih straw cup ternyata tidak semudah yang saya bayangkan. Ternyata ada banyak hal yang perlu diperhatikan. Dari mulai bahan botolnya, apakah anti tumpah atau tidak, kemudahan membersihkan sedotannya, apakah tutupnya mudah dibuka tutup, dan lain sebagainya.

Sebelum bertemu dengan botol kesayangannya, Menik pernah mencoba tiga produk yang biasa dipakai oleh banyak anak-anak semurannya. Pernah cocok dengan satu straw cup, namun hilang karena tertinggal di restoran. Ketika mau dibeli lagi, sudah tidak ada, karena merupakan produk impor. Bisa sih beli di OL shop, tapi ternyata waktu itu harus PO, dan harus menunggu kurang lebih 2 minggu. Sehingga batal saya pesan.

Kenapa susah sekali mencari straw cup? Karena Menik tidak pernah memakai dot atau sippy cup, jadi ketika dikenalkan dengan straw cup, Menik terlihat bingung. Hingga suatu hari, karena kepepet mau pergi keluar kota, dan saya butuh straw cup agar di mobil tidak tumpah-tumpah karena minum langsung dari botol air mineral, saya duduk di depan deretan straw cup di sebuah toko bayi di Bandung. Setelah membaca satu demi satu spesifikasinya, saya memutuskan untuk mengambil Avent Straw Cup yang 260ml. Ciri khas botol gendut milik Avent ini terlihat enak dipegang, diperuntukkan bagi anak-anak usia 12 bulan ke atas. Cara membuka dan menutup botolnya cukup mudah, tinggal diputar dan keluarlah sedotannya. Untuk membuka tutup dan mengisi, agak tricky, namun jelas ini membuat anak tidak bisa membuka sembarangan, jadi tidak akan tumpah.

Pertama kali minum menggunakan Avent Straw Cup, Menik langsung senang, karena minumnya jadi banyak. Hahaa. Saya penasaran, dong, kenapa doyan? Iseng saya coba minum dari straw cup-nya, ternyata susah disedot, loh! Jadi butuh usaha, seperti saat minum ASI dari payudara. Harus disedot dengan kuat. Ini mungkin yang membuat Menik merasa familiar dengan cara menyedotnya, dan tidak ada semburan air kencang seperti dari sedotan biasanya. Oh, tidak perlu takut keselek, airnya mengalir pelan sekali. Ketika membeli straw cup ini, saya juga membeli Avent Straw Replacement Brush Set. Isinya 2 sedotan pengganti dan satu sikat kecil untuk menyikat dalam sedotan. Sehingga tidak perlu takut ada kotoran menempel yang tertinggal di dalam sedotannya.

Avent Straw Cup ukuran 260ml ini saya dapatkan dengan harga Rp.120.000,- untuk dan Brush Set dengan harga Rp.55.000,-

P.S: Saat ini, Menik sudah pakai yang 360ml, seperti yang terlihat di foto :D


9 Comments - Write a Comment

  1. Wah, ternyata memang ada harga ada rupa ya. Kemarin2 pas cari straw cup untuk Rasya gue terbentur sama keterbatasan pilihan di sini. Mau beli online kalau cuma beli 1 mahal di ongkir, hiks. Tapi review ini jadi bikin pengen beli Avent Straw Cup pas nanti ketemu mall sebulan lagi hehehe. TFS :)

  2. Anak-anak gw juga pake ini, tapi yang biru. Maliq (2 tahun 9 bulan) pake yang besar, Omar (1 tahun 3 bulan pake yang kecil). Selain gambar, bentuk dan warnanya yang lucu, Avent Straw Cup juga tahan banting lho. Hampir setiap selesai minum, Omar selalu banting Straw Cup nya, tapi masih awet aja. Dan gak tumpah pas jatuh. Yang bikin tricky emang buka tutupnya dan nyuci printilannya. Baru tau ada replacement strawnya. Ntar coba cari ah, punya Omar udah mulai menguning gara-gara sering digigitin. TFS ya!

Post Comment