banner-detik
PREGNANCY

Ternyata Cuma Mitos

author

adiesty27 Jun 2013

Ternyata Cuma Mitos

Waktu hamil Bumi dulu, hal pertama yang terlintas dalam benak saya adalah mengumpulkan informasi sebanyak-banyaknya. Namanya juga pengalaman pertama jadi new mom, jadi memang pengetahuan soal kehamilan belum begitu banyak. Dengan begitu saya pun mulai mencari tahu informasi kesehatan kehamilan. Mulai dari membaca berbagai literatur, ikutan beberapa forum, termasuk bertanya pada orang tua dan teman-teman yang sudah punya pengalaman  lebih dahulu dari saya.

Tapi, dari seabrek informasi yang saya dapatkan, kok, rasanya banyak banget rentetan daftar aturan yang nggak boleh saya lakukan saat hamil. Nggak boleh ini, nggak boleh itu...  Duh! Apa iya, kehamilan itu begitu membelenggu?

Bukannya apa-apa, sih, banyak sekali aturan baik yang boleh atau tidak itu yang nggak masuk akal dan cuma bikin bingung. Dan, kalau dipikir-pikir, semuanya ternyata itu cuma mitos belaka. Saat dikroscek ke dokter kandungan saya dulu, dr. M. Soemanadi SpOG dari RSB. Asih, ia bilang kalau hamil itu bukan berarti nggak boleh ini itu. Semua makanan pada dasarnya boleh dikonsumsi, termasuk steak. Tapi, memang porsinya nggak boleh berlebihan dan kalau untuk steak harus di grill sampai matang.

Selain informasi nggak boleh makan steak atau sate ayam, ada banyak banget larangan yang saya anggap sebenarnya masuk dalam kategori mitos. Contohnya seperti di bawah ini:

Hamil= Hindari Kopi

Kopi merupakan minuman kegemaran saya setelah air putih. Dalam sehari, rasanya nggak afdol kalau nggak minum kopi. Jadi, saat banyak yang bilang kalau perempuan hamil nggak boleh ngopi, saya nggak rela! Saya pun akhirnya bertanya dengan dokter spesialis kandungan saya, dr. Soemanadi SpOG. Waktu itu ia bilang kalau sebenarnya ibu hamil bukannya dilarang minum kopi, tapi hanya takarannya dibatasi saja.

Sebuah fakta lain yang dibuktikan lewat Kongres Amerika of Obstetricians dan Gynecologists juga menyebutkan kalau mengonsumsi moderat kafein (sekitar 200 mg per hari) masih tergolong dalam zona aman dan tidak membahayakan janin. Sementara itu, bagi ibu menyusui, konsumsi kopi tidak boleh lebih dari tiga cangkir per hari.

Ibu hamil nggak boleh makan nanas

Dari sekian banyaknya buah yang ada, nanas merupakan salah satu buah kegemaran saya. Rasanya yang asam manis, bisa membuat mata jadi segar lagi. Apalagi kalau makannya ditambah dengan bumbu rujak. Mak nyosss! Jadi, saat ada yang bilang kalau saat hamil nggak boleh makan nanas, saya pun bertanya-tanya,"Apa iya?"

Saya masih ingat ingat betul,  dokter kandungan  saya waktu itu bilang kalau sebenarnya makan nanas saat hamil sama sekali tidak dilarang. Toh, nanas mengandung gizi yang sangat baik untuk tubuh, khususnya untuk perempuan hamil. Kandungan  vitamin A, vitamin C, kalsium (Ca), fosfor (P), magnesium (Mg), zat besi (Fe), natrium (Na), kalium (K), gula dektrosa, sukrosa dan serat justru sangat baik untuk membantu perkembangan janin.

Makan  pedas= rambut anak jadi tipis

Rambutnya Bumi saat Bayi, nyaris nggak ada :D

Saat Bumi lahir, rambutnya memang nggak lebat. Tapi saya yakin hal ini bukan dikarenakan waktu ia masih di kandungan, ibunya nggak bisa ketinggalan makan makanan pedas, terutama rujak! Kalau saya pikir, ini kerena memang ini murni faktor genetik. Bagaimana Bumi bisa punya rambut yang lebat kalau ibu bapaknya sejak kecil dan sampai sekarang rambutnya  terbilang tipis?

Waktu hamil dulu, saya memang nggak bisa ninggalin makanan pedas. Paling banter, ya, hanya mengurangi rasa pedasnya supaya saya nggak kena diare. Lah, wong, saat hamil nafsu makan jadi turun drastis, jadi salah satu cara menggugah selera makan, ya,   dengan mengonsumsi makanan pedas.

Saya juga pernah membaca salah satu artikel di Babycenter, yang mengatakan bahwa sebenarnya saat perempuan hamil makan makanan pedas yang terjadi adalah makanan tersebut bisa menyebabkan iritasi dan  diare, yang berujung pada terjadinya dehidrasi. Yang ditakutkan kalau terjadi dehidrasi, perempuan hamil bisa mengalami kontraksi pada perutnya.

Minum es=  bayi besar

Waktu hamil, terutama saat hamil besar, pasti bawaannya pasti gerah, deh. Jadi selain doyan ngadem di ruangan ber-AC, waktu itu hampir setiap hari saya minum air putih es. Sesekali, saya pun membeli es buah. Minum es dengan tambahan sirup atau jenis pemanis lainnya memang sengaja saya kurangi. Alasannya bukan karena takut anak yang ada dalam kandungan membesar, tapi takut saya yang terkena obesitas, hehehehe.

Waktu itu dokter kandungan saya juga bilang kalau minum air es itu nggak ada hubungannya sama sekali dengan membuat anak kita jadi gemuk atau besar. Yang bisa membuat gemuk itu, ya, kandungan gula yang berlebih. Gula itu kan masuk kedalam kategori karbohidrat simpleks (sederhana), yang bisa menyebabkan tubuh menjadi gemuk. Sedangkan untuk janin sebenarnya masih belum butuh karbohidrat dalam jumlah banyak.

Kalau empat hal di atas merupakan mitos yang akhirnya tetap nggak bisa saya lepaskan waktu ngejalanin masa kehamilan dulu, bagaimana dengan Mommies? Hal apa saja sih yang Mommies anggap mitos  selama hamil? Share di sini, yuk :)

Share Article

author

adiesty

Biasa disapa Adis. Ibu dari anak lelaki bernama Bumi ini sudah bekerja di dunia media sejak tahun 2004. "Jadi orangtua nggak ada sekolahnya, jadi harus banyak belajar dan melewati trial and error. Saya tentu bukan ibu dan istri yang ideal, tapi setiap hari selalu berusaha memberikan cinta pada anak dan suami, karena merekalah 'rumah' saya. So, i promise to keep it," komentarnya mengenai dunia parenting,


COMMENTS


SISTER SITES SPOTLIGHT

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan