Multifunction Mom and Baby Gears

Kalau dulu, nih, semua peralatan bayi rasanya harus punya! Tapi, seiring berjalannya waktu, saya menyadari bahwa nggak semuanya harus kita miliki *ceile*. Seiring berjalannya waktu, saya belajar bahwa banyak sekali barang yang harus atau nggak usah dibeli. Atau ada juga barang-barang yang multifungsi!

Iya, multifungsi. Alias, bisa dipakai anak, bisa digunakan juga oleh ibu. Atau waktu pemakaiannya yang panjang. Intinya produk ini dibeli karena fungsinya nggak hanya semacam saja. Ini beberapa contohnya:

  • Diaper bag.

Kebetulan saat harus membeli diaper bag, saya menjatuhkan pilihan ke sebuah sling diaper bag bermotif retro. Alhasil, ketika fungsinya sebagai diaper bag usai, saya kerap menjadikan tas ini sebagai traveling bag. Pokoknya, nggak mau rugi. Persis seperti yang pernah diceritakan oleh Madamkoo di sini.

  • Tabir surya.

Saya rajin mengoleskan tabir surya ke Langit sejak ia berusia 1 tahun. Si ibu cerdas (baca pelit) ini selalu membeli produk tabir surya yang aman untuk digunakan untuk anak juga. Pastikan tabir surya yang dipilih berbahan alami dan tidak mengandung parfum untuk meminimalisir risiko alergi.

  • Kosmetik anak.

Urusan kosmetik anak, sebenarnya antara perlu nggak perlu. Yang saya kategorikan di sini adalah yang fungsional, ya, semacam minyak telon yang suka saya gunakan juga (wanginya enak!), pelembap bibir yang bisa digunakan untuk kulit kering juga, serta ada salep Bepanthen yang selain saya gunakan saat Langit ruam popok juga bisa digunakan sebagai penyembuh saat puting saya lecet akibat menyusui. Bahan yang terkandung dalam Bepanthen membantu memperbaiki lapisan pelindung alami pada kulit. Sehingga salep ini tak hanya berfungsi untuk menyembuhkan ruam popok tapi juga iritasi kulit yang disebabkan karena sengatan sinar matahari, kekeringan kulit atau puting lecet tadi.

  • Kain gendongan

Memang, zaman sekarang gendongan sudah modern bentuk dan rupanya, favorit saya tetap kain jarik! Walaupun saya nggak bisa pakai sendiri (serius, buat saya, susah banget pakai ini. Hahaha) tapi kain jarik ini fungsinya lebih beragam. Coba nih, selain buat gendong bisa juga buat selimut atau alas kalau kita ingin mengganti pakaian/ popoknya atau hanya untuk tidur. Sebagai ibu-ibu yang mengedepankan ke-simple-an sebuah produk, kain jarik is the best invention, ever! Haha. Ditambah lagi, kain jarik tak lekang oleh waktu. Kain jarik yang saya gunakan untuk menggendong Langit adalah milik saya waktu bayi, lho! Kain ini sekarang saya simpan baik-baik, siapa tau masih bisa dipakai saat Langit punya anak nanti.

Nah, itu produk-produk yang bisa saya dan Langit pakai secara bersamaan. Menurut saya pribadi, kita sebagai orang tua harus pandai-pandai memilih produk apa yang waktu pemakaiannya dan benar-benar bermanfaat. Karena kalau dipikir-pikir, banyak sekali produk yang sebenarnya nggak perlu-perlu banget dibeli tapi karena promosi (atau semua orang memakai? Hihi) alhasil kita jadi merasa perlu membelinya juga. Saya jadi teringat sama kalimatnya Bunda Wati (dr. Purnamawati), “Daripada beli macam-macam, mendingan duitnya buat dana pendidikan anak”. Menohok, yaaa…. :D


6 Comments - Write a Comment

  1. weewww.. setuju banged! kain jariknya oke punya tuh.motif dan warnanya pun sama persis dengan punya saiya :)
    sampai anak sy, Eva-7th, dan adiknya,Febby-5th, masih bagus banget. selain bwt selimut jg bisa dipake mainan sama Eva dan Febby, pake kamben klu lg mainnya jadi penjual jamu gendong, dililit gitu aja kalo lg jadi penyanyi india atau dipasang di rambut klu jadi rapunzel secara jain jarik lumayan panjang kan…

    1. Hihihi, samaa, jariknya juga suka dipake Langit untuk mainan. Tapi masih berguna, suka aku bawa juga sampe sekarang apalagi kalo lagi road trip. Bisa buat alas tidur, selimut, atau tutup badan kalo terpaksa ganti baju depan umum (anak gue maksudnya, haha)

Post Comment