Makan Kiwi, Yuk!

Dari dulu, sembelit merupakan salah satu penyakit menahun yang saya alami. Untungnya, sejak menikah terutama setelah memiliki Bumi,  bisa dibilang sistem pencernaan  saya sudah jauuuuuh membaik.

Saya rasa, hal ini nggak terlepas karena pola makan saya yang mulai berubah. Apalagi saat mengandung Bumi, saya yang dulunya sangat gampangan memilih makanan akhirnya jauh lebih hati-hati dan memperhatikan kadar nutrisi makanan. Satu caranya, setiap hari wajib makan sayur mayur dan buah-buahan.

Waktu itu, buah yang sering saya  makan adalah buah kiwi. Lewat berbagai informasi, saya mengetahui kalau buah ini memang sangat dianjurkan untuk ibu hamil. Kandungan buah kiwi ternyata kaya akan asam folat dan bahkan lebih besar dibandingkan buah lainnya seperti durian, pisang, atau stroberi, sehingga bisa membantu tubuh dalam memproduksi dan menjaga kesempurnaan DNA. Makanya, ibu hamil atau ibu yang berniat hamil perlu mengonsumsi asam folat dalam jumlah yang cukup banyak setiap hari.

Kebiasaan semasa hamil ini pun akhirnya terbawa sampai sekarang. Setiap belanja bulanan, buah kiwi selalu masuk dalam daftar belanja. Setiap hari, saya memang berusaha selalu memberikan buah untuk Bumi. Untuk buah kiwi, saya sudah mulai mengenalkannya sejak MPASI, tapi waktu itu porsinya masih sangat sedikit, dan biasanya saya mix dengan buah-buahan lainnya seperti pisang.

Dan, ternyata benar saja, lho, buah khas Selandia Baru ini memang memiliki sejuta manfaat untuk tubuh karena kandungan nutrisi yang ada di dalamnya. Hal ini saya ketahui lewat pemaparan pakar gizi Dr. dr. Fiastuti Witjaksono, MS, Sp.GK dalam workshop Zespri Kiwifruit di Club House, Ecopark Ancol, Taman Impian Jaya Ancol, beberapa waktu lalu.

Waktu itu, dr. Fia juga juga mejabarkan beberapa fakta yang membuktikan bahwa masyarakat Indenesia memang masih kurang peduli dalam hal mengonsumi sayur dan buah-buahan. Sebuah riset menunjukan sebanyak 93,6 persen penduduk Indonesia dengan usia lebih dari 10 tahun kurang mengonsumsi sayuran dan buah-buahan. Padahal buah-buahan memberikan manfaat yang sangat baik untuk kesehatan tubuh. Nggak cuma untuk membantu proses sistem pencernaan, tapi lebih secara keseluruhan.

Dokter spesialis gizi klinis RSCM ini menjelaskan kalau buah kiwi merupakan salah satu yang paling disarankan. Buah ini memiliki kandungan berbagai vitamin serta serat yang tinggi, sehingga efek mengonsumsi buah kiwi bisa kita rasakan dalam waktu yang relatif cepat. Buah ini nggak hanya mampu memperlancar saluran pencernaan, tapi juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh, bisa membantu proses diet, dan bagus untuk kesehatan kulit.

Seperti yang dikatakan dokter yang tergabung dalam Pengurus PDGKI (Perhimpunan Dokter Gizi Klinik Indonesia), karena buah kiwi memiliki kadar serat yang tinggi dan kandungan kalorinya yang sedikit, buah ini sangat baik untuk perempuan yang ingin memiliki tubuh yang ideal.

“Karena seratnya tinggi itu menyebabkan rasa kenyang yang lebih cepat, jadi misalnya kita lagi diet, kita pengen makan, ya sudah kita makan buah saja dulu supaya seratnya banyak supaya nanti saat kita makan menjadi lebih sedikit,” terang dr. Fiastuti waktu itu.

Buah kiwi juga memiliki vitamin C yang dua kali lebih tinggi daripada jeruk dan vitamin E yang lima kali lebih tinggi dibanding apel. Jadi nggak heran, ya, kalau buah ini bagus dikonsumsi dan memberikan manfaat besar untuk kesehatan kulit. O, ya, dr. Fiastuti juga menerangkan kalau kandungan antioksidan yang terdapat dalam buah kiwi juga ampuh untuk melawan penuaan dini karena mencegah kerusakan sel akibat proses oksidasi.

Kalau ada yang berpikir buah kiwi ini masam, rasanya salah besar, ya? Sekarang ini banyak sekali buah kiwi yang berkualitas dan rasanya manis. Salah satunya varietas baru yaitu kiwi SunGold yang dikeluarkan Zespri Indonesia.  Kiwi ini diklaim lebih padat gizi daripada dua varietas sebelumnya yaitu kiwi green dan kiwi gold.

Sebagai salah satu perusahaan kiwi asal New Zealand, Zespri, memang ingin mengajak masyarakat Indonesia untuk lebih banyak mengonsumsi buah secara teratur, dan dapat merasakan manfaat besar dari kiwi. Untuk itu, perusahaan yang sudah ada di Indonesia sejak lima tahun lalu itu ingin masyarakat melalui kampanye ‘Feel the Difference’ mengonsumsi buah kiwi selama 14 hari.

“Zespri ingin mengajak masyarakat untuk merasakan perbedaan dengan mengonsumsi buah kiwi secara teratur selama 14 hari, dari pengalaman yang ada, paling tidak 7 kali setelah 7 hari baru mulai terasa, setelah 14 hari paling tidak ada reaksi yg dirasakan,” papar Yuyuh Sukmana, selaku Market Development Manager Indonesia

Buah kiwi jadi salah satu buah favorit Bumi, lho! Mungkin karena cara makannya mudah, buah kiwi cukup dibelah dua dan langsung di-scoope tanpa perlu mengupas kulitnya, jadi Bumi bisa memakannya sendiri. Biasanya, sih, untuk menghilangkan kebosanan, sesekali saya membuat jus kiwi yang dicampur dengan buah lainnya dengan tambahan yoghurt. Menurut dr. Fia, hal ini juga nggak akan mengurangi kadar nutrisi yang ada didalam buah kiwi, justru menambahkan buah lainnya akan menambah kandungan lainnya.

Aduh, jadi pengen makan kiwi, nih!

 

 


One Comment - Write a Comment

Post Comment