Wednesday Wishlist: Matras Magniflex

Kalau ditanya apa yang saya rindukan setiap hari, khususnya setelah melakukan perjalanan jauh, jawabanannya ada tiga; anak, suami dan kasur! Ya, setelah kangen sama Bumi dan Doni, suami saya, hal yang selalu bikin saya kangen itu adalah kasur. Tempat di mana saya bisa istirahat ataupun sekedar leyeh leyeh sambil sambil nonton DVD atau film serial favorit saya. Apalagi kalau bisa ditemenin sama dua pria saya ini. Wah, rasanya, tuh, surga banget!

Rasanya, nggak cuma saya, ya, kalau yang sudah di atas kasur yang  empuk dan nyaman,  rasanya suka jadi males ngapa-ngapain. Kalau sudah begini, ujung-ujungnya pasti, bikin saya cepat terlelap bahkan sebelum hitungan ke sepuluh, hahahaha. Ngomongin soal kasur atau matras, saya memang sedang berencana untuk menggantinya dengan yang baru. Bukannya apa-apa, sih, usia kasur saya memang sudah cukup lanjut usia.

Kalau kebanyakan pengantin baru kerap membeli kasur baru, saat menikah dulu, saya memang memutuskan untuk tetap memakai kasur yang lama. Tapi setelah menikah empat tahun apalagi sudah ada Bumi, kok, rasanya saya butuh kasur baru, ya. Paling nggak, dengan adanya kasur baru saya bisa mulai mengajarkan Bumi untuk tidur terpisah, meskipun masih dalam satu kamar.

Belum lama ini, saya hadir di peluncuran matras Magniflex. Setelah hadir di beberapa negara, seperti Italia, Jerman, AS, Jepang, China, dan sebagainya, kini Matras asal pabrikan Italia ini memang hadir dan mulai mengincar pasar Indonesia. Di sini, Magniflex disediakan dan dipasarkan oleh PT.Home Center Indonesia atau yang lebih dikenal sebagai Informa. Setelah menjelaskan pemaparan berbagai kelebihan matras ini, saya jadi tertarik.

Selain memang matras menggunkan bahan material khusus, di mana terbuat dari inivative memory foam yang dirancang khusus  dan juga merupakan karya revolusioner Magniflex, yang disebut juga dengan Momoform Magnifoam, matras ini dirancang dengan struktur pori-pori lebar sehingga  membuat matras ini lebih aman digunakan bahkan oleh mereka yang rentan alergi debu, karena tidak menyimpan debu atau bakteri terlalu lama yang rentan menciptakan pertumbuhan jamur. Umh, mengingat Bumi juga sangat sensitif dengan debu, kok, rasanya matras ini menjadi must have items di keluarga saya, yah.

Adanya struktur pori-pori yang terbuka ini juga memungkinkan udara mengalir di dalam kasur sehingga membuat nyaman dan sangat lembut serta mampu menghindari kontraksi atau tekanan terhadap pembuluh darah. Selain itu, ternyata Momoform Magnifoam dalam matras juga berfungsi untuk menyesuaikan bentuk tubuh secara sempurna dan cepat.

Produk ini juga mengklaim kalau ramah lingkungan. Hal ini bisa dilihat dari adalah proses pengemasan saat pengiriman. “Kami memiliki teknologi sistem pengemasan vakum. Produk akan dikompres dan digulung untuk memudahkan pengemasan. Alhasil, teknologi vakum ini membantu menghemat energi bahan bakar, karena dalam sekali pengiriman, bisa memuat lebih banyak matras. Setelah dibuka, hanya butuh sekitar 24 jam agar matras mengembang sempurna. Saat pengiriman, dengan teknologi vakum ini pun membantu menjaga higienitas karena tersimpan dalam plastik,” ungkap Marco Magni selaku Presiden Magniflex saat peluncuran matras beberapa waktu lalu di Informa Gandaria City.

Untuk harga, Magniflex memang memasarkannya dengan beberapa tahapan harga yang disesuaikan ukuran. Untuk bantal, dijual mulai harga 2 jutaan, sedangkan untuk matras  harga mulai dari sembilan juta rupiah. Cukup mahal, ya? Tapi mengingat kualitas yang ditawarkan begitu banyak, rasanya harga segitu setimpal, yah. Aaaah…. jadi mau buru-buru punya matras baru :)


Post Comment