Food for Toddler: Safe & Nutritious

Mommies, sudah tahu belum kalau awal Juni ini Mommies Daily akan menggelar demo cooking class “Food for Toddler: Safe & Nutritious”? Acara yang akan didukung oleh Command ini akan menghadirkan narasumber Mas Arief T Nur Gomo STP, Msi (food scientist). Rencananya, Mas Arief nanti akan akan demo masak dua resep yang cocok dihidangkan untuk anak-anak usia toddler. Berhubung Bumi sekarang sudah tiga tahun, rasa pas banget, deh acara ini.

Selain mau berguru masak makanan yang sehat, di event ini saya juga mau tambah ilmu soal bagaimana memenuhi kandungan gizi dan nutrisi yang seimbang untuk Bumi. Plus, mencari tahu bagaimana sih caranya membuat makanan agar tetap higienis. Mas Arief nantinya mau memberikan banyak bocoran, hal apa saja sih yang harus kita perhatikan selain melihat kandungan gizi yang seimbang?

Sebagai orangtua, kita pasti ingin memberikan yang terbaik untuk si kecil. Apalagi soal gizi dan nutrisinya. Biar gimana pun, anak balita seperti Bumi kan masih dalam masa pertumbuhan, dimana makanan yang diasup sangat memegang peran penting bagi pertumbuhan dan perkembangannya. Dengan gizi dan nutrisi yang optimal, saya yakin juga akan mempengaruhi tingkat kecerdasan anak.

Jadi ingat, sebulan menyongsong Bumi MPASI, saya sudah mulai sibuk. Mulai dari menyiapkan alat-alat masak, mencari bahan makanannya sampai browsing beragam menu MPASI. Menyenangkan, deh, rasanya! Saya rasa, setiap ibu pasti akan sangat antusias saat anaknya memasuki masa MPASI. Iya, nggak? Saya pun begitu.

Karena ingin mengenalkan Bumi dengan makanan yang sehat, mau nggak mau saya dan suami pun harus membiasakan makan sehat. Harapannya, kami bisa menanamkan pola makan padanya.  Biasanya kan, pola makan orang tua akan menurun pada anaknya, tuh, yah.

Kegemaran makan mie instan dengan irisan cabai rawit atau memesan junk food pun mau nggak harus mulai bisa ditahan. Bahkan, suami saya yang nggak doyan ikan dan telur harus pura-pura suka kalau makan di depan Bumi, hahahhaa. Adanya anak memang banyak merubah pola hidup ke arah yang lebih baik, ya.

Selagi Bumi masih dalam masa konsumen pasif, yang artinya ia belum mampu memilih makanan yang ia ingin tetapi hanya menerima jenis makanan yang disajikan, saya memang berusaha untuk memberikan asupan makanan yang terbaik, mudah dicerna dan mengandung nutrisi lengkap. Tapi tentunya, tetap tidak menyampingkan jenis makanan yang ia disukai.

Selain memperhatikan kandungan nutrisi makanan, hal yang juga perlu diperhatikan adalah menjaga kebersihan alat masaknya. Mungkin langkah awal yang bisa kita lakukan dengan cara menghindari kebiasaan buruk menumpuk terlalu lama peralatan masak dan makanan yang sudah dipakai dalam tempat cuci piring. Kalau sudah selesai digunakan, ya, langsung dicuci. Dengan cara ini saya juga bisa memastikan makanan yang kita sajikan lebih higienis dan sehat. Dapur pun jadi cepat bersih.

Pada kenyataannya, memberikan makanan bergizi ternyata nggak jadi jaminan bagi seorang balita untuk bertumbuh dan berkembang secara optimal. Banyak sekali  anak balita yang mengalami gangguan pertumbuhan dan perkembangannya lantaran mengkonsumsi makanan yang tidak aman yang diolah tanpa memperhatikan segi-segi keamanannya.

Harapannya, dengan mengikuti acara “Food for Toddler: Safe & Nutritious” yang akan dilangsungkan di awal Juni ini, saya bisa memberikan asupan makanan terbaik untuk Bumi. Baik dari nilai nutrisi ataupun segi keamanannya. Ikutan juga, yuk, Mommies. Yang mau daftar, bisa langsung klik di sini http://www.femaledaily.com/showthread.php?p=3216557#post3216557.

 

 


Post Comment