Temukan Indonesiamu!

Memasuki 40 tahun berkiprah di Indonesia, AQUA bersama Danone tidak ingin hanya sekedar menjadi “brand lama”. Danone AQUA ingin menjadi brand yang berbeda namun tetap eksis. Tahun ini AQUA meluncurkan program “Temukan Indonesiamu” sebagai wujud kepedulian terhadap pelestarian nilai-nilai seni budaya Indonesia. Program ini memberikan kesempatan kepada generasi muda untuk mengeksplorasi kembali kekayaan Indonesia melalui teknologi digital dan sekaligus mengekspresikan kecintaan mereka terhadap seni, khususnya fotografi dan desain grafis.

Berbarengan dengan menjamurnya media sosial, makin banyak juga generasi muda (dan nggak muda juga banyak, sih :D) yang hobi mengunggah foto-foto maupun karya seni pribadi dan berganti-ganti gambar profil. Danone Aqua memandang tren ini sebagai peluang untuk dapat seluas-luasnya menjaring ‘Indonesia’ ke dalam karya seni dan fotografi yang nampang di sosmed-sosmed ini. Foto pemandangan, seni, kuliner, atau hal-hal yang lebih sederhana sederhana yang sehari-hari kita temukan di Indonesia seperti abang bakso dan sayur keliling, mbok jamu, sampai…tukang odong-odong misalnya. Program ini secara detail bisa dikunjungi di www.TemukanIndonesiamu.com.

Selain meluncurkan ‘Temukan Indonesiamu’ ini, Danone AQUA juga melakukan ‘facelift‘ pada 10 juta botol Aqua ukuran 600ml dengan menampilkan karya salah satu arek Suroboyo, Renata Owen. Mahasiswi Universitas Ciputra Surabaya ini terpilih menjadi perancang label botol “Temukan Indonesiamu” setelah pihak Danone AQUA menemukan karyanya sangat mewakili konsep  yang akan diluncurkan AQUA. Brand Manager Danone AQUA, Danur Tejawati mengatakan botol AQUA kemasan khusus ini bisa diperoleh di supermarket se-Jawa-Bali dengan harga yang sama dengan kemasan reguler.

Saat peluncuran program ini di Ciputra Marketing World Kuningan tanggal 25 April 2013 yang lalu, saya tersentuh menonton pemutaran video rekaman kegiatan para seniman grafitti yang mengubah penampilah halte-halte bis sepanjang jalan Sudirman-Thamrin. Betapa kita sebenarnya punya banyak sekali seniman-seniman berbakat yang ‘terserak’. Bagi saya seniman graffiti nggak seperti pelukis, atau penyanyi, atau pemain film yang menduduki tempat ‘terhormat’ dan lebih dihargai ketimbang seniman bidang lain. Melihat mereka-mereka ini dirangkul untuk ikut serta menjadi bagian dari kampanye pelestarian budaya seperti ini bagi saya menegaskan pengakuan bahwa mereka juga bagian dari seni budaya itu sendiri.

Kita juga bisa, nih, ambil bagian dalam kampanye ini, sekaligus (kalau beruntung) menjadi peserta terbaik. Program Temukan Indonesiamu ini berlangsung dari 22 April – 17 Juni 2013 melalui Facebook. Karya-karya yang masuk akan diseleksi oleh juri diantaranya Farah Wardani, Direktur Indonesian Visual Art Archive (IVAA), dan Timur Angin, fotografer profesional. Peserta dengan karya desain grafis terbaik yang dipilih oleh para juri, akan berkesempatan untuk mendesain label botol AQUA edisi khusus selanjutnya. Sedangkan untuk karya foto terbaik akan ditampilkan sebagai desain billboard edisi Temukan Indonesia. Sebagai puncak program Temukan Indonesia, Danone AQUA akan melelang 40 karya seni dari seniman Indonesia dan keseluruhan dari hasil pelelangan tersebut akan disumbangkan ke Yayasan Kasih Anak Kanker Indonesia (YKAKI).

“Dengan Temukan Indonesiamu, Danone AQUA berharap generasi muda Indonesia dapat lebih merasa memiliki, bangga dan mencintai Tanah Airnya. Danone AQUA berkomitmen menjadikan program ini jangka panjang di masa mendatang untuk mengangkat potensi anak muda berbakat serta menginspirasi lebih banyak lagi generasi muda di Indonesia,” tutup Febby Intan, Brand Director Danone AQUA.

Hum, saya jadi tertarik untuk ikutan, nih!


Post Comment