Dr.P lights, My It Maternity Pad

Ketika mempersiapkan isi tas melahirkan, maternity pad tidak masuk dalam daftar bawaan karena sudah disiapkan oleh pihak rumah sakit. Jadilah saya memakai maternity pad dari satu merek pembalut yang sangat terkenal, hingga terkadang kita menyebut nama pembalut dengan merek ini. Saya tidak pernah membayangkan kalau darah nifas ini akan menjadi salah satu hal yang penting untuk diantisipasi. Maklum, setiap habis browsing soal persiapan melahirkan, tidak ada yang menyinggung pentingnya mempersiapkan maternity pad yang mumpuni.

Ternyata, karena termasuk perempuan yang selalu kebanjiran dan pasti ada saja saat nge-flek saking banyaknya darah saat haid, maternity pad jadi satu hal yang harusnya juga termasuk bagian yang dipersiapkan dengan baik, karena patut diingat, setelah melahirkan, kesempatan untuk pergi keluar rumah itu sangat kecil. Bisa aja sih, tapi kalau supermarket terdekat harus ditempuh dengan kendaraan, kan repot! Kebetulan maternity pad yang saya punya ini tidak cukup baik untuk menampung darah nifas. Memang panjang, namun lebarnya tidak mumpuni. Sehingga pasti nge-flek SETIAP HARI! Akhirnya di hari kesepuluh, saya minta suami untuk membeli pembalut biasa yang panjangnya 41 cm dengan daya tampung tinggi (night and wing) langganan saya ketika haid untuk mengganti si maternity pad yang malah bikin saya tambah repot karena nge-flek melulu. Walau harus ganti 2-3 jam sekali karena selalu penuh, tapi dengan memakai pembalut yang biasa dipakai saat haid lumayan membantu. Biasanya kejadian ‘tembus’ ini terjadi karena pembalut mengkerut, bergeser, kurang panjang, dan tidak memiliki daya serap yang tinggi.

1

Memang, sih, berarti bisa memakai pembalut yang biasa dipakai saat haid, kan, ketika nifas? Tapi ada beberapa perbedaan yang saya rasakan ketika saya (akhirnya) berjodoh sama Dr.P Lights Maternity pad dengan ukuran 16×37 cm, lebar dan panjang, tapi tipis, jadi tetap nyaman di pakai! Karena lebarnya 16 cm, pembalut ini tidak punya kesempatan untuk berkerut, haha!! Ini penting banget, kan, secara pembalut berkerut itulah yang kasih kesempatan flek datang. Selain itu, Dr.P Maternity Pad ini juga mampu menampung darah nifas dengan baik selama 4-5 jam walau tidak tebal, dan tetap terasa kering. Pembalutnya terasa lembut, ini penting untuk mencegah iritasi, apalagi ada luka jahitan yang perlu diperhatikan kebersihannya.

2

Saya beli Dr.P Maternity Pad ini di Toko Setiabudhi, Bandung, harganya Rp22.000,- per pack, isinya 20 pcs. Maternity pad ini juga masih suka saya pakai di 3 hari pertama haid sampai saat ini, karena tahu sendiri, dong, haid setelah memakai IUD itu juga suka kelewatan banyaknya. Jadi lumayan membantu supaya tidak khawatir tembus karena volume darah haid yang berlebihan. I now pronounced Dr. P as my it maternity pad! Hahaha, berlebihan? Enggak, ah, soalnya sejak pakai ini, saya sudah tidak pernah tertimpa kejadian tembus saat haid. Put it on your ready to-go-to-hospital bag because this is really worth to try!


9 Comments - Write a Comment

  1. Wah ide baguuss! Emg pas nyiapin keperluan melahirkan sama sekali ga kepikiran. Malah bawa mukena dong bhahahak! Dan yg dari rumah sakit itu tebel dan ga nyaman, bikin gengges. Akhirnya bbrapa hari stelah d rumah ganti pake pembalut andalan yg tipis, gpp deh ganti berkali2 yg penting nyaman.

Post Comment