Masuk Angin Itu Apa, Sih?

Health & Nutrition

kirana21・07 May 2013

detail-thumb

Masuk angin adalah... penyakit yang cuma ada di Indonesia :D

Maksudnya, tidak ada istilah medis tertentu dalam pengobatan Barat yang mewakili penyakit ini yang bisa dijadikan acuan kalau mau Googling tentang tata laksananya. Nggak seperti batuk-pilek misalnya yang bisa dicari dengan kata kunci 'common cold', atau demam dengan 'fever', lalu keluar sederet tata laksana penanganan penyakitnya.

*Gambar dari sini

Dr. S. Djokomuljanto, MMed (Paeds) SpA pun menjelaskan tentang masuk angin ini lebih ke masing-masing gejala, bukan satu jenis penyakit. Misal istilah common cold digunakan untuk menamakan penyakit batuk-pilek-demam 'ringan'. Nah, masuk angin ini bisa dibilang rangkuman dari banyak gejala yang sebetulnya bisa merujuk ke berbagai penyakit. Diantaranya:

  • kembung
  • mual
  • muntah
  • diare
  • batuk-pilek
  • demam
  • rewel, susah makan
  • Dari gejala-gejala umum ini sebenarnya dapat disempitkan menjadi dua penyakit yang umum yaitu gangguan pencernaan (GE/gastro enteritis) dan common cold. Tatalaksana yang disarankan oleh dr. Djoko juga sedikit banyak seperti home treatment yang sudah sering kita baca di artikel diare-dehidrasi dan common cold.

    Antangin Junior, sebagaimana Antangin versi orang dewasa, lebih memfokuskan pada memberikan kenyamanan dan meredakan gejala-gejala tersebut. Dengan bahan-bahan herbal yang telah melalui penelitian dan uji toksin, Antangin Junior diklaim aman untuk anak-anak mulai dari satu tahun (dosis 1/2 sachet), dan dua tahun ke atas (dosis 1 sachet). Hindari pemberian untuk bayi dibawah 12 bulan, ya, karena mengandung madu.

    Komposisi bahan alam hasil ekstraksi yang terkandung dalam Antangin Junior meliputi jahe, pala, daun meniran, sembung, temu lawak, daun mint, echinaceae, dan madu. Dr. Abrijanto SB, Business Development Manager PT Deltomed Laboratories menambahkan bahwa setiap produk kesehatan harus melalui uji keamanan. Uji yang diterapkan pada Antangin Junior adalah LD50 dan uji sub kronik. Melalui uji laboratorium, anatomi makroskopis, maupun mikroskopis, Antangin Junior telah melampaui standar keamanan dan saat ini sedang dalam proses untuk menjadi produk Obat Herbal Terstandar (OHT).

    Saya sempat berbincang dengan dr. Abrijanto, ternyata bahan-bahan herbal yang digunakan oleh pabrik Deltomed ditanam di sekitar pabrik di Wonogiri dengan memberdayakan petani setempat. Waktu saya tanyakan apakah tanaman-tanaman ini dibudidayakan secara organik, beliau menjawab tidak. Tetapi cara penanamannya menggunakan sistem seperti green house, hanya saja menggunakan penutup, bukan rumah kaca. Cara ini meminimalisasi tanaman terkena hama, sehingga tidak perlu menggunakan pestisida. Dengan demikian bahan mentah obat-obatan herbal ini bebas dari bahan berbahaya.

    Saat sesi tanya jawab saya juga menanyakan apakah ada precaution tertentu dalam mengonsumsi Antangin Junior ini berkaitan dengan penyakit atau alergi bawaan yang diderita anak. Responnya, melihat dari kandungan yang minim pemicu alergi, bisa dibilang kecil kemungkinan akan menyebabkan alergi. Namun orang tua tetap harus mewaspadai dengan mempelajari kandungan Antangin Junior (dan obat lainnya!) sebelum memberikan kepada anak yang memiliki bawaan alergi atau penyakit tertentu.

    Mbak Moza Pramita yang menjadi MC juga berbagi pengalaman saat pergi keluar negeri selalu berbekal Antangin untuk membantu menyamankan tubuh dari perubahan cuaca. Sekarang dengan adanya Antangin Junior, jadi tidak perlu khawatir akan dosis dan kandungannya yang sudah dipastikan aman untuk konsumsi anak-anak.

    Mommies ada yang sudah akrab dengan Antangin? Wah, jadi enak, ya, sekarang nggak perlu memberikan Antangin dewasa untuk anak sambil mengira-ngira dosis dan khawatir akan efeknya.

    Saya belum pernah mencoba obat untuk masuk angin begini jadi penasaran pengen cobain juga :D