The ‘IT’ Gadget: Samsung Galaxy Cam

Kebetulan, saya belajar fotografi sejak duduk di bangku kuliah. Pertama kali ‘megang’ kamera, ya, saat masih analog, alias kudu dicetak kalau mau lihat hasilnya. Haha, nggak perlu dibahas, kan, ya, tahun berapa.

Saya selalu membawa kamera ke mana-mana. Kalau pun bukan kamera, handphone saya HARUS yang ada kameranya, karena saya senang capture momen yang ada di sekitar saya.

Nah, baru-baru ini, saya ‘memuja’ gadget canggih bernama Samsung Galaxy Camera. Saya bukan tipe yang menyukai tren terbaru, biasanya kalau saya memiliki sesuatu, memang karena barang tersebut pantas untuk dimiliki. Nah, mau tahu alasan kenapa saya memuja gadget ini?

  • Hasil gambar yang memuaskan

Sudah pasti, dong, ini yang pertama saya cari. Sejauh ini, hasil gambar Samsung Galaxy Cam baik indoor atau outdoor, sangat memuaskan. Lihat spesifikasi yang dimiliki kamera ini: 16.3 MP, 4608×3456 pixels, autofocus, 21x optical zoom, tersedia pop up flash, wide angle dengan 23 mm lensa, geo-tagging, touch focus, face and smile detection, optical image stabilization. Canggih, kan? Langsung saja saya buktikan dengan hasil-hasil gambarnya, ya:

sunset di Pantai Kuta

Ini menggunakan 10x zoom :)

  • Mudah digunakan

Kamera ini memiliki smart mode dengan berbagai pilihan. Tinggal sesuaikan sedang berada di mana atau hasil foto yang seperti apa yang diinginkan. Smart mode-nya sangat lengkap, mulai dari sunset, silhouette, landscape hingga macro. Saat ini saya sangat nge-fans dengan macro mode-nya. Detail dan warnanya sangat tajam! Foto yang kita ambil bakal terlihat seperti profesional, deh :)

macro mode

Sementara untuk Mommies yang menyukai kamera DSLR, Galaxy Cam juga memiliki expert mode, di mana kita bisa mengutak-atik speed, diafragma, dan sebagainya.

memotret dengan backlight, tapi garis wajah tetap terlihat *abaikan ekspresinya, ya, haha*

  • Praktis

Sebelumnya, jika trip ke luar kota atau ada acara, saya harus membawa 1 tas tambahan untuk DSLR plus lensa-lensanya, tapi kemarin, saat saya trip ke Bali, lebih ringkas. Hasil fotonya juga nggak kalah dengan mereka yang menenteng DSLR.

Selain kepraktisan ukuran dan bentuk, kamera ini berbasis Android Jelly Bean. What? Kamera Android? Ya, jadi, Mommies bisa langsung mengunggah hasil foto ke social media, mengirimnya via email, atau menyimpannya di Dropbox, misalnya. Kurang praktis apa lagi, coba?

Selain koneksi wi-fi, kamera ini juga tersedia slot micro simcard. Woooow, jadi bisa telepon? Hmm, nggak, tapi bisa SMS, unduh Whatsapp, Yahoo Messengers, Gtalk, dan lain sebagainya. Hits, kan?

O, ya, kamera ini juga dibekali slot HDMI 1.4 sehingga kita dapat melihat hasil foto dan video di TV HD. Selain itu di Galaxy Cam juga ditanam teknologi Bluetooth sehingga berbagi data dengan perangkat lain lebih mudah. Berminat? Saat ini Samsung Galaxy Cam dijual dengan harga 5 jutaan. Dengan fasilitas yang dimiliki, saya bilang it’s all worth it!


14 Comments - Write a Comment

Post Comment