Kids’s File

Siapa sih yang nggak suka kalau diceritain tentang masa kecil kita. Berasa di bawa ke dunia yang kita sendiri nggak ingat, tapi ini sangat menyenangkan.

Dari sini, sejak awal menikah saya sudah mulai membicarakan dengan suami untuk memberikan anak-anak kami 1 file khusus tentang mereka. Awalnya, sih, karena saat kami mulai beranjak dewasa, Mama memberikan kami beberapa map kepada saya dan adik saya yang saat itu mulai dewasa “Ini file kamu, ya, akta, ijazah, dsb, ada di sini semua. Mama udah nggak megang apa-apa lagi” . Isinya, segala hal tentang saya dari TK sampai SMU, selanjutnya saya lanjutkan sendiri :D . Akta lahir, buku rapot TK, ijazah TK, wisuda TK, rapot SD, ijazah SD, nilai nilai EBTA/EBTANAS SD, SMP, SMU, dsb semuanya diberikan Mama kepada saya untuk mulai bertanggungjawab penuh atas segala dokumentasi tersebut.

Nah, sejak saat itu saya punya ‘obsesi’ tersendiri untuk membuat ‘cerita’ tentang anak-anak saya melalui sebuah file :D . Apa saja, sih, isinya, yang jelas pertama kali yang mengisi file mereka adalah hasil test pack garis dua saya, seperti yang sudah pernah diceritakan di sini :D . Setelah itu lanjut dengan “data si kecil” yang berisi tentang kapan mereka lahir, berat lahir, dsb. Foto ketika baru lahir. Gelang warna biru mudah dan merah muda :D juga kacamata sinar birunya tidak ketinggalan (anak-anak perempuan saya, waktu bayinya sempat disinar semua). Termasuk di dalamnya rincian biaya persalinan (ini, sih, lebih karena untuk persiapan melahirkan berikutnya :D )

Lalu dilanjut dengan akta lahir dan paspor bayi (jadwal imunisasi) mereka. Kartu-kartu ucapan selamat atas kelahiran mereka juga dimasukkan ke dalam file tersebut, meski, iya, terjadi perbedaan yang sangat mencolok akan jumlah kartu ucapan yang ada antara anak pertama hingga anak ke empat :D

Untuk anak-anak yang sudah masuk play group dan TK biasanya ada laporan tentang perkembangan mereka dari guru-guru mereka, Saya masukkan juga dalam file tersebut, begitu pula jika ada foto-foto kegiatan dari sekolah, seperti manasik haji, outbound, dan wisuda TK. Dan ‘cerita’ pun akan terus berlanjut.

Semakin besar anak, mereka semakin ingin tahu ‘cerita’ tentang diri mereka. Jadi dari file mereka, saya bisa ‘mendongeng’ berkali-kali melalui lembar demi lembar benda yang ada di dalamnya :D . Dan akhirnya mereka bisa menceritakannya kembali dan sesekali menunjukkan pada teman atau saudara. Meski, ya, ketika mereka mulai menujukkan pada teman dan saudara, sebenernya saya yang sutris berat, khawatir pada ‘hilang’ karena ini adalah masih ‘obsesi’ saya :D , padahal kan sebenarnya ini juga punya mereka ya. Kelak, suatu hari saya akan memberikannya pada mereka, seperti ketika orangtua saya memberikan file tentang saya kepada saya.

So, apakah ada Mommies yang melakukan hal yang sama seperti saya ? :)

*thumbnail dari sini

 

 


6 Comments - Write a Comment

  1. Keren!
    Sejak anak lahir, sudah bercita-cita mau bikin ‘scrapbook’ buat Maika. Tapi ya ampunnnn, malesnya gue :( Masih belum dikerjain juga sampe sekarang. Walau semua bahan-bahannya udah dikumpulin.

    Thank you ya udah sharing, jadi semangat mau ngerjain.. *semoga!*

Post Comment