New Parent Academy, Sekolah Menjadi Orangtua

Ketika pertama kali diajak kerjasama dengan New Parent Academy (NPA), kami bertanya-tanya, “Ini apa, sih?” Lalu kami pun meeting dengan Andhika, ia pun menceritakan mengenai NPA ini.

Selain memiliki beberapa kemiripan dengan Mommies Daily, salah satunya yaitu mempersiapkan pasangan menghadapi peran mereka sebagai orangtua. Kami juga salut, karena NPA ini ternyata digagas oleh sepasang suami istri, Andhika Akbar dan Dewa Ayu Putu Novita Angelia. Tak hanya penggagas, mereka berdua jugalah yang merealisasikan acara ini. Berduaan saja!

Kenapa, sih, bikin NPA ini? Tujuannya apa?

Tujuannya pengen membentuk orangtua yang siap juga bahagia, karena dasar itulah awal anak juga menjadi bahagia :)
Kita ga mau sekedar ibu aja yang jago ngurus anak, peran ayah juga penting dalam pembentukan karakter anak. Paradigma itu yang ingin kita ubah di pendidikan ini. Orangtua yang hebat = Ayah yang hebat juga Ibu yang hebat.


Ceritain awal ide terbuatnya NPA?

Awalnya, sih, dari kegelisahan kita berdua, di mana dulu ketika hamil kami ingin tahu semua pengetahuan yang ada tapi nggak ada fasilitas yang lengkap. Tanya Mr. Google, tapi nggak berasa apa-apa. Ternyata benar saja, setelah melahirkan, lupa, deh, sama semuanya. Padahal kita sudah merasa siap. Jadi kita menyimpulkan, intuisi saja nggak cukup buat jadi orangtua yang hebat, harus terus menerus belajar karena anak itu amanah dan titipan :)

Ngerjainnya cuma berdua, suami-istri pula, seru atau malah banyak berantemnya?

Bagol (Andhika) itu orang yang terstruktur serta perfeksionis, sementara saya orang yang mengandalkan intuisi serta imajinatif. Kalau berantem, sih, udah PASTI. Hahaha. Tapi ketika kembali lagi pada tujuan kita semula, lama kelamaan kita sudah tahu porsinya masing-masing dan menjadi tim yang solid :)

Pembagian kerjanya bagaimana?

Andhika punya jam kerja yang lebih fleksibel dari saya, sehingga memang dia yang lebih banyak turun ke lapangan. Biasanya saya yang bikin konsep, promosi, dan email.

NPA rencananya akan diadakan berapa kali?

Wah, cita-cita kami tentang NPA ini setinggi langit. Jika sudah ada sponsor, kami justru ingin menjangkau masyarakat kelas bawah yang masih sangat minim akses untuk punya pengetahuan. Jadi, semua orang punya kesempatan yang sama untuk siap dan bahagia menjadi orangtua. Jadi mungkin akan lebih dari berkali-kali. Amin :)

Berdasarkan persiapannya di batch pertama ini, masih semangat untuk bikin batch-batch berikutnya?

Tentu saja! Karena tanpa disadari, berbagi di dunia parenting ini adalah passion saya bersama dengan Andhika.

Tetap ada waktu untuk keluarga tanpa harus ngomongin NPA, nggak?

Selama sebulan terakhir rasanya jarang, hahaha. Tapi ketika anak kami mengajak main bersama, kami pun tidak bisa menolak dan akhirnya terlarut di dalamnya.

Tapi kami biasanya berdiskusi tentang NPA ini ketika anak sedang tidur. Ketika anak kami sedang bangun dan ada kepentingan yang mendesak maka kami akan bergantian mengerjakannya sehingga Adia (Kei Radhiyya Akbar, 28 bulan, putra mereka) tetap merasakan perhatian orangtua tidak berkurang

Seperti yang sudah sering kami tweet, para ‘guru’ untuk NPA adalah mereka yang tidak diragukan lagi kehebatannya. Ada QM Financial yang akan bicara mengenai keuangan, AIMI ASI yang tentunya bicara tentang ASI, ada RSIA Tambak yang akan mengajari orangtua baru memandikan bayi (Amel pernah menulis artikelnya di sini), dan banyak lagi! Kami juga akan berbagi mengenai persiapan melahirkan di sharing session kelas terakhir dari NPA. Info lengkapnya ada di thread ini.

Kalau saja saya sedang hamil atau merencanakan kehamilan, pasti saya akan mengikuti NPA. Kenapa? Karena setiap anak tidak lahir dilengkapi dengan manual book-nya :D Jadi, sedia payung sebelum hujan itu penting!


7 Comments - Write a Comment

  1. “Jika sudah ada sponsor, kami justru ingin menjangkau masyarakat kelas bawah yang masih sangat minim akses untuk punya pengetahuan.
    Jadi, semua orang punya kesempatan yang sama untuk siap dan bahagia menjadi orang tua.” »» AMIEN!

    Kalo dulu pas hamil ada NPA, gw pasti ikutan deh. Enak amat ini semua udah digabung, jadi ngga perlu menclok sana-sini buat belajar :)

    Bagol-Dewa, lancar terus NPA-nya! Semoga tercapai cita-cita mulianya :*

  2. Gue salut dan bangga, lho, pas Bagol (eh, ikrib amat) cerita tentang tujuannya. Tambah bangga lagi pas tau ternyata mereka BERDUAAN ngerjain ini. Cari di mana coba, pasangan suami istri yang kepikiran bikin beginian? Thumbs up!

Post Comment