banner-detik
SEX

Healthy Body, Better Sex Life ;)

author

novnov25 Jan 2013

Healthy Body, Better Sex Life ;)

Saya mulai rutin olahraga sekitar Agustus 2010. Sejak melahirkan anak kedua, berat badan saya memang belum balik normal lagi. Alasan utama saya berolahraga lagi, ya, karena memang mulai merasa nggak nyaman sama badan sendiri. Awalnya, saya nggak pernah sadar kalau sudah naik 15 kg dari berat normal, tapi sekali waktu ketemu teman lama terus dia bilang ,"Gede banget, sih, lo." Dueng, dalem, bok!

Langsung mau berkaca sambil membatin, "Sebesar apa, sih, gue?" Hahaha. Tapi selain itu, alasan lainnya adalah karena badan rasanya jadi nggak enak, mudah lemas, dan seperti malas mau ngapa-ngapain, badan rasanya berat buat gerak, dan, ini, nih, yang paling mengganggu: migren sering kambuh

Saya segera mendaftar ke sebuah gym terdekat. Pakai Personal Trainer (PT) sekaligus! Selain nge-gym dengan PT, saya juga mengikuti beberapa kelas di sana. Salah satu yang saya ikuti adalah kelas yoga. Awalnya, ada teman ajak masuk kelas yoga. Setelah mengikuti kelas tersebut, kok, rasanya cocok, badan jadi enak. Akhirnya jadi rutin ikutin kelas yoga dan makin ke sini makin ketagihan. Karena ternyata yoga sangat membantu mengurangi tingkat kekambuhan migren, insomnia hilang, badan juga jadi lebih fleksibel.

Ngomong-ngomong yang terakhir ini, tentu sangat berpengaruh, dong, ke rumah tangga. Badan saya yang lebih fit, otomatis hubungan suami istri makin hot *uhuk*. Berat badan saya yang turun hingga 15 kg, membuat saya jadi lebih percaya diri di depan suami. Walaupun suami nggak pernah mempermasalahkan bentuk badan istrinya kayak gimana (awas saja, kalau mempermasalahkan! Haha), tapi tetap saja PD berkurang waktu badan bengkak di sana-sini, haha. Takut juga suami bakal lirik-lirik yang lebih kenceng, LOL.

Satu lagi, nih, karena badan fit, otomatis energi kita juga rasanya nggak ada habis-habisnya, seperti pengantin baru gitu, deh, pokoknya :p

Beruntung, walau nggak rutin olahraga, tapi mungkin karena dia anggota Polri yang pastinya juga banyak aktivitas fisik yang dia lakukan, maka staminanya juga masih oke.

Buat para ibu (dan juga para bapak) lain yang mau mulai olahraga jangan pernah punya pikiran olahraga untuk kurus, olahraga itu tujuannya untuk sehat. Kalau bonusnya kurus, that's good...it's not about the destinations but the journey. Siapa, sih, yang nggak mau kayak pengantin baru terus? *aheum*

 

Share Article

author

novnov

-


COMMENTS


SISTER SITES SPOTLIGHT

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan

synergy-error

Terjadi Kesalahan

Halaman tidak dapat ditampilkan