Hamil Dengan IUD, Amankah?

Dear dr. Indra,

Salam kenal, nama saya Cindy, ibu dari 1 anak (Francind 5th). Saat ini usia saya 31 tahun.  Yang mau saya konsultasikan adalah apabila saya dinyatakan hamil tapi saya masih memakai KB IUD/spiral, lalu bagaimana, ya, dok? Apakah spiral harus diambil terlebih dahulu, jika iya apakah hal tersebut aman untuk kehamilan saya? Jika tidak apakah selama kehamilan dengan semakin membesarnya janin/kehamilan saya tidak akan berbahaya dengan adanya spiral yang masih terpasang?

Mohon infonya, Dok. Terima kasih banyak

– Cindy

*gambar dari sini

Dear Cindy,

Kegagalan pada pemakaian IUD dengan terjadinya kehamilan masih dimungkinkan walaupun angkanya kecil sekali (0,3%).
Yang terbaik terutama bila mudah dilakukan, adalah dengan mencabut IUD-nya. Tetapi bila tidak memungkinkan akibat sulit dicapai (dengan ancaman terjadi keguguran), maka IUD didiamkan saja sampai kelahiran.
Mengenai bahayanya atau efek samping, memang dilaporkan ada beberapa kasus yang mengakibatkan gangguan pada janin, missal, kelainan jantung, tetapi ini terutama pada akseptor IUD yang baru dipasang dan dilaporkan angkanya kecil sekali. Tetapi bila tidak bisa dicabut maka tidak perlu khawatir IUD ini akan menempel di janin, karena IUD ini ada pada bagian ibu (bukan janin), maka nanti akan ditemukan IUD menempel di bagian plasenta ibu (bukan plasenta di bagian janin).

Demikian penjelasan dari saya, mudah-mudahanan dapat mengurangi kekhawatiran.

Salam.


Post Comment