Rakata: 40 Bulan, 22 Pantai

Saya dan suami bertemu di tengah laut. Saat itu, saya yang hampir tenggelam diselamatkan olehnya. Ya, kisah pertemuan kami memang agak norak, serasa di film Baywatch hanya saja minus bikini dan celana ketat oranye :D

Efek dari kisah itu, saya selalu jatuh cinta (lagi) pada suami setiap kami berlibur ke pantai. Melihat suami keluar dari dalam air dengan badan dan rambut basah, perasaan deg-deg-ser itu pasti muncul kembali. Sepertinya, suami menyadari fakta ini, makanya suka ajak ke pantai kalau melihat tanda-tanda istrinya mulai kurang greget ke dirinya, hahaha.

Selain saya, yang senang tentu saja Rakata-Ranaka karena mereka juga diajak. Bahkan, Rakata sudah dicelup ke laut sejak usianya baru 3 bulan. Akhir November ini, usia Rakata genap 40 bulan, dan setelah dihitung-hitung setidaknya ada 22 pantai yang pernah diinjaknya!

Nih, saya lampirkan parade foto narsisnya…

Memandangi koleksi foto Rakata di pantai, saya jadi senyum-senyum sendiri. Terlihat sekali pertumbuhan bocah satu ini, mulai dari bayi yang belum bisa apa-apa, lalu bisa jalan di pasir, hingga akhirnya punya teman main (alias Ranaka, sang adik).

Selama nyawa masih dikandung badan, mudah-mudahan Rakata-Ranaka diberi kesempatan oleh Tuhan untuk menginjak pantai-pantai lain, ya. Apalagi Indonesia, kan, merupakan salah satu negara dengan garis pantai terpanjang di dunia. Pasti banyak sekali yang bisa dieksplor.

Kalau tidak merepotkan, Mommies tolong pada bantu doa, dong, semoga dompet suami saya terus mengandung uang buat modal jalan-jalannya :D


10 Comments - Write a Comment

  1. wow kereeeeeeeeeeeeennn…
    saya juga lebih suka pantai daripada ke gunung…

    sampe saat ini, di umurnya yang ke 7 bulan, vito baru sekali dibawa ke pantai, itupun Ancol.. hehehe..

    Ngga buat turun, secara waktu kesana umurnya baru 2bulanan, jadi masih dikekep erat sama babywrap..

Post Comment