How To Loose 3 Kgs, In A Week

Bagi ibu-ibu yang sudah melahirkan, kenaikan berat badan selalu jadi hal yang cukup menyebalkan. Termasuk saya.

Selama hamil, selalu dapat paket naik berat badan (BB) sebanyak 20 kg. Kehamilan pertama naik 22 kg. Kehamilan kedua naik 20 kg (padahal di kehamilan kedua ini berusaha menjaga pola makan, alias diet ibu hamil). Saat anak pertama, BB turun dan menyisakan utang BB sebanyak 5 kg dalam jangka waktu 1 tahun. Setelah lahiran anak kedua saya bertekad harus bisa kembali ke BB sebelum hamil.

*gambar dari sini

Berikut kiat dan trik yang cocok buat saya (setelah mencoba berbagai tips dan trik yang ini dan yang itu) :

  1. Memberikan ASI kepada bayi saya sampai dengan sekarang, di mana dulu saat anak pertama di usia 6 bulan produksi ASI sudah stop.
  2. Lakukan pekerjaan rumah, jika memang punya waktu untuk dikerjakan, mandikan anak, suapi anak, main-main sama anak, menggendong anak, menyapu dan mengepel kamar tidur kalau sempat.. Karena sudah punya 2 anak, otomatis harus punya 4 kaki dan 4 tangan, yang artinya semuanya dikerjakan untuk handle 2 anak. Rempong, tapi badan bergerak sana-sini, bisa buat buang kalori
  3. Setiap pagi minum 2 SDM lemon yang diperas. Biasanya saya masukkan ke 1/4 gelas air putih untuk mengurangi asamnya. 30 menit setelahnya, baru saya sarapan.
  4. Sarapan oatmeal 5 SDM + segelas susu cair low fat.
  5. Makan lebih teratur, terutama untuk sayur dan buah. Setelah habis masa cuti melahirkan yang 3 bulan, untuk camilan di kantor biasanya saya bawa buah, terutama pisang dan apel hijau di saat jam-jam lapar. Dan tidak konsumsi goreng-gorengan (anak-anak di kantor sudah tahu dan nggak pernah menawarkan saya tiap kali mereka jajan hahahahaha). Di kantor saya juga ikutan katering, jadi mau nggak mau harus makan itu, daripada harus keluar kantor, lebih banyak godaaan untuk memilih yang akan dimakan.
  6. Naik turun tangga kantor. Karena posisi meja saya berada di lantai 3, otomatis harus naik turun tangga. Saya usahakan, paling nggak, pas pulang kantor saya turun 3 lantai ke area parkir. Dan kalau mau naik/turun satu lantai saja, saya tetap gunakan tangga, daripada menggunakan lift.
  7. Jika memungkinkan, saat weekend ajak anak-anak keliling kompleks untuk jalan pagi.
  8. Disiplin … disiplin … disiplin … ini yang paling penting. Karena saya nggak bisa menyempatkan untuk olahraga (lagi-lagi akibat manajemen waktunya yang nggak bagus), terpaksa saya harus disiplin terutama untuk masalah menjaga pola makan.
  9. Sesekali saat akhir minggu sebenarnya perlu memanjakan diri, walaupun tetap saya memilih makanan yang tidak bersantan dan mengurangi gorengan. Makan es krim dan cokelat, biasanya menjadi pilihan saya, walau nggak sampai gila-gilaan. Dan terbukti, dengan pola yang saya jalani selama ini, BB sudah turun banyak (belum setahun), bahkan di bawah BB sebelum lahiran anak pertama. Hanya tinggal 2 kg menuju BB sebelum menikah. WOW … senang sekali rasanya. BB turun terus menuju angka favorit …

Ini yang paling penting Mommies, diet jangan dilakukan dengan terpaksa. Tapi selalu dengan hati yang riang gembira. Jadi mudah-mudahanan bisa berhasil..

*kalosayaniatnyacelanajinslamaharusmuatkembali* hahahaha

 


15 Comments - Write a Comment

Post Comment