Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar

0 share

Baru-baru ini, Menik punya hobi baru: mengekor ibunya ke dapur. Bahkan terkadang jika tidak terdengar suaranya, anak yang baru belajar jalan ini, lagi ngumpet di bawah meja. *lap jidat*

Karena saya tidak punya ART, jadi akhirnya kalau saya masak, Menik pasti juga ada di dapur. Kalau dulu Menik masih mau duduk di kursi yang penuh mainan, sekarang karena sedang asyik belajar jalan, pasti dia kesal kalau terpaksa duduk di kursinya. Yang jadi perhatian saya adalah, aktivitas dapur itu rentan sama luka bakar. Entah terciprat minyak panas atau tersiram air panas *AMIT-AMIT*. Luka bakar ada dua jenis, yaitu ringan dan berat. Luka bakar ringan cirinya adalah kulit terlihat memerah, dan sedikit melepuh. Luka bakar berat cirinya adalah luka terlihat besar, melepuh dan mengelupas parah.

Sebagai pencegahan, biasanya saya mengalihkan perhatian Menik dengan mainannya supaya duduk agak jauh dari dapur. Tapi, ya, nasib, anak ini maunya tetep berada di mana ibunya berada, jadi dalam sepersekian detik, pasti Menik sudah kembali ada di dekat kaki saya. Akhirnya, saya sempatkan bertanya ke dokter anak Menik di Bandung, dr. Frecillia Regina, SpAK tentang luka bakar. Entahlah, menurut saya, luka bakar ini menyeramkan, dan kalau salah treatment bisa fatal. Dokter Frecil, memberikan lima langkah mengatasi luka bakar ringan:

  1. Cuci dengan air mengalir untuk mendinginkan sekaligus membersihkan luka.
  2. Tutup dengan kasa lembab, dan ganti jika kasa mulai mengering.
  3. Bila kulit melepuh isi air, bawa ke dokter atau rumah sakit. Biasanya akan dilakukan tindakan mengisap cairan yang ada dalam kulit yang melepuh tanpa mengelupas kulitnya, kemudian akan dioleskan salep. (salep yang biasa dipergunakan adalah Burnazin atau MEBO)
  4. Jangan oles dengan pasta gigi, margarin, kecap, atau apa pun.
  5. Jika anak demam, menangis kesakitan, terjadi pembengkakan, lukanya bernanah atau infeksi, segera bawa ke rumah sakit.

Jika terkena luka bakar berat:

  1. Dinginkan luka dengan air mengalir kurang lebih 10-15 menit.
  2. Jangan tarik pakaian yang masih menempel pada kulit, jika cukup percaya diri, gunting bagian pakaian yang bisa digunting, dan biarkan bagian yang menempel.
  3. Segera bawa ke rumah sakit untuk mendapatkan pertolongan.

Ternyata teorinya tidak terlalu sulit, dan yang pasti kunci dari segala kunci mengasuh anak: jangan panik! Semoga kiat ini berguna, Mommies!

*Gambar dari sini

Share this story:

Recommended for you:

18 thoughts on “Pertolongan Pertama Pada Luka Bakar

  1. Pingback: Mamap Aila
  2. Pingback: Sarah D. Sembiring
  3. Pingback: satrio
  4. Pingback: indiradewi lala
  5. Pingback: Findrie Irawan
  6. Pingback: Andy Khoe
  7. Pingback: nhia nyo-nyo
  8. Pingback: Endah Sulistya
  9. Pingback: Superstar Rio
  10. Pingback: owvy
  11. TFS ya, mbak!
    Btw,nanya dong, kenapa sih ngga boleh pake odol? Soalnya klo pake odol emang ngga jadi bengkak,berair,melepuh, dan ngga berbekas.. Inget banget dulu aku waktu kecil kena knalpot motor, dibawa ke dokter, ngejalanin prosesnya yg kaki jd bengkak ada cairannya, sampe keluar semua cairannya, dan berbekas :(

    1. Halo Qorrie, maaf baru bales.. nanya ke dokter lagi biar gak salah hahaha.. kenapa tidak boleh pake odol (dan yang lainnya) bisa mengotori luka. Luka jadi terkontaminasi, akibatnya ketika dibawa ke dokter, sisa-sisa odol yang mengering itu perlu dibersihkan ulang, jadinya lebih sakit dan rumit. Kulit jadi kegosok-gosok dan lebih mengelupas :) Semoga membantuuuu..

  12. Waktu jadi PMR waktu SMP diajarin pertolongan utk luka bakar bisa dioleskan balsam untuk mengurangi rasa panas (setelah diolesi balsam misal vicks akan terasa dingin di kulit yg melepuh) dan usahakan agar kulit yg melepuh tidak terkelupas.

  13. Huhuhu..alana kmrn juga sempat tersiram air panas dr termos waktu pengasuhnya bikin susu… :’(
    Untungnya ada tetangga yg sigap kasih salep b*opl*c*nton, jadi luka bakar derajat I cepet sembuh n gak berbekas..
    Abis itu, selalu stok salep itu buat pertolongan pertama luka bakar dirumah..

  14. Pingback: OGO Kids
  15. Pingback: maya santywati
  16. nico pernah kebakar kena setrikaan di telapak tangang. Di kasih di air mengalir beberapa menit. Trus di kasih salep BURNAZIN dan dibungkus kain kasa. Dipakein BURNAZIN 3-4 hari udah kering tuh. bisa 3 kali sehari ganti kain kassa dan disalepin Thanks GOD.

Leave a Reply