Yuk, Bermain Mewarnai!

Sengaja untuk mengisi waktu di liburan sekolah ini saya belikanKeisha (3th) buku bergambar polos yang isinya penuh dengan karakter-karakter menarik, apalagi selama ini dia memang senang dengan aktivitas mewarnai baik di kertas maupun di HP. Ternyata berdasarkan laporan dari ART, selama liburan seperti sekarang dia seringkali ambil buku gambar tersebut lalu duduk anteng mewarnai sambil nyanyi-nyanyi sendiri sementara ART beres-beres rumah.

Berikut beberapa hasil mewarnai Keisha:

 

 

 

Not bad, kan?

Ternyata mewarnai itu memiliki berbagai manfaat untuk anak, antara lain :

1. Meningkatkan konsentrasi (dan kesabaran)

Dengan mewarnai anak bisa fokus dengan kertas gambarnya sekaligus bisa melatih kesabaran dengan menikmati setiap guratan pensil warnanya. Seringkali makanya saya tekankan ke Keisha kalau mewarnai itu harus dinikmati jangan terburu-buru. Kalau buru-buru akan terlihat dari hasilnya yang juga akan berantakan, tapi kalau dia fokus dan menikmati proses menggambar maka hasil warnanya akan rapih. Lagipula tujuan mewarnai yang terutama kan untuk FUN, bukan target berapa gambar yang dihasilkan hari ini. :)

2. Mengembangkan motorik halus

Dengan memegang pensil warna anak melatih koordinasi antara mata dengan tangan.  Awal-awal pasti berantakan  dan tak sealur. Tapi lama-lama anak akan berusaha supaya goresan warna tidak melewati garis. Untuk melatih ini harus sabar, ya, Mommies, biarkan saja anak berlatih memegang pensil warna dulu. Sambil pelan-pelan kita beritahu agar jangan melewati garis.

3. Media berekspresi

Untuk anak yang mungkin masih belum bisa mengekspresikan perasaannya karena kosakata yang terbatas bisa menyalurkan perasaannya dengan mewarnai. Misalnya, jika ia sedih atau marah warna yang dipilih bisa hitam, abu-abu, atau warna gelap lainnya. Sementara kalau dia lagi senang gambarnya colorful. Kalau dilihat dari gambar di atas bisa ditebak, ya, suasana hati Keisha?

4. Merangsang kreativitas

Dengan mewarnai anak mengenal perbedaan warna dan bisa menikmati proses pencampuran warna tersebut. Dari situ anak mengasah kemampuannya mengenali warna apa yang cocok dipadukan. Kemampuan inilah yang akan membantu anak berkreasi dalam hidupnya. Psst … ini objektif, ya, menurut saya malah paduan warna yang dipilih Keisha seringkali lebih bagus daripada saya. ^_^

5. Media Terapi

Menggoreskan warna di kertas polos bisa merupakan suatu media terapi tersendiri untuk anak. Terutama setelah mereka stres atau lelah seharian beraktivitas di luar ruangan.  Ga cuma buat anak-anak, kadang orang dewasa pun juga menikmati proses melukis ini. Fokus mewarnai pada bidang dan garis membuat kita melupakan sejenak masalah yang dihadapi dan setelah selesai hati senang melihat hasil gambar yang cantik. ^_^

Yuk, Mommies, bermain mewarnai dengan anak ….


8 Comments - Write a Comment

Post Comment