Liburan Ikut ke Kantor

Bingung juga kalau saat anak liburan sekolah, saya dan suami tidak bisa cuti. Atau kalaupun bisa cuti, tidak bisa lama-lama. Mana sekolah di swasta kadang liburannya beda dengan jadwal libur di sekolah negeri pada umumnya. Kebetulan, di sekolah Cinta libur tengah tahun ini seminggu lebih awal dan berakhir seminggu lebih lama, sekalian libur awal Ramadan.

Lah, kenapa, kok, bingung ? Kan enak, libur artinya nggak perlu bangun dan mandi buru-buru, juga tidak perlu menyiapkan sarapan dan ini-itu buru-buru. Mungkin demikian kalau Mommies punya asisten full day di rumah. Anak ada yang urus dan menjaganya di rumah saat libur. Masalahnya, asisten kami part timer, hanya datang 3 jam dalam sehari. Jadi selebihnya Cinta ikut siapa?

Solusinya, saya dan suami harus berkompromi. Hom-pim-pah, bagi-bagi giliran mengajak Cinta ke kantor. Tentu tidak mudah, kami harus menyesuaikan dengan kesibukan di kantor. Kalau saya sedang ada rapat yang tidak memungkinkan bawa anak, suami yang mengajak Cinta ke kantornya, begitu juga sebaliknya. Untungnya semua bisa diatur. Kami juga berterimakasih kepada rekan-rekan kantor yang sangat welcome dengan kehadiran Cinta. “Anaknya tidak merepotkan, kok, mau duduk manis, nggak ganggu konsentrasi. Malah kami senang ada hiburan,” begitu komentar rekan-rekan di kantor.

Agar Cinta tidak bosan ikut kerja sehari penuh, suami sudah merencanakan kegiatan turun lapang yang seru sekaligus bermanfaat untuk Cinta. Kebetulan pekerjaan suami berhubungan dengan hal-hal agronomi atau pertanian. Cinta dibawa keliling station (sebutan untuk pusat riset di tempat kerja suami), kemudian berkenalan dengan asisten lapang sekaligus melihat aktivitas mereka bercocok tanam, dan berkesempatan mencoba beberapa alat yang aman. Seru, kaaaan?

Cinta juga berkesempatan mampir ke laboratorium. Di sana, Cinta melihat poster-poster serangga dalam ukuran besar dan menggunakan efek 3 dimensi. Terdapat juga koleksi serangga-serangga yang diawetkan dan replika semut dalam ukuran raksasa. Wah, benar-benar menimba ilmu yang menyenangkan, ya, Cinta :)


Berbeda kantor ayah dengan kantor mama. Saat ikut ke kantor saya, Cinta lebih banyak duduk dan beraktivitas dalam ruangan. Soalnya mama kerja di bagian adiministrasi, pasti tidak jauh-jauh dari komputer dan kertas. Untuk mengisi waktu seharian, biasanya saya membawa laptop pribadi dari rumah khusus untuk Cinta bermain game atau berinternet. Cinta juga mengisi waktu dengan menulis, menggambar dan mewarnai. Hasilnya, banyak karya Cinta yang tahu-tahu sudah tertempel di loker saya

Sesekali saya juga membawa Asa (anak kedua) jika pekerjaan sedang tidak banyak. Asa biasa dititipkan di daycare di dekat kantor, saya menjemputnya saat jam istirahat. Kalau bawa mereka berdua, sudah dipastikan saya tidak bisa berlama-lama, karena Asa cepat merasa bosan. Salah satu aktivitas Cinta dan Asa saat saya tinggal mengetik adalah menyemprot dan mengelap kaca lemari buku, hahaha …. Pantas, kok, tenang-tenang saja, ternyata lagi asyik berdua.

Ya, begitulah, akhirnya liburan berlalu tanpa terasa. Liburan tetap asyik walaupun tidak jalan-jalan ke luar kota atau ke tempat wisata.


7 Comments - Write a Comment

Post Comment