Ibu Menyusui Makan Pedas?

Breastfeeding

nenglita・18 Aug 2012

detail-thumb

Saya suka makanan pedas.

Tepatnya, sangat suka pedas. Makanan apa pun bagi saya akan jadi enak kalau ada rasa pedasnya :D

Waktu menyusui, larangan makan pedas sempat mampir ke saya. Kebayang nggak, sih, saat acara akekah Langit, aneka makanan pedas yang menyegarkan atau bersantan seperti gulai atau asinan sayur berseliweran depan muka saya, dan saya dilarang makan itu semua.

Awalnya, sih, entah karena kebodohan atau kepatuhan pada orangtua, ya, saya mengikuti larangan tersebut. Sampai akhirnya, aku tak tahan lagi! *lebay*. Lagian coba bayangkan, apa kabar ibu-ibu di Meksiko, Thailand atau nggak jauh-jauh, di Sumatera misalnya, yang makanan sehari-harinya memang spicy. Makan apa mereka selama menyusui?

Nah, berhubung sebentar lagi lebaran, dan biasanya menu yang disajikan adalah yang pedas/spicy, maka saya share, deh, sekalian. Saya, kan, berada dalam posisi ibu-ibu semua :D

Hasil cari sana sini, googling, dan tanya-tanya di breastfeeding thread beberapa tahun yang lalu, menghasilkan jawaban: IBU MENYUSUI BOLEH MAKAN PEDAS! *jejingkrakan*

Penjelasannya sebagai berikut:

  • Pedas bukanlah rasa. Sensasi yang ditimbulkan oleh cabai, merica, dsb itu disebabkan oleh senyawa capsaicin yang membuat rasa panas, terbakar dan nyeri di kulit atau lidah.
  • Produksi ASI mengambil nutrisi dari darah, bukan lambung. Bayangin gini, kalau kita minum jus pare, apakah ASI kita jadi rasa pare? Atau kalau makan gado-gado, apa jadi rasa gado-gado, ASI-nya? Cara paling gampang untuk ngetes, sih, coba saja ASI sendiri. Saya pernah, saking penasarannya. Nggak berubah, ternyata :D
  • Senyawa Capsaicin tidak cukup bisa membuat bayi bereaksi kepanasan atau pedas. Tapiiiiii … memang bisa memengaruhi bayi, terutama pada bayi yang memiliki riwayat atau kecenderungan alergi atau sensitif. Nah, bayi yang sensitif pun bukan hanya pada makanan pedas, tapi juga cokelat, kacang, dsb.
  • Jadiiiii, yang masih menyusui tapi besok di hari raya pengen makan masakan pedas bersantan, mana suaranyaaaa? :D