Suatu Sore di Bandungan, Semarang

by: - Thursday, June 28th, 2012 at 4:00 pm

In: Kids Destination 20 responses

0 share

Minggu pertama pindah ke Semarang dan menjadi SAHM tanpa satu pun helper, yang saya rasakan setiap malam adalah: RONTOK! Hahaha. Saat Rakata-Ranaka sudah tidur, saya langsung nyusul. Terkapar! :D

Karena badan pegal di sana-sini, saya jadi suka merengek minta dipijatin oleh suami. Mungkin karena bete ditodong melulu untuk pijat, suami berinisiatif mengajak saya ke tempat spa. Tanya sana-sini ke teman sekantor yang asli Semarang, suami mendapat referensi tempat spa yang juga cocok untuk membawa keluarga. Namanya Susan Spa & Resort.

Susan Spa & Resort terletak di Dusun Piyoto, Bandungan, sekitar 30 menit dari Banyumanik, Semarang. Perjalanan menuju ke sini mirip dengan menuju area Puncak di Bogor. Nanjak, nanjak, dan terus menanjak. Di kiri-kanan jalan, hotel kelas melati (bahkan tempat karaoke) ngamprak di pinggir jalan. Bukannya nuduh, tapi, kok, saya mengendus aroma ‘mencurigakan’ di situ -__-

Eniwey, makin ke atas, hotel kelas melati makin menyusut, berganti dengan penginapan eksklusif yang cocok untuk keluarga. Nah, Susan Spa & Resort termasuk di antaranya.

Karena pas sampai Rakata-Ranaka lagi tidur, suami turun duluan buat mengecek kondisi. Sekitar 5 menit kemudian, suami balik ke mobil dengan muka berseri *halah* sambil ngomong, “Bu, elo pasti suka tempatnya. Keren banget! Ada kolam renang. Jadi sementara elo spa-spaan, gue sama anak-anak bisa berenang. Lalu kata penjaganya ada taman juga, jadi anak-anak bisa lari-lari. Meski nggak menginap, kita bisa ke taman asal berenang dan beli makanan di resto sini.”

Perfect.

Tapi, niat awal saya buat spa langsung bubar grak begitu sampai lobi. Abis, paket paling murah saja biayanya Rp 190.000. Memang, sih, untuk ukuran spa segitu tergolong standar (bahkan murah jika dibandingkan di Jakarta). Tapi yang saya incar, kan, hanya massage-nya. Berhubung massage terakhir di Pelabuhan Ratu saya hanya mengeluarkan uang Rp 50.000, naluri pelit bin irit langsung muncul :D

Jadilah, saya memutuskan untuk ikut berenang saja. Untungnya, di dalam diaper bag, selain pospak dan baju cadangan, kami juga selalu membawa swimsuit. Jadi kalau ada rencana renang dadakan, sudah siap.

Biaya masuk untuk dewasa adalah Rp 60.000 per orang. Rakata kena Rp 35.000, sementara Ranaka gratis. Kolam renangnya terletak di lantai atas (mungkin di lantai 2 atau 3). Yang saya suka dari kolam renang semi outdoor ini adalah pemandangannya. Cantiiik sekali. Di sebelah kiri pemandangan gunung, di depan mata pemandangan sawah, dan di sebelah kanan pemandangan dataran rendah.Meski terletak di lereng Gunung Ungaran, sekitar 1.100 meter di atas permukaan laut, tidak perlu khawatir menggigil kedinginan pas berenang karena kolamnya berisi air hangat! Saking betahnya, lebih dari tiga jam kami main air.  Senangnya lagi, begitu masuk ke ruang ganti, ternyata ada jacuzzi dan sauna. Saya yang seumur-umur belum pernah coba jacuzzi, naluri noraknya langsung muncul :D

Jadilah sementara Rakata-Ranaka mandi sama bapaknya, saya nyelup ke jacuzzi lanjut sauna. Me time. Hitung-hitung relaksasi pengganti spa.

Selesai mandi, kami turun ke taman. Wah, tamannya pun cantik! Luas, sejuk, dan bersih. Meski ada gazebo di pinggirnya, pengunjung sepertinya lebih suka duduk di rumput. Jadi ingat nuansa piknik yang suka ada di film-film Hollywood. Di sekitar taman ada beberapa kandang binatang, di antaranya rusa, merak, burung, dan ayam.

Tapi, pemandangan paling keren itu menurut saya adalah di bagian ujung, dekat parkiran. Persis di bawahnya, berdiri dengan megah dan anggunnya sebuah chapel yang berbatasan langsung dengan pemandangan dataran rendah. Another breathtaking view! Saya sampai mupeng ingin kawin lagi melihat venue wedding-nya :D

Di Bali mungkin sudah biasa, ya, chapel di dataran tinggi dengan pemandangan spektakuler. Tapi di Pulau Jawa, baru sekali ini saya lihat ada yang begini.

Sebenarnya pengunjung boleh turun ke chapel untuk menikmati pemandangan dan foto-foto di sana. Tapi karena Rakata-Ranaka sudah mengantuk, kami memilih langsung pulang saja.

Overall, kami suka sekali dengan tempat ini. Mata benar-benar dimanjakan oleh pemandangan cantik. Apalagi, tidak jauh dari Susan Spa & Resort, masih banyak obyek wisata alam yang bisa dikunjungi, di antaranya Air Terjun Tujuh Bidadari, Candi Gedong Songo, Kawasan Wisata Umbul Sidomukti, dan lainnya.

Sudah pasti, Bandungan kami masukkan ke list salah satu tempat wisata wajib kunjung seandainya kedatangan teman/kerabat dari Jakarta :)

Susan Spa & Resort

Dusun Piyoto, Bandungan, Kab. Semarang

Jawa Tengah

www.susansparesort.com

 

 

Share this story:

Recommended for you:

20 thoughts on “Suatu Sore di Bandungan, Semarang

  1. Pingback: Mommies Daily
  2. Pingback: lita iqtianti
  3. Pingback: amelia yustiana
  4. Aku juga uda beberapa kali maen2 ke Susan Spa & Resort lhoo :D
    Kalo dari tempatku (Magelang) mayan jauh seh, sekitar 90 menit, tapi mank tempatnya bagusss yah, hawanya sejuk, adem, view nya juga bagus2 en emang cocok banget utk Family Time :)

    1. nih gw masih simpen brosurnya… kisaran harga kalo weekday (sunday-thursday) itu 550 ribu s/d 2,5 juta… kalo weekend (friday & saturday) itu 650 ribu s/d 2,8 juta…. kalo mau lengkapnya (ama jenis kamarnya) ntar gw BBM aja ya, kalo gw jabarin di sini malah dituduh marketingnya, kekekekek

    1. Candi Gedong Songo kah maksudnya? kalo iya, sepertinya sih searah.. soalnya pas kemaren balik dari Susan ini, nggak jauh ada gerbang masuk ke jalanan menuju candi itu.. cmiiw ya, maklum kemampuan mapping dan mengingat jalan eike sangat rendah :)

  5. Pingback: amelia yustiana
  6. mba amel,,,,,jd kangen semarang,,,,,aq kalo kesana mainnya selalu simpang lima-lawang sewu-rumah nenek-pasar johar,,,,belum pernah diajak ke daerah atas,,,tar kalo ada waktu ke semarang harus coba nih,,,,,,,, (^_^)

Leave a Reply