Naik Kereta Api Ke Bandung

by: - Friday, June 15th, 2012 at 4:00 pm

In: Traveling 15 responses

0 share

Akhir minggu kemarin, kami sekeluarga pergi ke Bandung, mengunjungi eyangnya Laras yang tinggal di sana. Tidak seperti biasanya, kami selalu naik mobil kalau ke Bandung, kali ini suami mengajak untuk berangkat dengan naik kereta api. Tujuannya agar berganti suasana, tidak terlalu capek, dan bikin Laras senang.

Sejak diberitahu Ayahnya seminggu sebelumnya, Laras sangat tidak sabar menunggu datangnya hari Sabtu. Sebenarnya, bukan kali pertama Laras naik kereta api, kami sudah pernah naik kereta api, saat kami ke Solo, dua tahun yang lalu. Saat itu, perjalanan lebih panjang dan menempuh waktu kurang lebih 8 jam.

Perjalanan dari Jakarta–Bandung kurang lebih memakan waktu 3 jam. Kami naik kereta Argo Parahyangan yang berangkat pukul 06.07 WIB, keberangkatan pertama, dari stasiun Jatinegara. Kereta Argo Parahyangan berangkat dari stasiun Gambir sekitar pukul 05.55 WIB, dan berhenti sebentar di stasiun Jatinegara selama 3-5 menit untuk mengangkut penumpang. Kami memilih berangkat dari stasiun Jatinegara, karena lebih dekat dari rumah.

Harga tiket Argo Parahyangan adalah sebesar Rp80.000/orang, berlaku juga untuk anak-anak. Harga tersebut adalah harga tiket kelas eksekutif, dan berlaku untuk akhir minggu ( Jumat-Senin), sedangkan untuk hari kerja ( Selasa-Kamis), berlaku harga Rp60.000/orang. Untuk keberangkatan jam pertama dan kedua, yang dijual hanya tiket kelas eksekutif, tapi untuk keberangkatan selanjutnya, dijual juga tiket kelas bisnis. Jadwal keberangkatan kereta api Argo Parahyangan dan kereta lainnya, beserta harga tiketnya, bisa dilihat di situs PT Kereta Api Indonesia di sini.

Dengan harga tiket di atas, fasilitas yang ada di kereta Argo Parahyangan adalah, AC,TV, musik, toilet, reclining seats, dan meja makan yang bisa dilipat. Keretanya cukup bersih dan nyaman, tapi saya kemarin tidak sempat mengintip ke toiletnya, jadi tidak tahu apakah bersih atau tidak. Yang disayangkan adalah banyak jendelanya yang retak, karena ditimpuki batu oleh orang yang tidak bertanggung jawab :(.

Selama naik kereta, Laras senang sekali, karena bisa melihat pemandangan di sepanjang jalur perjalanan. Menurut informasi yang diumumkan oleh pramugara, saat melewati beberapa tempat, banyak penumpang domestik atau asing yang menjadikan pemandangan tersebut jadi obyek fotografi. Memang iya sih, jalur Jakarta-Bandung kan melewati perbukitan, persawahan dan jembatan yang di bawahnya ada jurang yang dalam, jadi pemandangannya bagus. Kami juga bisa melihat mobil-mobil yang melintas di jalan tol Cipularang, biasanya kami selalu melihat rel atau kereta saat lewat di jalan tol, tapi kemarin kami melihat pemandangan sebaliknya :).

Berdasarkan pengalaman kemarin, kereta Argo Parahyangan sampai di Bandung tepat waktu, dan hanya berhenti sebentar di dua stasiun saja. Tidak seperti naik kereta bisnis atau ekonomi yang bisa berhenti di setiap stasiun yang dilewati.

Beberapa kiat yang bisa saya berikan sebelum naik kereta :

  • Tiket bisa dibeli sehari sebelum keberangkatan, untuk mendapatkan tempat duduk yang diinginkan, tiket bisa dibeli di loket stasiun. Ada juga layanan reservasi tiket dari PT KAI, dengan mengontak Contact Centre-nya di nomor 121. Atau kalau tidak salah, sekarang juga bisa membeli tiket kereta api di Indomaret.
  • Tiket juga bisa dibeli langsung saat hari keberangkatan, tapi kita juga sebaiknya harus tahu dulu jadwal keberangkatan yang diinginkan, dan sampai di stasiun lebih awal, untuk mengantisipasi adanya antrian di loket atau kehabisan tiket.
  • Jika pergi sekeluarga dan ingin duduknya berdekatan dan di sebelah jendela, pilih tempat duduk yang depan-belakang dan kombinasinya genap-ganjil, sehingga tempat duduk yang di depannya bisa diputar. Contoh: tempat duduk nomor 6 dan 7.
  • Jika memilih berangkat dari stasiun Gambir dan berangkat dari rumah dengan mobil. Di stasiun Gambir ada tempat penitipan kendaraan pribadi, seperti yang ada di Bandara Soekarno-Hatta.
  • Bawalah camilan/makanan dan minuman, terutama untuk anak-anak, apalagi kalau kita pergi di jam makan. Di kereta juga sebenarnya di jual segala makanan, camilan, dan minuman, tapi berdasarkan pengalaman buruk, pernah pesan tapi kehabisan, maka membawa bekal adalah pilihan yang tepat, dan pastinya lebih irit dong :D. Harga makanan dan minuman yang dijual di kereta, juga lumayan mahal dengan rasa yang standar saja.
  • Bawalah baju hangat untuk anak-anak, karena kadang AC-nya dingin sekali, tapi juga siapkan kipas, karena kadang AC-nya tidak terasa hehehe.
  • Bawalah juga tisu basah dan tisu kering jika ingin ke toilet, persiapan jika tidak tersedia tisu di sana.

Naik kereta api sangat bisa dijadikan alternatif, selain naik mobil pribadi atau travel. Anak-anak pasti suka, terutama yang memang tergila-gila dengan kereta api. Jadi … naik kereta api, yuuk!

Share this story:

Recommended for you:

15 thoughts on “Naik Kereta Api Ke Bandung

  1. Aduh, baca artikel ini seru banget sih, pengen banget ajak Langit naik kereta sebenarnya, KRL dulu lah jakarta- bogor, tapi belum kejadian. TFS ya mak!

    Jadi inget, gue dulu pas belum kawin cuup sering pas bosen, gue cabut aja ke Bandung naik kereta ini :))

  2. Pingback: Mommies Daily
  3. Pingback: lita iqtianti
    1. wah Igo sama ya kayak Laras, seneng en menikmati banget naik kereta. Sepanjang perjalanan, Laras malah nyanyi lagu Naik Kereta Api terus hehehe

  4. nah, sebenernya pengen niii sekali2 naik kereta ke bandung. karena pake mobil/travel juga kalo dari bintaro gitu jatohnya tetep 3 jam.
    cuma, stasiun bandung itu kan…jauh dari spot2 kota bandung seperti kawasan dago gitu yaa?
    gak ngeh deh, kalo dari stasiun bandung mau ke daerah dago gitu gampang ga sih Rin?

    1. Naaah..Nis, itu udah di jawab Della di bawah soal angkotnya hehehe.
      Gw kemarin itu juga dari stasiun ke rumah Eyangnya Laras naik angkot, sengaja gak mau di jemput. Walopun udah lupa rute-rute angkotnya, ya modal nanya aja xixixi. Enak kok naek angkot di bandung, kalo mau taxi jg banyak, tapi ya modelnya gak mau argo kl taxi di sana, kecuali naik “burung biru” ya…

  5. Wahh udah lama bgt g naik parahyangan..

    @ketupatkartini
    Dr stasiun bandung ke dago deket koq. Dr stasiun selatan (biasanya kl mau naik kereta kearah jateng) atau stasiun belakang, naik angkot st.hall dago.

    Kl mau naik taksi juga deket bgt ke dago.

  6. Aku pengen aku pengeeenn.. Lebih menarik naik kereta ya bok dibanding naik travel. Meski lebih cepet naik travel, tapi kalo buat leisure, enakan naik kereta. Banyak pemandangannya euy :)

    TFS Rince. Next time coba ah :)

Leave a Reply