Kiat Kembali Bekerja Usai Melahirkan

by: - Friday, May 4th, 2012 at 5:49 pm

In: Mommy Chatter 15 responses

0 share

Hal ini saya alami 8 bulan lalu, saat si kecil baru berumur 2 bulan dan mengharuskan saya untuk kembali bekerja, memang berat rasanya di awal-awal meninggalkan si kecil yang biasanya selalu berdua dengan kita, kini harus di tinggal di rumah dengan orang lain (dalam hal ini Ibu mertua saya). Namun demi dia juga saya harus rela dan menguatkan diri. Berikut kiat yang bisa saya bagi dengan para ibu yang harus meninggalkan si kecil di rumah untuk kembali beraktivitas usai cuti bersalin.Varo ma bunda

  • Yang paling penting niat — Memantapkan hati untuk siap meninggalkan si kecil dan kembali ke kantor. Jika masih setengah hati dan tak tega/si kecil benar-benar masih membutuhkan Anda, sebaiknya di pikir-pikir lagi rencana untuk kembali ngantor.
  • Bangun lebih awal dari biasanya — Agar bisa menyiapkan kebutuhan si kecil terlebih dahulu, menyiapkan ASIP-nya, memandikan dan mempersiapkan segala yang ia butuhkan seharian itu.
  • Cari orang yang di percaya untuk mengurus si kecil — Sebagai Ibu kita tentu takkan rela jika si kecil diasuh oleh orang yang tidak benar. Dalam hal ini, saya percayakan pengurusan si kecil kepada ibu mertua/neneknya (kebetulan saya masih tinggal serumah) namun jika sudah memiliki pengasuh, tetap mintalah bantuan keluarga terdekat untuk memantau keadaan si kecil di rumah. Jangan sampai karena tidak tenang dengan keadaan si kecil di rumah, bisa mengganggu konsentrasi dalam bekerja.
  • Atur Pola Tidur — Kebanyakan ibu-ibu yang bekerja pasti akan mengeluh kelelahan. Jadi harus pandai mengatur pola tidur. Tidur lebih awal setelah mengurus si kecil. Karena biasanya si kecil masih terbangun tengah malam, jadi jika kita sudah tidur lebih awal kita akan masih punya waktu tidur untuk melanjutkan tidur kembali.
  • Meminta Waktu lebih fleksibel ke atasan — Jika diperbolehkan! Misalnya minta jam istirahat lebih panjang untuk bisa memerah ASI atau pulang ke rumah menengok dan menyusui si kecil (jika kantor dekat dengan rumah) juga bisa dengan sesekali dapat pulang lebih awal.
  • Usahakan tidak membawa pekerjaan ke rumah — Keluarga adalah prioritas utama, jangan pernah membawa pekerjaan ke rumah karena saat di rumah adalah saat bersama suami & anak. Jangan sampai anak dan suami terbengkalai karena urusan pekerjaan yang ada bawa pulang.
  • Jangan pernah menginginkan posisi teratas/jenjang karir terbaik jika keluarga menjadi taruhannya. Karena sebaik-baik posisi/pangkat yang Anda dapat namun jika harus menelantarkan keluarga semua itu tiada artinya.

Demikian sedikit kiat dari saya, semoga bermanfaat, ya ….

 

Share this story:

Recommended for you:

15 thoughts on “Kiat Kembali Bekerja Usai Melahirkan

  1. Pingback: Ana Ersam
  2. Pingback: drOei
  3. Pingback: gadis aprilianti
  4. Pingback: diah utami
  5. Pingback: Sauvina Zulfitriah
  6. Pingback: Alifa Desmi Meutia
  7. Pingback: Sandra Amalia
  8. Pingback: Aina Febrina
  9. Pingback: Rima Sabrina
  10. Pingback: Mommies Daily
  11. Pingback: Rury Pristiana PA.
  12. Pingback: Risha Paramita

Leave a Reply