Berapa Lama Waktu Tidur Anak?

Sejak lahir , hal yang paling saya concern dari Langit adalah perkara tidurnya. Oke, banyak sih yang dikhawatirkan, secara ibu-ibu gitu, ya … sesantai-santainya saya sebagai ibu, ada beberapa hal yang saya khawatirkan dari Langit. Salah satunya ya, tidur itu.


Nggak, Langit bukan tipe anak yang senang begadang. Saya malah bersyukur nggak pernah mengalami begadang semalaman karena Langit ngajak main. Begadang palingan hanya terjadi kalau Langit sakit (ini juga jarang) atau ada hal-hal yang bikin dia terganggu tidurnya. Lah, masalahnya di mana? Langit ini kuat banget meleknya! Asli, deh. Langit pernah melek hingga 16 jam, padahal untuk anak seusianya ia butuh durasi tidur 11-13 jam per hari.
Mungkin juga banyak ibu yang mengkhawatirkan hal ini, terutama ibu baru di mana newborn biasanya tidurnya sebentar-sebentar gitu. Berapa lama sih, anak harusnya tidur?

  • 0-1 bulan, bayi butuh tidur sekitar 16 jam perhari
  • 3 bulan, waktu tidurnya naik menjadi 15 jam perhari
  • 6 bulan, bayi butuh tidur 14,5 jam perhari
  • 9 bulan, durasi tidur menjadi 14 jam perhari
  • 12 bulan, waktu tidurnya turun menjadi 13,5 jam
  • 1-3 tahun, waktu tidurnya sekitar 12- 14 jam perhari

Semakin besar anak, waktu tidurnya semakin berkurang. Ini karena mereka sudah kenal bermain dan ingin eksplorasi dunia yang ada di sekelilingnya.
O, ya, durasi tidur di atas merupakan gabungan tidurnya dalam sehari, ya. Dan kalau ternyata si kecil nggak mencukupi sesuai usianya, kalau bisa dicari penyebab kenapa si kecil tidak tidur. Karena kita semua tau bahwa tidur merupakan salah satu rangsang bagi tumbuh kembang otak, 75% hormon pertumbuhan dikeluarkan saat anak tidur, lho! Inilah yang menyebabkan pada umumnya saat anak tidur dia berkeringat, saat tidur, hormon pertumbuhan meningkat dan metabolisme di dalam tubuh juga meningkat untuk memberikan kesempatan sel-sel atau jaringan tubuh berkembang atau memperbaiki jika ada yang rusak.

Selain faktor usia, faktor individual dan lingkungan juga berpengaruh bagi waktu tidur seorang anak. Misalnya nih, ibu saya selalu bilang bahwa kuat melek-nya Langit ini adalah keturunan dari saya dan suami yang kebetulan memang kebetulan sanggup bangun dan bekerja setelah tidur hanya 3-4 jam, misalnya. Kebetulan juga pas hamil saya masih bekerja di televisi, jadi pulang malam atau nangkring di editing sampai dini hari sempat saya lakoni. Pengaruh apa nggaknya, yah, bisa dilihat dari kondisi Langit sekarang, sih :D
Jika Mommies punya ‘masalah’ dalam hal tidur anak, main-main ke forum baby and kids sleeping problem, yuk! Banyak kiat dan sharing Mommies lainnya di sana, lho!


44 Comments - Write a Comment

Post Comment