Pemanfaatan Ruang Bawah Tangga

Home

sanetya・24 Jan 2012

detail-thumb

Untuk pasangan muda yang sudah berani dan beruntung bisa membeli rumah, (mungkin) hal yang banyak dipikirkan adalah minimnya ruang. Maklumlah namanya juga pasangan muda, biasanya kan beli rumah dengan luas terbatas atau lebih dikenal dengan istilah 4L (Lo Lagi, Lo Lagi). Nah, kalau ada dana lebih biasanya yang dilakukan untuk menyiasati keterbatasan ruang ini adalah membuat level baru alias membangun lantai dua. Kalau saya, nih, yang diinginkan dari dulu adalah memaksimalkan tiap jengkal rumah. Salah satu yang saya inginkan adalah memanfaatkan ruang di bawah tangga.

Seperti yang sudah diketahui, ruang bawah tangga itu kan cukup luas. Mubazir jika tidak dimanfaatkan sampai pol. Lalu apa saja, sih, yang bisa 'masuk' ke bawah tangga tersebut? Banyak, lho, ternyata. Ini di antaranya:

1. Toilet tamu. Tentu saja harus memperhitungkan tinggi ruang supaya sesuai dengan tinggi badan standar.

gambar diambil dari sini

2. Tempat penyimpanan barang misalnya dijadikan lemari sepatu, rak buku, atau barang lainnya.

3. Ruang kerja atau ruang belajar

gambar diambil dari sini

4. Jadi bagian ruang keluarga. Mommies bisa menaruh TV dan DVD player di bawah tangga jadi area tersebut menjadi pusat pandangan ruang keluarga.

gambar diambil dari sini

Sepertinya, sih, yang paling memungkinkan untuk direalisasikan pada lahan terbatas itu yang no. 4, ya. Tentunya dengan penyesuaian di sana-sini karena kan biasanya ruang keluarga dan ruang makan di rumah 4L itu jadi satu. Nah, kalau Mommies sudah adakah yang di rumahnya menerapkan pemanfaatan ruang bawah tangga? Share dong. Siapa tahu bisa jadi pencerahan untuk Mommies lain yang sedang pusing mendesain rumah.