Merencanakan Akhir Tahun

Apa kegiatan favorit mommies dan keluarga saat akhir tahun? Kumpul dengan keluarga lain atau membuat pesta sendiri? Atau liburan singkat, mungkin?

Waktu belum menikah, sih, malam tahun baru sepertinya bagi saya wajib untuk melakukan sesuatu untuk sekedar seseruan. Mulai dari begadang sama sahabat ‘buka kamar’, ke tempat hiburan atau keluar kota. Nah, setelah berkeluarga, pandangan ini sedikit demi sedikit luntur (Tanya kenapa? Hehehe)  Ini ada beberapa ide untuk menghabiskan malam tahun baru bersama keluarga:

Di rumah

Banyak lho, hal yang bisa dilakukan di rumah. Mommies bisa ajak si kecil main kembang api, supaya agak ramai ajak tetangga dekat atau keluarga kecil. Kalau anak-anak masih balita, tidak apa-apa sesekali si kecil tidur lebih telat daripada biasanya. Apalagi pas pukul 12 malam itu biasanya kembang api yang warna warni menari-nari di angkasa. Pasti si kecil senang melihatnya!

Waktu zaman kecil dulu, ayah saya suka menggantungkan beberapa kembang api kecil di pohon, lalu dinyalakan bersama-sama semuanya. Tahun lalu, saya juga melakukan ini untuk Langit. Wah, dia senang sekali! Tapi hati-hati si kecil kena percikan bunga apinya, ya!

Selain main kembang api, bisa juga maraton DVD. Jika anak sudah bisa diajak diskusi, libatkan anak untuk menentukan film apa saja yang mau ia tonton malam itu. Ini untuk menunjukkan bahwa kita sebagai orangtua menghargai pendapat anak. Setelah itu pilih camilan dan minuman untuk menemani maraton DVD, deh! Sesekali begadang, nonton tv lebih dari 2 jam sambil ngemil keripik atau popcorn tidak haram, kok :D

Berkemah di halaman rumah juga bisa dilakukan. Pasti seru, coba intip artikel Berkemah Seru Bersama Tetangga ini.

*foto dari situs antarafoto

Di tempat hiburan dalam kota

Mengajak anak ke tempat hiburan misalnya Ancol, Monas. Taman Mini Indonesia Indah atau mal, kalau saya jujur saja, agak malas. Hehehe … bukan apa-apa, karena biasanya lokasi hiburan itu puenuhnya minta ampun! Malah tidak bisa bersantai sama keluarga, stres duluan karena menuju ke sananya macet, lalu di lokasi penuh, dan tidak bisa keluar pula akibat antrean panjang (pengalaman pribadi waktu kecil).

Tapi kalau mommies memang ada rencana ke sana, kenapa tidak? Pertama yang harus disiapkan adalah mood yang bagus baik dari mommies sendiri, anak-anak hingga ayah yang biasanya cenderung tidak sabaran (piss, ah).  Sebelum berangkat ada baiknya anak-anak tidak dalam kondisi lapar atau mengantuk, 2 hal yang bisa bikin anak cranky. Kenakan pakaian yang kasual dan longgar supaya anak-anak merasa nyaman, jangan lupa bawa jaket antisipasi perubahan cuaca yang cukup ekstrem belakangan ini. Berangkat lebih awal juga berguna sekali untuk mendapatkan spot yang tepat (misalnya parkir lebih mudah atau jika menonton pertunjukkan dapat tempat yang accessible ke toilet, ke pintu keluar, dan lain sebagainya).

Jika suasana sudah tidak kondusif, misalnya si adik kecil mengantuk, jangan paksakan untuk memperpanjang durasi di lokasi hiburan tersebut. Segera pulang, beri pengertian juga pada si kakak. Lalu, karena biasanya penuh banget, anak-anak harus selalu berada dekat atau dalam jangkauan mata orangtua/orang dewasa lainnya.

Liburan keluar kota

Pertama, tentukan budgetnya, cukup untuk kemana? Apakah yang bisa dicapai dengan perjalanan darat atau pesawat terbang? Jika sudah ditentukan, maka mulai reservasi hotel itu penting. Dealgoing.com yang merupakan situs discount voucher aggregator ini sangat membantu, lho! Mungkin sudah pada tahu, ya, kalau akhir tahun itu booking hotel cukup sulit, sekalinya ketemu, harganya bisa 2 kali lipat. Membeli voucher lebih dahulu akan memudahkan semuanya, sudah tahu lokasinya di mana, fasilitas apa saja, serta tempat hiburan terdekat apa. Saat ini saya lagi mengincar voucher menginap di Summerhills, Bandung (standar banget nggak, sih, pilihannya? Hihihi ). Lokasinya tidak terlalu jauh dari tol Pasteur dan (kalau dari fotonya) bagus! Selain itu juga ingin voucher Kalicaa Hotel karena ingin sekali ke Ujung Kulon. Humm, mungkin ini untuk 2nd honeymoon saja, ya?

Kalau mommies gimana? Sudah ada rencana mau kemana akhir tahun ini?

 

 

 

 


11 Comments - Write a Comment

  1. Lit, sini ke rumah gw kalo mau liat kembang api TMII tanpa desek-desekan… tapi nontonnya dari atas genteng ya :D
    itu ritual warga komplek gw tiap akhir tahun, menikmati hiburan gratisan, huahahahaa… trus ada bonusnya juga: sayup-sayup musik dangdutnya kedengeran loh! *bangga*

  2. Samaan nenglita dong, biasanya suka gantungin kembang api di pohon trus nyalainnya bareng2 deyy.. Sambil nunggu waktu pergantian biasanya nonton TV aja di rumah, yoh acaranya bagus2bagus juga… Kl mo liat pesta kembang api, cukup naik ke lt 2, trus liat dari atas nampak dari berbagai penjuru… Hehe..

Post Comment