Seputar Kehamilan- Kelahiran dan Imunisasi di Pesat 2 Bekasi

Minggu 25 September lalu, saya datang ke PESAT Bekasi. Untuk mommies yang sudah tergabung di milis sehat, mungkin sudah tahu apa itu PESAT. Bagi yang belum, saya share sedikit cerita tentang PESAT, ya.

PESAT adalah ajang buat semua orangtua untuk belajar lebih banyak tentang berbagai problem kesehatan anak dan bagaimana cara menanganinya. Termasuk juga, cara menangani kasus-kasus kegawatdaruratan yang biasa terjadi pada anak.

Nah, PROGRAM EDUKASI KESEHATAN ANAK UNTUK ORANGTUA atau PESAT dilaksanakan dalam bentuk seminar setengah hari dengan konsep seminar ‘serius tapi santai’ serta akrab.

Seminar yang diselenggarakan Yayasan Orangtua Peduli (YOP) ini, diharapkan mampu memberikan informasi yang terbaik bagi audiens terutama orangtua agar terbentuk pengetahuan yang komprehensif tentang ilmu kesehatan anak.

Saya pribadi, mendapatkan banyaaaaaak pengetahuan baru saat mengikuti PESAT Bekasi sesi 1 kemarin yang temanya Kehamilan-Kelahiran dan Imunisasi. Pembicaranya antara lain Ade Novita dari Tim Klasi (Kelas Laktasi) Jakarta, dr. Endah Citraresmi, SpA dan the famous, dr. Purnamawati, SpA(K), MMPaed.

Di bawah ini saya share kompilasi live tweet dari acara tersebut dan beberapa poin penting seputar tema tersebut.

Bayi untuk tumbuh optimal, selain butuh ASI juga butuh MPAsi alami (colek @MamaKokiHandal ) dan TETAP menyusui sampai 2 tahun atau lebih #MDpesat

Kata Mbak @Ade_Novita memberikan ASI bukan untuk dipameri, tapi karena memang kewajiban kita sebagai orgtua memberikannya. WORD! #MDpesat

3 prinsip dasar menyusui menurut WHO: 1. Teknik menyusui yang tepat, 2. Supply and demand, 3. Ibu yang percaya diri #MDpesat

Yang sering terlupakan saat latch on adalah, posisi dagu tidak menempel pada payudara ibu #MDpesat

Bukan hanya ibu yang belajar menyusui, tapi bayi juga. Saat menyusu, bayi belajar mengoordinasikan 3 hal: bernafas, mengisap dan menelan #MDpesat

Kiat dari Mbak @Ade_Novita tiap habis menyusui, pompa/ perah lagi payudara walau tidak keluar apa-apa tapi kita sudah “pesan” ke pabrik ASI #MDpesat

70% keberhasilan/ kegagalan pemberian ASI eksklusif ditentukan oleh faktor psikologis #MDpesat

Ciri paling mudah untuk tahu rumah sakit yang sayang ibu dan anak, dukung ASI: rooming in untuk setiap kelas dan mengizinkan IMD #MDpesat

Saat menyusui pasti ada tantangannya dan tantangan ini beda-beda untuk setiap orangtua #MDpesat

Setelah materi tentang ASI, materi kedua adalah tentang imunisasi yang diberikan oleh doktter anak yang juga aktif di jejaring sosial, dr. Endah Citraresmi.

Imunitas ada dua; pasif (ini lama-lama bisa hilang) dan aktif (dibentuk sendiri oleh tubuh). Cara mendapatkan imunitas aktif? Sakit dulu. #MDpesat

Karena kalo sakit ada risikonya, maka dikembangkanlah vaksin yang membentuk kekebalan tubuh tanpa melewati sakit #MDpesat

Imunisasi simultan keuntungannya mengurangi jumlah kunjungan, menghindari infeksi dari pasien lain, mengejar ketinggalan #MDpesat

Contoh imunisasi simultan: hepatitis B II dgn BCG, DTP III+polio III+hep B III, MMR dan varicella #MDpesat

Selain itu, imunisasi simultan kan juga penghematan, lhooo :D *irit mode on* #MDpesat

Dua vaksin hidup (misal MMR+varicella) boleh dilakukan bersamaan. Tapi kalau tidak, maka harus ada jeda pemberian minimal 4 minggu #MDpesat

Memperpanjang jarak antara 2 vaksin, tidak berpengaruh pada efektivitas vaksin #MDpesat

Sementara memperpendek interval antar 2 vaksin dapat berpengaruh pada respons antibodi dan perlindungan #MDpesat

MMR TIDAK berhubungan dengan autisme. Penelitian di Inggris th 1998 sudah ditarik karena terbukti salah, sudah diulang dan hasilnya sama #MDpesat

Ada juga vaksin kombo/ kombinasi: gabungan beberapa antigen tunggal menjadi 1 produk untuk mencegah penyakit berbeda #MDpesat

Contoh vaksin kombo tradisional: DPT, MMR dan polio tipe 1,2 dan 3 #MDpesat

Bagaimana kalau imunisasi tidak teratur? Karena ibu lupa atau telanjur sibuk dengan adik baru? #MDpesat

Vaksin yang sudah diberikan, meski tidak lengkap: tidak akan hangus alias tidak perlu diulang dari awal #MDpesat

Atau catatan imunisasi hilang-> dianggap rentan dan harus diberikan imunisasi yang diperkirakan belum didapat #MDpesat

Tidak ada bukti bahwa pemberian vaksin yg berlebih (akibat kelupaan/ catatan hilang tadi) akan merugikan penerima #MDpesat

Lebih jauh tentang imunisasi, kami akan menuliskannya di artikel terpisah ya, moms! Terakhir ada dr. Purnamawati, SpA(k), MMPaed yang memberikan materi seputar kelahiran, jaundice hingga perawatan bayi baru lahir.

Selain cerdas, kita juga harus bijak. Biar tidak keminter, kalo kata dr. Purnamawati. Love this quote :) #MDpesat

Screening test di awal hamil: golongan darah, darah tepi, urin, hep B, torch, HIV, sifilis dan cacar air #MDpesat

Di Indonesia angka caesar tinggi sekali terutama di kota-kota besar. Caesar bukannya tidak boleh, tapi harus ada indikasi yang jelas #MDpesat

Saat lahir, bayi mengalami stres baik fisik maupun psikologis. Bukti fisik adalah bilirubin tinggi #MDpesat

Suhu ruangan yang direkomendasikan untuk melakukan IMD adalah 26 derajad Celcius #MDpesat

Sarung tangan bayi, tidak perlu, karena bisa mengganggu belajar penciuman dan perabaan #MDpesat

Setelah lahir: imunisasi hepatitis B (maksimal 12 jam setelah lahir), periksa golongan darah, G6PD, TSH-T4, bilirubin. #MDpesat

Bayi tahan 48 jam ‘puasa’. JANGAN berikan apa pun meski ASI belum keluar #MDpesat

Minyak telon, bedak, perfum bayi, ga perlu. Mending uangnya ditabung buat pendidikannya nanti, kata dr. Purnamawati :D #MDpesat

Dokter anak yang baik justru membatasi jumlah pasien dan mau meluangkan waktu untuk berdiskusi dengan pasiennya #MDpesat

Dokter anak hanya ketemu dgn anak kita sesekali. Jadi kita yang harus cerdas karena bersama anak setiap hari. Dokter anak bukan tabib ☺ #MDpesat

6 dari 10 bayi akan kuning/jaundice. Patut diwaspadai jika jaundice timbul saat anak usia <24 jam #MDpesat

Breastmilk jaundice, 1% bayi baru lahir, zat dalam ASI yang dapat menghambat pengolahan bilirubin oleh hati. ASI TETAP lanjut! #MDpesat

Secara umum, jaundice karena sebab apapun TIDAK pernah jadi alasan untuk menghentikan ASI #MDpesat

Perawatan bayi di rumah antara lain:

  • Jaga agar bayi tetap hangat, tapi tidak perlu dibedong atau pakai baju berlapis-lapis
  • Mandikan bayi tidak harus setiap hari
  • Rawat tali pusat: harus dalam keadaan kering, biarkan terbuka jangan dibungkus, jangan diberi salep atau bedak.

Daaan, banyak lagi pelajaran yang saya dapat hari itu. Mommies tertarik untuk ikutan? Yuk, masih ada Pesat 2 Bekasi tanggal 23 Oktober 2011 dengan tema Demam dan Kegawatdaruratan. Tapi sudah full lho! Nah, kalau tidak mau ketinggalan sesi-sesi berikutnya, lihat di sini ya, moms!


20 Comments - Write a Comment

Post Comment